Saturday, November 16, 2024

Rekomendasi 5 Motor Touring 250cc Ideal untuk Petualanganmu, Mulai Harga 50 Jutaan

 


Aktivitas touring menggunakan sepeda motor telah menjadi hobi populer bagi banyak orang, baik individu maupun kelompok komunitas. Bagi mereka yang suka menjelajahi jalanan jauh, pemilihan sepeda motor yang tepat sangatlah penting untuk memastikan kenyamanan dan performa saat berkendara.

Motor bergaya adventure menjadi pilihan yang ideal karena desainnya yang gagah dan ergonomis. Dengan setang lebar yang memberikan posisi tangan yang rileks, pengendara dapat menikmati perjalanan jauh tanpa merasa cepat lelah. Selain itu, motor adventure atau trail juga menawarkan ground clearance yang tinggi serta ban yang dirancang khusus untuk menghadapi berbagai kondisi medan jalan, menjadikannya sempurna untuk petualangan di jalanan maupun off-road.

Rekomendasi Motor Touring 250cc

Berikut adalah beberapa rekomendasi motor touring 250cc yang dapat menjadi pilihan, semuanya dibanderol mulai dari Rp50 juta.

1. Benelli TRK 251


Benelli TRK 251 adalah salah satu motor bergaya adventure yang patut dipertimbangkan. Harganya mulai dari Rp52,84 juta OTR Jakarta, motor ini dilengkapi dengan mesin 250cc DOHC satu silinder. Dengan tenaga maksimum 19 kW pada 9.250 rpm dan torsi 21,1 Nm pada 8.000 rpm, motor ini siap memberikan performa yang andal dalam setiap perjalanan.

Dibekali dengan transmisi 6 percepatan, Benelli TRK 251 juga menawarkan fitur kenyamanan seperti port pengisian daya USB, sangat cocok untuk mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan jauh, menjadikannya pilihan yang ideal untuk petualangan panjang.

2. Kawasaki Versys X 250


Kawasaki Versys X 250 hadir sebagai pilihan motor touring yang tidak kalah menarik. Dengan harga mulai Rp72,1 juta OTR Jakarta, motor ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar yang besar, mencapai 17 liter, sehingga cocok untuk perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan bahan bakar.

Motor ini ditenagai mesin 250 cc bersilinder ganda dan memiliki kombinasi velg depan 19 inci dan belakang 17 inci. Selain itu, suspensi depan telescopic fork 41 mm dan suspensi belakang bottom link uni track yang dapat disesuaikan membuat pengalaman berkendara semakin nyaman. Dapur pacu motor tersebut diklaim dapat menghasilkan tenaga hingga 24,7 kW per 11.500 rpm, serta torsi maksimum sebesar 21,7 Nm per 10.000 rpm.

3. KTM 250 Adventure



KTM 250 Adventure merupakan pilihan menarik dari produsen otomotif asal Austria. Harganya mulai dari Rp79 juta OTR Jakarta, motor ini dilengkapi mesin DOHC 248,8cc yang mampu menghasilkan torsi 24 Nm pada 7.500 rpm dengan transmisi 6 percepatan.

Dikenal dengan teknologi unggulannya, KTM 250 Adventure menawarkan panel LCD full digital, ABS Off-road, dan beberapa mode berkendara. Suspensi WP APEX di depan dan belakang memberikan kenyamanan ekstra saat berkendara, menjadikannya pilihan tepat untuk touring.

4. Yamaha MT-25


Yamaha MT-25 adalah motor yang juga cocok untuk touring, dengan harga mulai dari Rp57,7 juta OTR Jakarta. Motor ini dibekali mesin 250cc dengan tenaga 26,5 kW pada 12.000 rpm dan torsi 23,6 Nm pada 10.000 rpm, memberikan performa responsif.

