Friday, August 15, 2025

Hasil Latihan MotoGP Austria 2025: Marc Marquez Tercepat, Sikat Pedro Acosta

 

Pembalap Ducati Lenovo TeamMarc Marquez, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan (PR) MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada Jumat (15/8/2025).

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, di posisi kedua, dan pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, dan pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez.

Berikut hasil latihan MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.


Hasil Latihan MotoGP Austria 2025

Lolos ke Q2:

1. Marc Marquez - Ducati Lenovo Team - Ducati - 1'28.117
2. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.228
3. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati +0.268
4. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.318
5. Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia +0.402
6. Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda +0.577
7. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.579
8. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda +0.648
9. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.652
10. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.728

Lolos ke Q1:

11. Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +0.749
12. Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia +0.76
13. Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda +0.821
14. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.898
15. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.941
16. Jorge Martin - Aprilia Racing - Aprilia +0.949
17. Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha +1.043
18. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia +1.352
19. Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.516
20. Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.670
21. Maverick Vinales - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +2.683


Jadwal Pekan Balap MotoGP Austria 2025

Jumat, 15 Agustus 2025

  • 13:30-13:45 WIB: MotoE - Free Practice
  • 14:00-14:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
  • 14:50-15:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
  • 15:45-16:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
  • 17:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 1
  • 17:35-17:50 WIB: MotoE - Practice
  • 18:15-18:50 WIB: Moto3 - Practice
  • 19:05-19:45 WIB: Moto2 - Practice
  • 20:00-21:00 WIB: MotoGP - Practice
  • 21:25 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 2
  • 22:00-22:10 WIB: MotoE - Qualifying 1
  • 22:20-22:30 WIB: MotoE - Qualifying 2
  • 23:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Qualifying

Sabtu, 16 Agustus 2025

  • 13:40-14:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
  • 14:25-14:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
  • 15:10-15:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
  • 15:50-16:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
  • 16:15-16:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
  • 17:15 WIB: MotoE - Race 1
  • 17:50-18:05 WIB: Moto3 - Qualifying 1
  • 18:15-18:30 WIB: Moto3 - Qualifying 2
  • 18:45-19:00 WIB: Moto2 - Qualifying 1
  • 19:10-19:25 WIB: Moto2 - Qualifying 2
  • 20:00 WIB: MotoGP - Sprint (14 lap)
  • 21:10 WIB: MotoE - Race 2
  • 22:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 1

Minggu, 17 Agustus 2025

  • 13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 2
  • 14:40-14:50 WIB: MotoGP - Warm Up
  • 15:00-15:40 WIB: MotoGP - Rider Parade
  • 16:00 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (20 lap)
  • 17:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (23 lap)
  • 19:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (28 lap)

Thursday, August 14, 2025

Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025: Ada Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadhipa

 

Indonesia dipastikan akan menurunkan dua pembalap muda di Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025. Hal ini diumumkan oleh Dorna Sports dan FIM pada Jumat (20/12/2024)). Musim 2025, yakni musim ke-19 Rookies Cup, akan terdiri dari 7 seri dan 14 balapan.

Rookies Cup adalah ajang 'one-make', di mana semua rider mengendarai KTM 250GP. Bersanding dengan Asia Talent Cup, British Talent Cup, Northern Talent Cup, dan JuniorGP, Rookies Cup masuk ke dalam program 'Road to MotoGP' dan masih jadi ajang junior terbaik dalam melahirkan bintang-bintang MotoGP.

Rookies Cup pertama, yakni pada 2007, dijuarai oleh Johann Zarco dari Prancis, sementara edisi teranyar, yakni pada 2024, dijuarai oleh pembalap Spanyol, Alvaro Carpe. Sayangnya, Indonesia belum pernah mengecap gelar juara di ajang ini meski terus menurunkan wakilnya.

Sama-Sama Asuhan Astra Honda Motor

Rookies Cup pun memastikan musim kompetisi 2025 akan diikuti oleh 26 pembalap dari berbagai negara di dunia. Indonesia pun memiliki dua wakil yang sama-sama merupakan asuhan Astra Honda Motor (AHM), Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa.

Veda, yang menjuarai Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023, mendapatkan kesempatan promosi ke Rookies Cup pada 2024. Kiandra pun mendapatkan promosi ke Rookies Cup pada 2025 usai menduduki peringkat keempat di IATC 2024.

