Wednesday, July 23, 2025

Para Bos Aprilia Puji Jorge Martin Habis-habisan Usai MotoGP Ceko, Tak Pernah Ragukan Talenta dan Ambisinya

 

CEO Aprilia RacingMassimo Rivola, dan sang Manajer Tim, Paolo Bonora, melempar pujian kepada Jorge Martin atas aksinya yang memukau dalam MotoGP Ceko 2025 di Brno usai absen begitu lama. Apalagi, hubungan kedua pihak sempat retak, sehingga performa dan hasil apiknya ini seolah menjadi pelipur lara.

Martin yang cedera parah akibat tiga kecelakaan pada awal tahun, harus absen 10 seri dan baru kembali beraksi di Ceko. Jam terbangnya di atas RS-GP pun kalah jauh dari sang tandem, Marco Bezzecchi. Selain itu, ia juga sempat terpikir meninggalkan Aprilia akhir musim nanti, meski akhirnya membatalkan niat itu.

Sang juara dunia bertahan langsung menggebrak sekalinya kembali berlaga. Martin langsung lolos ke Kualifikasi 2, Sabtu (19/7/2025), dan bertarung di delapan besar dalam Sprint sebelum akhirnya finis ke-11. Dalam balapan utama, Minggu (20/7/2025), Martin sukses finis ketujuh dan meraih 9 poin.

Yakin Jorge Martin Bakal Makin Termotivasi


Hasil Martin yang tak terduga ini melengkapi kebahagiaan Aprilia setelah Bezzecchi berhasil finis kedua dalam balapan utama, juga Raul Fernandez yang finis kelima. Rivola menyebut aksi 'Martinator' sebagai aksi comeback yang luar biasa, membuktikan bahwa RS-GP memang sangat berpotensi kompetitif.

“Hasil ini tidak sempurna, karena'sempurna' adalah jika para rider kami finis di posisi pertama dan kedua. Namun, saya sangat senang untuk Marco, sangat senang untuk Jorge, dan sangat senang untuk Raul," ungkap mantan Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini lewat MotoGP.com.

"Saya sangat senang untuk Jorge karena kami benar-benar tak tahu apa pun soal kondisinya. Marco juga tampil luar biasa usai start yang sempurna. Ini comeback yang istimewa. Saya benar-benar senang. Anda juga bisa lihat motor kami cepat, jadi saya rasa Jorge akan punya motivasi besar dalam dirinya," lanjutnya.

Aprilia Setia Menanti Kembalinya Jorge Martin

Bonora juga menyatakan hasil apik ini adalah bukti keseriusan Martin memperbaiki hubungannya dengan Aprilia, sesuai yang ia nyatakan dalam rapat tertutup pada Kamis (17/7/2027) malam waktu Brno. Pria Italia ini juga menyatakan kru Aprilia sama sekali tak pernah meragukan talenta dan ambisi Martin.

“Semua anggota tim menunggunya tanpa keraguan atau masalah sedikit pun. Itu momen yang sangat istimewa, akhir pekan yang spesial. Ini sangat penting bagi kami karena kehadiran Jorge di tim memberi kami motivasi tambahan," ungkap Bonora kepada TNT Sports.

"Kini kami punya dua pembalap yang kuat dan bertalenta di garasi kami. Dengan masa depan yang sudah jelas, menyenangkan rasanya bisa mulai merencanakan pengembangan berikutnya. Kami sangat senang mendapati Jorge bersama Marco," pungkasnya.

Sumber: MotoGP, TNT Sports

Tuesday, July 22, 2025

Kelamnya Kiprah Joan Mir Sejak Gabung Honda: Sering Ditabrak, Jadi Pembalap Paling Sial di MotoGP?

 

Pembalap Honda HRC CastrolJoan Mir, baru-baru ini mendapat simpati dari para penggemar MotoGP akibat nasib sial yang lagi-lagi menimpanya. Sebab, ia dua kali mengalami insiden yang mengacaukan balapannya di Brno, Ceko, 18-20 Juli 2025. Sayang, nestapa ini sudah ia derita sejak bergabung dengan tim pabrikan Honda pada 2023.