Fitur unggulan Yamaha MT-25 meliputi full digital speedometer dan lampu LED yang terang untuk penerangan saat berkendara malam. Suspensi upside down yang digunakan juga meningkatkan handling, menjadikannya nyaman saat dikendarai di berbagai jenis jalan.

5. Honda CRF250 Rally


Honda CRF250 Rally dari PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi motor touring terakhir dalam daftar ini. Dengan harga Rp93,3 juta, motor ini mengusung mesin DOHC 250cc satu silinder, menawarkan tenaga maksimum 18,9 kW pada 8.500 rpm dan torsi 23,1 Nm pada 6.500 rpm.

Meski kapasitas tangki bahan bakarnya hanya 12,8 liter, CRF250 Rally dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan dan kenyamanan untuk menunjang pengalaman berkendara yang lebih baik.


Friday, November 15, 2024

Geber Hyundai Ioniq 5 N di Sirkuit Mandalika, Sukses Berikan Respon Natural

 


PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengundang sejumlah media dalam program Hyundai Ioniq 5 N Track Day di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, NTB pada 11-17 November 2024.

Pada kesempatan ini, tim redaksi Otosia.com menjajal seluruh fitur Ioniq 5 N sebagai warisan dari tiga pilar Hyundai N, yakni Racetrack Capability, Corner Rascal, hingga Everyday Sportscar.

“Hyundai Ioniq 5 dirancang sebagai high performance car, tapi juga didesain untuk bisa dipakai sehari-hari. Konsumen tidak perlu merasa bahwa mobil ini hanya untuk akhirpekan. Ini adalah mobil yang bisa dipakai sehari-hari,” ucap Budi Nur Mukmin selaku Cheif Marketing Officer PT HMID di Lombok, NTB pada Senin (11/11/2024).

Spesifikasi Teknis Hyundai Ioniq 5 N


Hyundai Ioniq 5 N menggendong baterai generasi terbaru berkapasitas 84kWh yang tertanam di struktur Electric Global Modular Platform (E-GMP). Baterai ini mengalirkan tenaga ke dua motor listrik di depan dan belakang. 

Kombinasi tenaga keduanya tembus 650 PS apabila mengaktifkan N Grin Boost (NGB). Sementara, dalam kondisi normal, motor listrik Ioniq 5 N mampu memproduksi tenaga hingga 609 PS. Dual electric motor ini dapat beroperasi hingga 21.000rpm.

Bicara performa kecepatan, Hyundai Ioniq 5 N bisa dipacu hingga 260km/h. Kemudian, ia dapat melesat dari 0-100km/h hanya dalam waktu 3,4 detik dengan NGB, hanya berbeda 0,1 detik jika NGB tidak aktif. 

Sektor pengereman tak luput mendapat peningkatan. Hyundai Ioniq 5 N dibekali kaliper monoblock 4-piston di depan yang menggigit cakram berdiameter 400mm. Sementara, roda belakang disematkan kaliper 1-piston dengan piringan cakram 360mm. 

Eksterior Kian Sangar


Sejumlah ubahan desain di eksterior diterapkan guna meningkatkan tampilan dan performa Ioniq 5 N. Bagian depan disematkan Active Air Flaps pada grill sebagai pengontrol aliran udara yang masuk ke sistem pendinginan. Selain itu, ia mendapat bumper lebih agresif dari divisi N lengkap dengan Air Curtains yang menambah kesan agresif.

Sisi samping Ioniq 5 N turut dibekali komponen khusus dari divisi N. Mulai dari pelek forged 21 inci, sideskirt khas dengan N Luminous Orange Strip, overfender dengan ventilasi udara, serta spion yang dicat berwarna hitam. 

Selaras dengan tampang depannya yang agresif, buritan Ioniq 5 N juga menampilkan aura high performance car. Terdapat bumper yang lebih lebar dan menyatu dengan rear diffuser, serta aksen ventilasi belakang di kanan dan kiri. Rear spoiler dengan high mount stop lamp segitiga menghadirkan nuansa ala mobil balap sejati.