Berikut daftar pembalap Red Bull Rookies Cup 2025 beserta jadwal lengkap balapannya. Jangan lupa dukung para rider Tanah Air ya


Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025

#4 Sullivan Mounsey (Inggris)

#5 Leo Rammerstorfer (Austria)

#7 Benat Fernandez (Spanyol)

#9 Luca Agostinelli (Vietnam)

#11 David Gonzalez (Spanyol)

#13 Hakim Danish (Malaysia)

#16 Joel Pons (Spanyol)

#17 Yaroslav Karpushin (Kirgistan)

#22 Alejandra Fernandez (Spanyol)

#24 Guillem Planques (Prancis)

#29 Lucas Brown (Inggris

#31 Giulio Pugliese (Italia)

#32 Kiandra Ramadhipa (Indonesia)

#34 Zen Mitani (Jepang)

#36 Jurrien van Crugten (Belanda)

#40 Gabriel Tesini (San Marino)

#45 Kgopotso Mononyane (Afrika Selatan)

#48 Lenoxx Phommara (Swiss)

#50 Carter Thompson (Australia)

#51 Brian Uriarte (Spanyol)

#54 Veda Ega Pratama (Indonesia)

#70 Kristian Daniel jr (Amerika Serikat)

#72 David da Costa (Prancis)

#77 Kerman Tinez (Venezuela)

#85 Kiattisak Singhapong (Thailand)

#95 Marco Morelli (Argentina)

Wednesday, August 13, 2025

Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2025: Indonesia Punya 2 Pembalap

 

Jadwal lengkap Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025. Jadwal balapan Rookies Cup untuk musim 2025 terdiri dari tujuh seri, yang masing-masing terdiri dari dua balapan.

Rookies Cup adalah ajang 'one-make', di mana semua rider mengendarai KTM 250GP. Bersanding dengan Asia Talent Cup, British Talent Cup, Northern Talent Cup, dan JuniorGP, Rookies Cup masuk dalam program 'Road to MotoGP' dan masih jadi ajang junior terbaik dalam melahirkan bintang MotoGP.

Rookies Cup pun sudah digelar sejak musim 2007. Alhasil, musim 2025 akan menjadi musim ke-19 Rookies Cup digelar. Dengan keberhasilan Ai Ogura dan David Alonso menjuarai Moto2 dan Moto3 2024, maka kini ada 11 lulusan Rookies Cup yang berhasil menjadi juara dunia Grand Prix.


Akankah Indonesia Juarai Red Bull Rookies Cup?


Rookies Cup pertama, yakni pada 2007, dijuarai oleh Johann Zarco dari Prancis, sementara edisi teranyar, yakni pada 2024, dijuarai oleh pembalap Spanyol, Alvaro Carpe. Sayangnya, Indonesia belum pernah mengecap gelar juara di ajang ini meski terus menurunkan wakilnya.

Musim kompetisi 2025 diikuti oleh 26 pembalap dari berbagai negara di dunia. Indonesia pun memiliki dua wakil yang sama-sama merupakan asuhan Astra Honda Motor (AHM), yakni Veda Ega Pratama dan Muhammad Kiandra Ramadhipa.

Veda, yang menjuarai Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023, mendapatkan kesempatan promosi ke Rookies Cup pada 2024. Kiandra pun mendapatkan promosi ke Rookies Cup pada 2025 usai menduduki peringkat keempat di IATC 2024.

Berikut jadwal lengkap balapan Red Bull Rookies Cup 2025 beserta daftar pembalapnya.


Jadwal Balapan Red Bull Rookies Cup 2025


Tes Pramusim: Jerez, Spanyol, 26-28 Maret 2025

Jadwal Balapan:

Seri 1: Jerez, Spanyol, 26-27 April 2025

Seri 2: Le Mans, Prancis, 10-11 Mei 2025

Seri 3: MotorLand Aragon, Spanyol, 7-8 Juni 2025

Seri 4: Mugello, Italia, 21-22 Juni 2025

Seri 5: Sachsenring, Jerman, 12-13 Juli 2025

Seri 6: Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 16-17 Agustus 2025

Seri 7: Misano, San Marino, 13-14 September 2025


Daftar Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025

#4 Sullivan Mounsey (Inggris)

#5 Leo Rammerstorfer (Austria)

#7 Benat Fernandez (Spanyol)

#9 Luca Agostinelli (Vietnam)

#11 David Gonzalez (Spanyol)

#13 Hakim Danish (Malaysia)

#16 Joel Pons (Spanyol)

#17 Yaroslav Karpushin (Kirgistan)

#22 Alejandra Fernandez (Spanyol)

#24 Guillem Planques (Prancis)

#29 Lucas Brown (Inggris

#31 Giulio Pugliese (Italia)

#32 Kiandra Ramadhipa (Indonesia)

#34 Zen Mitani (Jepang)