Sepanjang akhir pekan, Mir sejatinya tampil menjanjikan, apalagi jika mengingat performa RC213V yang masih terpuruk. Juara dunia Moto3 2017 dan MotoGP 2020 ini bahkan secara mengejutkan menduduki posisi kelima di sesi kualifikasi, yang berarti posisi start terbaiknya musim ini. Alhasil, ia dijagokan bertarung di zona podium.

Sayang, dalam Sprint, Sabtu (19/7/2025), ia melakukan kesalahan start, sehingga hanya mampu finis di posisi 19. Dalam balapan utama pada Minggu (20/7/2024), ia pun berebut posisi keenam dengan Alex Marquez pada awal balapan. Namun, Marquez terjatuh di Tikungan 12 pada Lap 2 dan menyeret serta Mir. Keduanya otomatis gagal finis.

Untuk kesekian kalinya, Mir mengalami nasib tak beruntung, yang lagi-lagi bukanlah kesalahannya. Sejak bergabung dengan Honda pada 2023, Mir sudah berusaha sebaik mungkin menargetkan hasil maksimal. Namun, misinya ini kerap dihambat oleh performa motor yang tak kompetitif dan sulit dijinakkan, serta kerap tersenggol oleh pembalap lain.


Admin Media Sosial Honda Sampai Blak-blakan Frustrasi


"Bukan kesalahannya sendiri, @JoanMirOfficial LAGI-LAGI disenggol keluar. Sang pembalap baik-baik saja. Kalian tak bisa mengarang-ngarang ini. Apalagi yang bisa kami lakukan atau katakan?" tulis Honda HRC Castrol via X saking kesalnya melihat Mir tertabrak oleh Marquez.

Tak lama, mereka memberikan kabar yang menambah daftar kesialan Mir. "Penerbangannya ke rumah malam ini juga dibatalkan," tulis mereka. Sebagai catatan, dalam Seri Jerman sepekan sebelumnya, Mir juga ditabrak oleh Ai Ogura sampai gagal finis. Beruntung, dalam dua insiden ini, Mir lolos dari cedera apa pun.

Mir, yang sejauh ini baru merebut satu kemenangan di MotoGP, mengalami nasib buruk sejak cedera engkel yang cukup parah pada pertengahan 2022, yakni saat ia masih membela Suzuki Ecstar. Kecelakaan di Austria kala itu membuatnya absen 4 seri dan 2 kali finis tanpa poin, sebelum menutup musim di Valencia dengan finis keenam.

Pada akhir musim 2022 pula, Mir ditinggalkan Suzuki mundur dari MotoGP,. Kontroversi ini membuatnya 'terpaksa' hengkang ke Repsol Honda, yang kini berubah nama menjadi Honda HRC Castrol. Namun, membela tim paling berprestasi dalam sejarah MotoGP ternyata tidak jadi jaminan. Sebab, kesialan Mir justru bertambah.


Catatan Prestasi Joan Mir Sejak Bela Honda, Jarang Dapat Poin


Musim 2023 terdiri dari 20 seri, dan kala itu performa Honda sangat terpuruk sampai-sampai ditinggalkan oleh Marc Marquez ke Gresini Racing pada 2024. Pada musim itu, Mir yang masih beradaptasi dengan RCV, sama sekali tak pernah mendapatkan poin di Sprint. Ia juga 15 kali gagal meraih poin dalam balapan utama, meski sempat finis kelima di Seri India.

Musim 2024 juga tak bisa dibilang oke bagi Mir. Dari 20 seri yang digelar, ia hanya pernah sekali finis di zona poin dalam Sprint, yakni ketika ia finis kesembilan dan meraih satu poin di Seri Jerez. Mir juga tercatat 13 kali gagal meraih poin di balapan utama, dengan hasil terbaiknya finis ke-11 di Seri Emilia Romagna.

Musim 2025 pun sudah berjalan 12 seri dari 22 seri yang direncanakan. Sejauh ini, Mir tercatat 8 kali gagal finis di Sprint dan 8 kali gagal finis di balapan utama. Terutama setelah Seri Ceko, Mir pun mendapatkan simpati baik dari timnya sendiri, penggemar MotoGP maupun dari kompetitornya dan para penghuni paddock.