Interior Menyenangkan


Secara keseluruhan, tampilan dashboard, door trim, dan sejumlah perangkat masih identik dengan Hyundai Ioniq 5 standar. Namun, tersemat peningkatan pada beberapa sektor, seperti setir eksklusif dari divisi N yang menyajikan sejumlah tombol kebutuhan performa.

Selain itu, jok penumpang depan dibekali semi-bucket seat yang lebih menopang badan kala berkendara secara agresif di lintasan. Head unit Ioniq 5 N juga memiliki layout tampilan khusus bernama N Exclusice Graphical User Interface yang menampilkan sejumlah informasi penting saat berkendara, serta pengaturan ragam pengaturan mobil.

Detail menarik yakni terletak pada konsol tengah yang berbeda dengan versi Ioniq 5 reguler. Konsol tengan Ioniq 5 N didesain fix, tidak seperti tipe reguler yang dapat digeser. Selain itu, pada sisi kanan dan kiri center console juga dilengkapi dengan knee pad agar lebih nyaman dan aman saat menikung.

“Center console Ioniq 5 biasa bisa digerakkan, kalau di N ada knee pad dan fix. Jadi, kalau sedang berkendara secara antusias, kaki pengemudi masih ada kemungkinan bergerak karena adanya momentum,” jelas Bonar Pakpahan selaku Product Expert PT HMID di Lombok, NTB pada Senin (11/11/2024).

Skenario Paripurna Ala Mesin Pembakaran Internal


Mengawali impresi dengan posisi duduk yang sangat ergonomis. Kursi semi-bucket yang digunakan terasa pas bagi reporter Otosia.com dengan postur tinggi 178cm dan berat 92kg. Jok ini juga mendukung penggunaan helm, sehingga posisi duduk tetap nyaman ketika lengkap menggunakan atribut balap.

Berbekal motor listrik 609 PS hingga 650 PS dengan N Grin Boost menjadikan ia bisa melesat cepat ala track car sejati. Di lain sisi, Ioniq 5 N juga mampu berlaga di ajang drag race dengan memanfaatkan fitur Launch Control. Namun, berbeda dengan kebanyak mobil listrik yang berakselerasi tanpa suara, Ioniq 5 N menyuguhkan fenomena baru melalui teknologi N Active Sound+.


N Active Sound+ merupakan sebuah fitur yang bekerja melalui speaker kabin guna menghasilkan suara mesin layaknya mobil mesin konvensional. Terdapat 8 speaker di dalam kabin dan 2 speaker di luar kabin yang mampu mengeluarkan suara ‘mesin’. Suara yang dihasilkan cukup natural, ia juga memberikan respon suara dan penyaluran tenaga secara gradual sesuai injakan pedal akselerator.

Mengaktifkan N Active Sound+ pada mode ‘Ignition’ sekaligus mengaktifkan N e-Shift memberikan rasa berkendara paripurna secara natural. Bukan hanya suara, N e-Shift memungkinkan pengemudi merasakan sensasi pindah gigi hingga 8-percepatan dengan memberikan hentakan dan sensasi pemutusan arus setiap melakukan perpindahan. 

Menurut reporter Otosia.com yang mewartakan langsung dari Pertamina Mandalika International Circuit, N Active Sound+ ditambah dengan N e-Shift merupakan skenario paling mengasyikan ketika melaju bersama Ioniq 5 N. Terlebih lagi, terdapat efek suara backfire merdu ketika melakukan penurunan gigi.

Peningkatan Rigiditas Rangka


Dirancang untuk bersenang-senang di dalam arena balap, Hyundai Ioniq 5 N harus menyajikan figur pengendalian yang cekatan. Oleh karena itu, divisi N memberikan penguatan sasis dengan menambah 42 titik las serta penambahan 2,1m material adhesive. Pada bagian dalam ruang roda, penguatan bodi dilakukan dengan menambah kekuatan torsi sebesar 11 persen.