#36 Jurrien van Crugten (Belanda)

#40 Gabriel Tesini (San Marino)

#45 Kgopotso Mononyane (Afrika Selatan)

#48 Lenoxx Phommara (Swiss)

#50 Carter Thompson (Australia)

#51 Brian Uriarte (Spanyol)

#54 Veda Ega Pratama (Indonesia)

#70 Kristian Daniel jr (Amerika Serikat)

#72 David da Costa (Prancis)

#77 Kerman Tinez (Venezuela)

#85 Kiattisak Singhapong (Thailand)

#95 Marco Morelli (Argentina)

Tuesday, August 12, 2025

Jaga Momentum Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Mantap Tampil Garang di MotoGP Austria 2025

 

Pembalap Aprilia RacingMarco Bezzecchi dan Jorge Martin, bertekad untuk menjaga momentum positif dan performa apik RS-GP dalam pekan balap MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 15-17 Agustus 2025.

Dalam beberapa seri terakhir, Bezzecchi memang tampil sangat garang. Ia bahkan sukses menang dalam balapan utama di Inggris, serta naik podium di Belanda, Jerman, dan Ceko. Kini ia menjadi rider non-Ducati terbaik di klasemen pembalap dengan 156 poin.

Sementara itu, Martin menunjukkan performa menjanjikan di Seri Ceko usai sempat absen lama akibat cedera parah berkepanjangan. Ia bahkan langsung mampu bertarung di posisi 10 besar dalam balapan Sprint dan berhasil finis ketujuh dalam balapan utama.

Pernyataan Resmi Marco Bezzecchi


"Saya sangat senang akhirnya kembali ke lintasan setelah jeda musim panas. Saya benar-benar tak sabar kembali mengendarai motor. Saya suka trek di Austria dengan banyak area pengereman agresif.

"Kami akan berusaha kembali menjalani akhir pekan yang baik, melanjutkan apa yang sudah kami capai, terus bekerja sama dengan tim, dan menikmati setiap momen di atas motor."


Pernyataan Resmi Jorge Martin

"Saya tak sabar untuk tiba di Austria dan kembali mengendarai Aprilia. Saya bekerja keras selama musim panas ini, sangat intens, jadi saya rasa saya bahkan lebih siap dibanding saat di Brno.

"Sekarang target saya adalah terus berkembang bersama tim dan makin mengenal satu sama lain, karena masih banyak musim yang harus dijalani. Kami akan terus bertumbuh bersama untuk meraih hasil secepat mungkin."


Monday, August 11, 2025

Formasi Gila Manchester United dengan Donnarumma dan Gelandang Supermahal, OTW Tsunami Trofi?

 

Ruben Amorim memulai musim ini dengan beban besar untuk membuktikan kemampuannya. Performa tim yang kurang memuaskan di paruh musim sebelumnya membuatnya harus tancap gas sejak awal.

Manchester United telah menggelontorkan investasi besar senilai 200 juta pounds demi memperkuat skuad. Hal ini membuat optimisme suporter meningkat tajam.

Salah satu transfer besar yang sudah rampung adalah perekrutan Benjamin Sesko seharga 74 juta pounds. Meski begitu, manajemen klub masih mencari tambahan amunisi di lini tengah dan posisi kiper.

Nama Gianluigi Donnarumma mencuat sebagai kandidat utama untuk menjaga gawang. Sosoknya dipercaya dapat memberi stabilitas dan kepercayaan diri di barisan belakang.

Menjelang kick-off Premier League, banyak pihak mulai memprediksi susunan inti Manchester United usai bursa transfer ditutup. Komposisi ini disebut berpotensi menjadi salah satu yang paling solid di kompetisi.


Kiper: Gialuigi Donnarumma

Kabar dari Prancis menyebut Gianluigi Donnarumma tidak masuk rencana sebagai kiper utama Paris Saint-Germain musim depan. Hal ini terjadi usai pembicaraan kontrak baru tidak menemukan titik temu.

Sisa kontraknya di PSG tinggal satu tahun lagi, membuat peluang hengkangnya kian terbuka. Rumor kepergian sang kiper pun mulai mencuat.

Manchester United termasuk klub yang memonitor situasinya. Bukan tak mungkin mereka bergerak di akhir bursa transfer untuk merekrutnya.


Lini Belakang: Yoro, Maguire, De Ligt



Calon trio bek Manchester United menjanjikan kombinasi tenaga muda, pengalaman matang, dan sentuhan elegan. Leny Yoro terlihat semakin matang usai melewati musim perdana yang penuh adaptasi.