Joan Mir Yakin Semua Insiden Dipicu Buruknya Performa RC213V

Uniknya, meski frustrasi kerap disenggol dan ditabrak oleh pembalap lain, Mir mengaku tidak percaya pada hal-hal semacam 'nasib sial'. Ia justru meyakini semua insiden ini ada sangkut pautnya dengan performa Honda yang belum juga bangkit secara optimal. Rendahnya kecepatan puncak (top speed) RCV membuat para rival kian berani menyerangnya.

"Saya tak percaya ketidakberuntungan. Kami bertarung dengan motor yang 5-10 km/jam lebih cepat di trek lurus. Alhasil, mereka bisa menjangkau kami dan berpikir mereka bisa menyalip di area pengereman. Saya sendiri selalu mengerem dengan keras, karena itulah tempat di mana saya bisa mengejar catatan waktu," ujarnya via Crash.net.

"Namun, mereka optimistis, sehingga melepas tuas rem dan hal-hal ini terjadi. Hal-hal ini sudah terjadi dalam beberapa balapan terakhir, hal yang sama kembali terjadi hari ini (Minggu) dan pasti akan terjadi lagi di masa depan jika kami tidak melangkah maju. Cara terbaik menghindari situasi seperti ini adalah melaju lebih cepat. Inilah yang kami kerjakan bersama tim," pungkas Mir.

Saat ini, pembalap berusia 27 tahun itu sedang menduduki peringkat 19 klasemen pembalap dengan 32 poin, tertinggal 20 poin dari sang tandem, Luca Marini, yang ada di peringkat 15. Keduanya akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 15-17 Agustus 2025 mendatang.

Langsung Kompetitif Bareng Aprilia Usai Cedera Parah, Jorge Martin Kembali Temukan Arah Hidup

 

Pembalap Aprilia RacingJorge Martin, sangat senang bisa langsung kompetitif dalam MotoGP Ceko 2025 di Brno usai absen lama akibat cedera parah berkepanjangan. Ia pun bangga atas pencapaiannya ini dan merasa telah menemukan kembali arah hidupnya setelah menderita selama masa pemulihan.

Martin yang mengalami tiga kecelakaan pada awal tahun, harus absen 10 seri dan baru kembali beraksi di Ceko. Jam terbangnya di atas RS-GP pun masih minim. Selain itu, ia juga sempat dirundung kontroversi karena terpikir meninggalkan Aprilia akhir musim nanti, meski akhirnya membatalkan niat itu.

Sang juara dunia bertahan langsung menggebrak sekalinya kembali berlaga. Martin langsung lolos ke Kualifikasi 2 pada Sabtu (19/7/2025), dan bertarung di delapan besar dalam Sprint sebelum akhirnya finis ke-11. Dalam balapan utama, Minggu (20/7/2025), Martin sukses finis ketujuh dan meraih 9 poin.


Sempat Cemas Bakal Kelelahan


“Saya merasa bangga. Saat cedera, saya sulit menemukan kembali arah hidup saya. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Sekarang akhirnya saya kembali ke 'bisnis'. Itu hari yang baik," ungkap pembalap berjuluk 'Martinator' ini kepada TNT Sports usai balap.

"Saya sangat fokus setelah 10 lap demi menemukan apa yang saya butuhkan untuk masa depan. Saya tampil konsisten. Saya pikir saya akan lebih kelelahan. Saya pikir ban akan mengalami degradasi besar, tapi ternyata tidak. Saya senang. Saya nyaman bersama Aprilia, dan itu sangat penting," lanjutnya.

Lanjut Fokus Pemulihan pada Masa Liburan Musim Panas

Martin mengakui bahwa tadinya ia tak memiliki target muluk dan hanya ingin menguji dirinya sendiri dengan mencoba menyalip pembalap di depannya dan kemudian finis. Target ini pun terpenuhi karena ia sempat menjalani duel sengit dengan Jack Miller. Ia juga kian memahami karakter RS-GP.

“Saya sangat yakin kami bisa meraih hal-hal besar di masa depan. Biasanya, pada rehat musim panas, saya istirahat, hanya naik motor satu atau dua hari. Namun, kali ini, saya akan berusaha untuk pulih. Saya akan mencoba bersantai, tapi juga berlatih agar bisa kembali lebih kuat," tutup Martin.