Pada struktur kaki-kaki depan, subframe mounting mendapat penguatan untuk meningkatkan kekuatan dan mengurangi suara dari permukaan jalan (road noise). Kemudian, disematkan titik tambahan di area cowl cross bar. Terakhir, mounting tambahan di subframe depan dan belakang diaplikasikan agar meningkatkan respon kemudi yang lebih linear.

Seluruh peningkatan tersebut bukan hanya data di brosur saja. Performa menikung dan melahap tikungan jauh berbeda dibandingkan Ioniq 5 reguler. Hyundai Ioniq 5 N memiliki daya cengkram ke aspal yang sangat melimpah, sehingga ia dapat menikung dengan lincah dan percaya diri.


Namun, bobot mobilnya yang besar tak bisa dihilangkan. Ia tetap memiliki efek body roll saat berbelok agresif, meski bisa ditoleransi dan jauh lebih stabil dibandingkan Ioniq 5 standar. Selain itu, bobot ini juga berpengaruh ke rasa pengereman yang harus memberikan upaya lebih ketika melakukan hard braking.

Akan tetapi, kekurangan tersebut sangat jauh di bawah batas toleransi. Artinya, ia tetap menjelma sebagai mobil yang bisa diandalkan untuk kegiatan sehari-hari, serta bisa langsung diajak track day tanpa persiapan apapun. Alias, tinggal gas!


Hyundai Ioniq 5 N menjadi jawaban bagi pecinta otomotif yang senang memacu kendaraan di lintasan, namun tetap menginginkan mobil yang praktis untuk berkegiatan sehari-hari. Memiliki performa buas, pengendalian cekatan, kesenangan berkendara ala mobil bermesin pembakaran internal, serta tampilan agresif khas Hyundai N.

Memiliki harga pre-booking sekitar Rp 1,3 miliar, Hyundai Ioniq 5 N memiliki value for money yang sangat baik. Ia bisa digunakan sebagai kendaraan hobi sekaligus penunjang mobilitas harian yang nyaman dan eye catching.

Thursday, November 14, 2024

Nissan Terra Bekas, Alternatif Murah Pengganti SUV Diesel Premium

 


Untuk Anda yang menginginkan SUV diesel bongsor seperti Honda CR-V atau Hyundai Palisade namun terkendala harga, Nissan Terra bisa menjadi solusi yang menarik. SUV satu ini hadir dengan harga bekas yang jauh lebih terjangkau, sekitar Rp 350 juta untuk model keluaran 2019—hanya setengah dari harga baru CR-V dan Palisade.

Nissan Terra menawarkan pengalaman berkendara tangguh dengan mesin diesel bertenaga serta sederet fitur canggih yang biasanya hanya tersedia di SUV kelas atas. Bagi yang sedang mencari alternatif SUV premium, Terra bisa menjadi opsi ideal yang patut dipertimbangkan.

Harga Terjangkau di Pasaran Mobil Bekas

Jika membandingkan harga SUV bongsor seperti Honda CR-V atau Hyundai Palisade di pasaran, Nissan Terra menawarkan opsi yang lebih terjangkau di kelasnya. Berdasarkan pantauan di berbagai platform mobil bekas, Terra keluaran tahun 2019 dapat ditemukan di kisaran Rp 350 jutaan. Harga ini sangat bersaing dan hanya sekitar separuh dari harga CR-V dan Palisade keluaran baru.

Dengan harga yang lebih ekonomis, Nissan Terra menawarkan nilai lebih bagi konsumen yang ingin memiliki SUV dengan fitur premium tanpa harus mengeluarkan dana terlalu besar. Tentunya, bagi pecinta SUV diesel, ini adalah penawaran yang menarik dengan harga jauh lebih terjangkau namun tetap mengusung performa andal.