Harry Maguire masih menjadi pemain yang dapat diandalkan di jantung pertahanan. Matthijs de Ligt juga diprediksi akan berkembang pesat bersama taktik Ruben Amorim.

United pun memiliki opsi cadangan solid seperti Noussair Mazraoui dan Lisandro Martinez. Kehadiran mereka membuat sektor pertahanan semakin kompetitif.


Lini Tengah: Amad, Baleba, Fernandes, Dorgu

Carlos Baleba menjadi incaran utama Manchester United jelang penutupan bursa transfer pada 1 September. Brighton kabarnya mematok harga hingga 104 juta pounds untuk sang gelandang.

Baleba diyakini akan menjadi duet sempurna bagi Bruno Fernandes di area tengah lapangan. Kombinasi ini bisa menggabungkan kekuatan fisik dan visi permainan.

Sementara itu, Amad dan Patrick Dorgu siap memberi lebar serangan dari sektor wing-back. Kehadiran mereka akan memperkaya opsi taktik yang dimiliki Ruben Amorim.


Lini Depan: Mbeumo, Sesko, Cunha

Manchester United bergerak cepat memperkuat lini depan di bawah arahan Ruben Amorim. Klub mendatangkan Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Matheus Cunha untuk memperbaiki catatan gol musim lalu.

Amorim memang menaruh fokus besar pada sektor serangan. Musim sebelumnya, United hanya menempati urutan kelima terbawah dalam jumlah gol di Premier League.

Sesko resmi bergabung setelah Mbeumo dan Cunha lebih dulu mengenakan seragam merah. Jika ketiganya tak mampu memberi kontribusi gol, Amorim akan punya pekerjaan rumah yang jauh lebih berat.


Sunday, August 10, 2025

Perjalanan Karier Pecco Bagnaia: Nyaris Berhenti Balapan di Moto3, Dibimbing Valentino Rossi sampai Jadi Juara MotoGP

 

Ayah Pecco BagnaiaPietro Bagnaia, baru-baru ini membeberkan perjalanan berliku karier sang putra di MotoGP. Pietro menyatakan putranya itu nyaris berhenti balapan saat masih berlaga di Moto3, sebelum akhirnya menjelma menjadi pembalap papan atas dan merebut gelar dunia di kelas para raja.

Bagnaia menduduki peringkat ketiga CEV Moto3 (kini JuniorGP) pada 2011 dan 2012, sebelum berlaga di Grand Prix lewat kelas Moto3 pada 2012. Kala itu, ia membela San Carlo Team Italia di atas motor FTR Honda, tetapi gagal kompetitif. Ia mengakhiri musim tanpa kemenangan, podium, bahkan poin.

Kepada siniar PecinoGP, Pietro menyatakan Bagnaia merasa stres selama membela Team Italia. Alhasil, Pietro mengatur tes tertutup bagi putranya untuk menjajal motor Mahindra. Tes itu berjalan baik, tetapi Bagnaia terancam tak bisa balapan pada musim berikutnya akibat kendala kontrak dengan Team Italia. Namun, akhirnya semua berjalan lancar.

Ditawari Bergabung ke VR46 Riders Academy

"Mereka (Team Italia) tak mengajarkan apa pun dan selalu marah. Jadi, saya mendorong Pecco mengikuti tes Mahindra... Seorang manajer tim bilang kepada saya, jika Pecco mengikuti tes itu, ia takkan pernah balapan lagi. Saya menandatangani surat pelepasan dan menerima konsekuensi," ujar Pietro seperti yang dikutip GPOne, Minggu (10/8/2025).

Project Manager VR46 Riders Academy, Alessio 'Uccio' Salucci pun mengajak Bagnaia bergabung pada 2014. Ia bahkan diletakkan di tim Rossi yang baru terbentuk, Sky VR46 Racing Team. "Pecco sangat gembira jadi bagian tim itu. Ia yang semula depresi, kembali bersemangat balapan. Dari situlah perjalanan bersama tim Sky dimulai," lanjut Pietro.

Sayang, Bagnaia tetap sulit kompetitif bersama tim VR46. Tanpa keluar dari akademi, Bagnaia pindah ke Aspar Mahindra pada 2015. Ia bertandem dengan Jorge Martin, dan menjalin pertemanan yang erat. Tak disangka-sangka, keduanya malah sengit berebut gelar dunia MotoGP pada 2023 dan 2024. "Di sana, ia bertemu Jorge. Keduanya langsung akrab, sering makan bersama, dan berbagi kamar," kisah Pietro.