Allegri, Arsenal, dan Malam Ketika AC Milan Mengamuk di San Siro

 

Kembalinya Massimiliano Allegri ke kursi pelatih AC Milan membawa banyak cerita lama ikut menyeruak ke permukaan. Pria Italia berusia 57 tahun itu dipercaya kembali menangani Rossoneri mulai musim 2025/26 setelah sempat menukangi mereka pada 2010 hingga 2014.

Milan pun sedang menjalani persiapan pramusim dengan tur ke Asia dan Australia. Saat ini, mereka sudah berada di Singapura, dan akan menghadapi Arsenal dalam laga uji coba di Stadion Nasional Singapura pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 18.30 WIB.

Menjelang pertemuan itu, wajar bila ingatan fans Milan melayang ke satu laga bersejarah. Pada Februari 2012, Milan besutan Allegri membantai Arsenal 4-0 di San Siro — malam di mana taktik, intensitas, dan kelas menyatu sempurna.

Pertandingan itu adalah leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2011/12. Arsenal, yang waktu itu masih ditangani Arsene Wenger dan diperkuat Mikel Arteta (pelatih The Gunners sekarang), datang ke San Siro dengan reputasi kuat. Duel itu diprediksi berlangsung seimbang.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Di depan puluhan ribu tifosi yang memadati stadion, Milan tampil menggila dan benar-benar membuat Arsenal tak berkutik.

Empat gol lahir dari kaki Kevin-Prince BoatengRobinho (2), dan penalti Zlatan Ibrahimovic. Skor besar itu memberi Milan keunggulan vital meski mereka sempat ketar-ketir di leg kedua.

Allegri mengandalkan formasi favoritnya, 4-3-1-2 dengan gelandang berlian. Skema ini sebelumnya sukses membawa Milan juara Serie A pada musim 2010/11.

Boateng jadi sosok kunci di belakang duet striker, bergerak bebas mencari ruang dan menjadi penghubung antar lini. Posisi itu memberinya kebebasan untuk menghancurkan blok Arsenal dari dalam.

Salah satu peluang pertama bahkan lahir dari skema lemparan ke dalam. Kombinasi Boateng, Zlatan, dan Robinho menciptakan tembakan tajam — bukti kecermatan struktur serangan Milan.

Menekan, Merebut, Menghukum

Gol pertama Milan tercipta lewat pressing yang terorganisir. Robinho menutup jalur umpan ke sisi kanan, memaksa Szczesny melakukan kesalahan fatal.

Allegri menerapkan pressing horizontal yang membuat Arsenal kesulitan keluar dari tekanan. Antonini bertahan lebar demi mengawal Walcott dan mencegah peralihan ke sisi jauh.

Sementara itu, Van Bommel dan Mexes memainkan peran penting di tengah. Mexes leluasa naik karena Van Persie sendirian, sementara Van Bommel menjaga ritme dengan mematikan pergerakan Ramsey.

Kompak Saat Menyerang, Rapat Saat Bertahan

Milan bertahan dengan sangat rapi menggunakan formasi 4-3-1-2. Blok tengah dijaga ketat, memaksa Arsenal melebar dan kehilangan akses ke zona berbahaya.

Arteta sempat mencoba menekan, tapi malah membuka celah besar di sisi lain. Milan memanfaatkan situasi 3v2 dan mencetak gol dengan kecerdikan membaca ruang.

Di babak kedua, kualitas individu mengambil alih. Zlatan dan Robinho memperlihatkan sentuhan kelas atas untuk menambah gol ketiga dan membuat Arsenal makin tenggelam.


Respons Cermat sang Pelatih

Ketika Arsenal mulai mengubah pendekatan dengan menyerang dari tengah, Allegri tak tinggal diam. Ia segera mengubah formasi menjadi 4-4-2 datar dengan memasukkan Ambrosini.

Perubahan itu membuat Milan kembali solid di tengah dan menutup celah yang coba dieksploitasi Arsenal. Ini contoh nyata dari kecermatan membaca situasi pertandingan.

Gol keempat lahir dari skema matang dan gerakan tajam yang memancing pelanggaran di kotak penalti. Penalti Zlatan menutup malam yang nyaris sempurna.