Mesin Diesel Tangguh dan Responsif

Nissan Terra mengandalkan mesin diesel 4-silinder berkapasitas 2.488 cc yang mampu menghasilkan tenaga hingga 190 PS pada 3.600 rpm dan torsi maksimum 450 Nm pada 2.000 rpm. Mesin ini tidak hanya bertenaga, tetapi juga cukup responsif untuk menghadapi berbagai medan, baik dalam kota maupun medan yang lebih berat.

Dikombinasikan dengan transmisi otomatis 7 percepatan yang dilengkapi mode manual, Terra memberikan pengalaman berkendara yang fleksibel. Anda dapat memilih mode manual saat membutuhkan kendali lebih di medan menantang atau mode otomatis untuk kenyamanan berkendara harian.

Desain Interior dan Fitur Premium

Selain performa, Nissan Terra hadir dengan desain interior yang tidak kalah elegan dari SUV premium lainnya. Tersedia dua pilihan warna interior, yakni Black-Red Burgundy atau White-Beige, yang memberikan kesan mewah di dalam kabin. Sistem audio dari Bose yang dilengkapi 8 speaker dan amplifier memastikan kualitas suara yang memukau, memberikan pengalaman hiburan yang optimal selama perjalanan.

Fitur utama lainnya adalah Intelligent Around View Monitor (AVM) dengan mode Off-Road 4x4. Fitur ini memungkinkan pengemudi melihat kondisi sekitar dengan sudut pandang 360 derajat, memudahkan manuver terutama di medan sulit atau area parkir yang sempit.

Teknologi Keselamatan yang Canggih

Nissan Terra dilengkapi dengan teknologi Nissan 360° Safety Shield yang mencakup fitur-fitur keselamatan mutakhir. Ada Front Collision Warning dan Intelligent Emergency Braking untuk mendeteksi risiko tabrakan dan membantu pengemudi mengambil tindakan pencegahan. Selain itu, ada fitur Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert yang memberikan perlindungan lebih di jalan.

Dengan fitur keselamatan ini, pengemudi dapat merasa lebih tenang, terutama di jalan raya yang padat. Teknologi tersebut menjadikan Nissan Terra sebagai pilihan yang aman dan nyaman untuk mobilitas keluarga.

Pertimbangan Pajak Tahunan yang Perlu Diketahui

Meskipun Nissan Terra bekas terlihat menarik dari segi harga dan fitur, calon pembeli perlu mempertimbangkan aspek biaya pajak tahunan. Khusus untuk varian 4x4, besaran pajak tahunan bisa cukup besar, yaitu sekitar Rp 11.403.000 untuk kendaraan keluaran 2023. Hal ini perlu diperhatikan untuk memastikan bahwa biaya kepemilikan sesuai dengan anggaran.

Bagi yang tertarik untuk meminang Nissan Terra bekas, menghitung total biaya kepemilikan—termasuk pajak dan perawatan—bisa menjadi langkah penting agar pembelian mobil tetap hemat dan sesuai kebutuhan.

People Also Ask

1. Apa yang membuat Nissan Terra bekas menarik dibandingkan SUV baru lainnya?

Nissan Terra bekas memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding SUV premium baru seperti Honda CR-V atau Hyundai Palisade, tetapi menawarkan fitur premium dan performa mesin diesel bertenaga.

2. Berapa pajak tahunan untuk Nissan Terra varian 4x4?

Pajak tahunan Nissan Terra varian 4x4 sekitar Rp 11.403.000 untuk keluaran tahun 2023, yang perlu diperhitungkan oleh calon pembeli.

3. Apa fitur keselamatan utama yang dimiliki Nissan Terra?

Nissan Terra dilengkapi fitur Nissan 360° Safety Shield, yang meliputi Front Collision Warning, Intelligent Emergency Braking, Lane Departure Warning, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert untuk keamanan berkendara yang maksimal.