Anggota VR46 Pertama yang Tak Berasal dari Lingkup Valentino Rossi

Demi fokus pada kariernya, Bagnaia pun memilih pindah rumah dari Turin ke Pesaro dalam usia 17 tahun demi bisa rutin berlatih dengan Rossi dan anggota VR46 Riders Academy lainnya. Ia sempat tak mendapatkan restu dari sang ibu, Stefania Atzori. Namun, akhirnya Bagnaia mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya.

"Tekad Pecco akhirnya membuatnya (sang ibu) setuju. Ia adalah pembalap pertama di luar lingkar pertemanan Rossi. Justru karena itu, ia disambut dengan sangat baik,” ujar Pietro, yang bangga karena segala pengorbanan sang putra sejak belia berbuah manis berbentuk tiga gelar dunia Grand Prix.

"Yang membuat saya terkesan adalah rasa ingin tahunya untuk mengamati apa yang dilakukan orang lain dengan penuh antusiasme. Ia sangat menyukai detail teknis. Selain itu, ia olahragawan sejati. Ia tenang, fokus, dan tak tertarik membuat pertunjukan dengan berpura-pura jadi seseorang yang bukan dirinya," tutup Pietro.


Manuel Gonzalez Terancam Tak Naik ke MotoGP 2026, Bukti Pembalap Spanyol Bukan 'Anak Emas'

 

 Manuel Gonzalez terancam tak dapat kesempatan naik ke MotoGP 2026 meski saat ini jadi kandidat juara dunia terkuat Moto2 2025. Menurut pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP ini, statusnya sebagai pembalap Spanyol justru menjadi halangan untuk naik ke kelas para raja.

Gonzalez sedang memuncaki klasemen Moto2 dengan 188 poin, unggul 25 poin atas Aron Canet. Sejauh ini, ia mengoleksi 8 podium dan 4 kemenangan. Berkat prestasi ini, ia dapat kesempatan menjalani tes MotoGP bersama Trackhouse Racing di Aragon, Spanyol, pada Juni lalu.

Gonzalez sempat dirumorkan menggantikan Raul Fernandez musim depan, tetapi Trackhouse langsung membantah gosip tersebut. Sejak itu, ia tak lagi dibicarakan dalam masa 'bursa transfer' MotoGP 2026, berbeda dari Diogo Moreira, yang justru sedang diperebutkan oleh Honda dan Yamaha.


Sebut Keuntungan Pembalap Spanyol Hanyalah Fasilitas Oke

Lewat Speedweek, Minggu (10/8/2025), Gonzalez menyatakan statusnya sebagai rider Spanyol mungkin jadi salah satu faktor yang membuatnya sulit naik ke MotoGP. Menurutnya, ini bukti bahwa pembalap Spanyol bukan 'anak emas' MotoGP, berbeda dari anggapan banyak orang selama ini.

"Jadi orang Spanyol punya keuntungan. Fasilitasnya bagus, dan bisa mulai balapan sejak dini. Budaya motor sudah berkembang. Anda bisa mulai berlatih sejak usia tiga atau empat tahun. Ada banyak sirkuit, cuacanya bagus. Namun, itu saja keuntungannya," curhat rider berusia 23 tahun ini.

Gonzalez menyatakan, menembus kelas MotoGP sebagai pembalap Spanyol lebih sulit dilakukan. Ada banyak rekan senegara mereka yang bertalenta dan berprestasi dari berbagai daerah, sehingga seorang pembalap Spanyol harus benar-benar jadi yang terbaik di segala sektor.


Hampir Naik Kelas Bareng Gresini, Batal Karena Fermin Aldeguer

"Ketika masuk ke kejuaraan dunia, justru lebih sulit bagi orang Spanyol untuk naik kelas. Sebab, ada 20 pembalap lain dari negara sendiri. Kalau Anda satu-satunya wakil negara Anda dan tampil baik, itu lebih menguntungkan untuk TV. Kalau Anda orang Jerman, misalnya, akan jauh lebih mudah naik kelas asalkan punya kemampuan bagus," lanjutnya.

Gonzalez juga menyatakan bahwa Gresini Racing, yang ia bela di Moto2 pada 2024, sempat berniat membawanya ke MotoGP pada 2025. Namun, rencana skuad asal Italia itu batal, mengingat Ducati Corse menggaet Fermin Aldeguer dan 'menitipkannya' ke Gresini.

"Gresini senang dengan performa saya. Mereka sempat mempertimbangkan untuk mengirim saya ke MotoGP. Namun, keputusan itu dibuat oleh orang lain," tutup Gonzalez, yang akan kembali turun lintasan dalam Seri Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, 15-17 Agustus 2025 nanti.


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...