Wednesday, November 13, 2024

Persneling Mobil Matic Keras? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

 


Kenyamanan berkendara dengan mobil matic sering kali terganggu saat persneling terasa keras atau sulit dipindahkan. Masalah ini dapat muncul dari berbagai penyebab, mulai dari kurangnya pelumas hingga kerusakan komponen internal transmisi. Selain mengganggu kenyamanan, persneling yang keras bisa menjadi indikasi kerusakan pada sistem transmisi mobil secara keseluruhan, yang berpotensi meningkatkan biaya perbaikan di masa depan. Artikel ini mengulas beberapa penyebab umum persneling mobil matic yang keras dan langkah-langkah efektif untuk mengatasinya.

Penyebab Utama Persneling Mobil Matic yang Keras

Salah satu penyebab persneling mobil matic terasa keras adalah kurangnya pelumas atau oli transmisi. Pelumas yang berkurang atau kualitasnya sudah menurun dapat meningkatkan gesekan antar komponen, sehingga membuat perpindahan gigi menjadi sulit dan tidak halus. Selain itu, oli yang sudah kotor atau mengental karena terlalu lama tidak diganti juga dapat menghambat perpindahan gigi yang optimal.

Perlu dicatat bahwa kondisi oli yang tidak memadai juga menghambat pendinginan pada komponen transmisi, meningkatkan risiko kerusakan lebih lanjut.

Masalah pada Kabel atau Selenoid Transmisi

Pada beberapa mobil matic, perpindahan gigi dikendalikan oleh kabel atau selenoid transmisi. Kabel atau selenoid yang rusak atau tidak terawat bisa membuat persneling terasa keras atau sulit dipindahkan. Penyebab umum kerusakan pada komponen ini adalah korosi atau adanya kerusakan fisik yang mengganggu jalannya kabel. Jika masalah ini dibiarkan, bisa menyebabkan perpindahan gigi yang tidak optimal, sehingga kenyamanan berkendara pun berkurang.

Kualitas dan Jumlah Oli Transmisi yang Buruk

Seiring pemakaian mobil, oli transmisi akan mengalami penurunan kualitas dan jumlah. Jika oli transmisi terlalu lama tidak diganti, ia dapat mengental, mengakibatkan persneling terasa kaku. Penting untuk mengganti oli transmisi secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Oli transmisi yang berkualitas akan menjaga kelancaran perpindahan persneling, mencegah gesekan berlebih antar komponen, dan memastikan kenyamanan dalam berkendara.

istem Pendingin Transmisi yang Bermasalah

Suhu tinggi dapat menyebabkan komponen transmisi mengembang dan mengganggu perpindahan gigi. Pada mobil matic, sistem pendingin transmisi dirancang untuk menjaga suhu tetap optimal. Namun, jika terjadi kerusakan pada sistem pendingin ini, seperti kebocoran atau sirkulasi yang terganggu, suhu akan meningkat dan menyebabkan persneling menjadi keras. Pastikan sistem pendingin, seperti radiator, selalu berfungsi dengan baik untuk menghindari kenaikan suhu yang berlebihan pada transmisi.

Komponen Internal Transmisi yang Usang atau Rusak

Komponen transmisi seperti gear atau bearing yang aus atau rusak juga bisa menjadi penyebab persneling keras. Saat gear atau komponen internal lainnya mengalami keausan, proses perpindahan gigi menjadi tidak halus. Biasanya, masalah ini terjadi pada kendaraan yang sudah berusia tua atau sering digunakan dalam kondisi yang berat. Memeriksa dan mengganti komponen yang sudah aus atau rusak sangat penting untuk memastikan persneling kembali berfungsi normal.

Endapan Kotoran dalam Sistem Transmisi

Seiring pemakaian mobil, endapan kotoran seperti debu atau serpihan logam bisa terakumulasi dalam sistem transmisi. Endapan ini sering kali menyumbat jalur pelumasan, membuat oli transmisi tidak dapat melumasi komponen dengan sempurna. Kondisi ini menyebabkan persneling mobil terasa keras saat dipindahkan. Pembersihan sistem transmisi secara berkala akan menghindari masalah endapan kotoran ini dan memastikan komponen transmisi bekerja optimal.

Umur Komponen yang Mulai Menurun

1. Apa penyebab umum persneling mobil matic keras?

Beberapa penyebab umum meliputi kurangnya pelumas transmisi, kualitas oli yang buruk, dan kerusakan pada kabel atau selenoid transmisi.

2. Bagaimana cara mencegah persneling mobil matic keras?

Periksa dan ganti oli transmisi secara rutin, pastikan sistem pendingin bekerja optimal, dan lakukan pengecekan berkala pada komponen transmisi.

3. Apakah perlu ke bengkel jika persneling terasa keras?

Ya, sebaiknya periksakan ke bengkel untuk memastikan penyebab dan solusi tepatnya agar masalah tidak bertambah parah.

Tuesday, November 12, 2024

Hyundai Ioniq 5 N Punya Fitur ‘N Pedal’, Apa Bedanya dengan i-Pedal?

 




Produk high performance Hyundai Ioniq 5 N sempat menggemparkan industri otomotif Indonesia. Kelahiran sebuah hot hatchback full elektrik lahir di Tanah Air yang menambah opsi kendaraan elektrifikasi. 

Secara basis, Hyundai Ioniq 5 N tetap menggunakan platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) dengan penambahan sejumlah fitur. Salah satunya N Pedal yang masuk ke dalam DNA “Corner Rascal” dari Ioniq 5 N.

Hyundai Ioniq 5 N versi reguler memiliki fitur i-Pedal yang memberikan efek one pedal driving. Alhasil, akselerasi dan deselerasi mobil dapat dikontrol hanya dengan menggunakan pedal akselerator.


Fitur N Pedal pada Ioniq 5 N sejatinya memiliki sistem serupa dengan i-Pedal. Namun, terdapat satu tingkatan tambahan yang difungsikan untuk aktivitas di lintasan. Level tersebut membuat pengemudi dapat mengontrol mobil secara lebih akurat ketika masuk dan keluar tikungan.

“N Pedal berfungsi seperti itu [i-Pedal], tapi ditambahkan satu tingkat lagi. Sehingga memungkinkan pengemudi untuk mengontrol mobil hanya dengan pedal akselerator saat masuk atau keluar tikungan,” ujar Bonar Pakpahan selaku Product Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) di Mandalika, Lombok pada Senin (11/11/2024).

Kemampuan menikung lebih presisi saat di dalam arena balap juga tercipta berkat adanya perpindahan bobot kendaraan yang condong ke depan saat pengereman agresif. Ketika bobot di depan lebih berat, maka daya cengkram roda depan akan meningkat. Alhasil, roda depan dapat berbelok dan masuk tikungan dengan kecepatan lebih optimal.

“Ada weight transfer yang menekan bagian depan kendaraan sehingga menciptakan grip ban depan lebih menggigit. Karena lebih gigit, ban depan bisa masuk tikungan lebih baik,” sambung Bonar.


Sebagai informasi, Hyundai Ioniq 5 N menghasilkan output daya maksimum 650 PS dan torsi 740 Nm (dengan N Grin Boost). Sementara, tanpa N Grin Boost tenaga maksimalnya berada di angka 609 PS serta torsi 740 Nm. Ia dapat melesat dari 0-100km/h hanya dalam waktu 3,4 detik (dengan NGB).

Ia juga dilengkapi dengan baterai generasi terbaru berkapasitas 84.0 kWh serta dual motor listrik yang mampu beroperasi hingga 21,000 RPM. Performa tersebut dapat dicapai berkat integrasi platform Electric Global Modular Platform (E-GMP) dengan teknologi motor sport dari Hyundai N yang diusung Ioniq 5 N.


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...