AllegriBall di Puncak Performanya

Laga ini menjadi simbol kehebatan Allegri dalam mengelola taktik dan emosi tim. Milan bermain dengan struktur yang matang, pressing efektif, dan keseimbangan di semua lini.

Bukan hanya strategi awal yang bekerja, tapi juga kemampuan menyesuaikan saat permainan berubah. Allegri tahu kapan harus bertahan, kapan harus menyerang, dan kapan harus mengunci laga.

Kini, dengan kembalinya Allegri dan Arsenal kembali jadi lawan, memori itu pun terasa hidup lagi. Ini mungkin bukan Liga Champions, tapi siapa tahu Singapura jadi tempat Allegri menulis sebuah kisah baru.

Sunday, July 20, 2025

Update Klasemen Pembalap Moto3 2025

 

Klasemen sementara Moto3 2025. Usai balapan Moto3 Ceko 2025 di Sirkuit Automotodrom Brno, pada Minggu (20/7/2025), pembalap Red Bull KTM Ajo, Jose Antonio Rueda, memimpin klasemen sementara dengan koleksi 228 poin.

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap MT Helmets-MSI, Angel Piqueras, di peringkat kedua dengan 143 poin, dan pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, di peringkat ketiga dengan 132 poin.

Sementara itu, peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles, dengan 126 poin, dan pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP, David Munoz, dengan 123 poin.

Berikut klasemen sementara Moto3 2025.

Klasemen Pembalap Moto3 2025
  1. Jose Antonio Rueda - Red Bull KTM Ajo - KTM: 228
  2. Angel Piqueras - MT Helmets-MSI - KTM: 143
  3. Alvaro Carpe - Red Bull KTM Ajo - KTM: 132
  4. Maximo Quiles - CFMoto Aspar Team - KTM: 126
  5. David Munoz - Liqui Moly Dynavolt Intact GP - KTM: 123
  6. Joel Kelso - LevelUp MTA - KTM: 110
  7. Taiyo Furusato - Honda Team Asia - Honda: 82
  8. David Almansa - Leopard Racing - Honda: 75
  9. Dennis Foggia - CFMoto Aspar Team - KTM: 73
  10. Adrian Fernandez - Leopard Racing - Honda: 71
  11. Ryusei Yamanaka - MT Helmets-MSI - KTM: 68
  12. Luca Lunetta - SIC58 Squadra Corse - Honda: 63
  13. Valentin Perrone - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 63
  14. Guido Pini - Liqui Moly Dynavolt Intact GP - KTM: 44
  15. Matteo Bertelle - LevelUp MTA - KTM: 40
  16. Scott Ogden - CIP Green Power - KTM: 38
  17. Stefano Nepa - SIC58 Squadra Corse - Honda: 37
  18. Jacob Roulstone - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 33
  19. Cormac Buchanan - BOE Motorsports - KTM: 27
  20. Riccardo Rossi - Rivacold Snipers Team - Honda: 24
  21. Nicola Fabio Carraro - Rivacold Snipers Team - Honda: 20
  22. Marcos Uriarte - MLav Racing Honda - Honda: 19
  23. Adrian Cruces - MLav Racing Honda - Honda: 13
  24. Ruche Moodley - BOE Motorsports - KTM: 11
  25. Vicente Perez - LevelUp MTA - KTM: 7
  26. Joel Esteban - Red Bull KTM Tech 3 - KTM: 7
  27. Tatchakorn Buasri - Honda Team Asia - Honda: 1
  28. Marco Morelli - BOE Motorsports - KTM: 2
  29. Noah Dettwiler - CIP Green Power - KTM: 0
  30. Eddie O'Shea - MLav Racing Honda - Honda: 0
  31. Jakob Rosenthaler - CFMoto Aspar Team - CFMoto: 0
  32. Lennoxx Phommara - SIC58 Squadra Corse - Honda: 0
  33. Max Cook - MLav Racing Honda - Honda: 0
  34. Leonardo Abruzzo - MLav Racing Honda - Honda: 0

Klasemen Konstruktor dan Tim Moto3 2025

Klasemen konstruktor:

  1. KTM: 300
  2. Honda: 152

Klasemen tim:

  1. Red Bull KTM Ajo: 360
  2. FRINSA - MT Helmets - MSI: 211
  3. CFMOTO Gaviota Aspar Team: 199
  4. LEVELUP-MTA: 169
  5. Leopard Racing: 164
  6. LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP: 149
  7. Red Bull KTM Tech3: 103
  8. SIC58 Squadra Corse: 100
  9. Honda Team Asia: 83
  10. CIP Green Power: 51
  11. Rivacold Snipers Team: 44
  12. DENSSI Racing - BOE: 40
  13. GRYD - Mlav Racing: 7

Jadwal Balapan MotoGP 2025

Seri 1: Buriram, Thailand, 28 Februari-2 Maret 2025
Seri 2: Termas de Rio Hondo, Argentina, 14-16 Maret 2025
Seri 3: Austin, Amerika Serikat, 28-30 Maret 2025
Seri 4: Lusail, Qatar, 11-13 April 2025
Seri 5: Jerez, Spanyol, 25-27 April 2025
Seri 6: Le Mans, Prancis, 9-11 Mei 2025*
Seri 7: Silverstone, Inggris, 23-25 Mei 2025
Seri 8: MotorLand Aragon, Aragon, 6-8 Juni 2025
Seri 9: Mugello, Italia, 20-22 Juni 2025
Seri 10: Assen, Belanda, 27-29 Juni 2025*
Seri 11: Sachsenring, Jerman, 11-13 Juli 2025
Seri 12: Automotodrom Brno, Ceko, 18-20 Juli 2025
Seri 13: Red Bull Ring, Austria, 15-17 Agustus 2025*
Seri 14: Balaton Park, Hungaria, 22-24 Agustus 2025*
Seri 15: Barcelona-Catalunya, Catalunya, 5-7 September 2025*
Seri 16: Misano, San Marino, 12-14 September 2025*
Seri 17: Motegi, Jepang, 26-28 September 2025
Seri 18: Mandalika, Indonesia, 3-5 Oktober 2025
Seri 19: Phillip Island, Australia, 17-19 Oktober 2025
Seri 20: Sepang, Malaysia, 24-26 Oktober 2025
Seri 21: Portimao, Portugal, 7-9 November 2025*
Seri 22: Ricardo Tormo, Valencia, 14-16 November 2025

Saturday, July 19, 2025

Menangi Sprint Race MotoGP Ceko 2025, Marc Marquez Patahkan Rekor Kemenangan Pecco Bagnaia

 

Pembalap Ducati Lenovo TeamMarc Marquez, meraih kemenangan dalam Sprint Race MotoGP Ceko 2025 di Sirkuit Automotodrom Brno pada Sabtu (19/7/2025). Ini adalah kemenangan Sprint Marquez yang ke-11 musim ini.

Ini juga merupakan kemenangan Sprint Marquez yang ke-12 selama ia berkarier di MotoGP. Sebagai catatan, Sprint diperkenalkan di MotoGP untuk pertama kali pada 2023, dan Marquez hanya meraih satu kemenangan pada 2024 ketika membela Gresini Racing.

Berkat kemenangan Sprint di Brno, sang delapan kali juara dunia pun mematahkan rekor kemenangan sang tandem, Pecco Bagnaia, yang sepanjang kariernya mengoleksi 11 kemenangan Sprint.


Bisa Samai Rekor Jorge Martin di MotoGP Austria 2025

Alhasil, Marquez kini menjadi pembalap dengan kemenangan Sprint terbanyak kedua sepanjang sejarah, di belakang Jorge Martin, yang sejauh ini mengoleksi 13 kemenangan.

Jika berhasil merebut kemenangan Sprint dalam pekan balap MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada 16 Agustus 2025 mendatang, maka Marquez akan menyamai rekor Martin.

Berikut pembalap MotoGP dengan kemenangan Sprint terbanyak sepanjang sejarah.


Daftar Pembalap MotoGP dengan Kemenangan Sprint Terbanyak

  1. Jorge Martín: 16 kemenangan
  2. Marc Marquez: 12 kemenangan
  3. Pecco Bagnaia: 11 kemenangan
  4. Alex Marquez: 3 kemenangan
  5. Brad Binder: 2 kemenangan
  6. Maverick Vinales: 2 kemenangan
  7. Aleix Espargaro: 2 kemenangan
  8. Enea Bastianini: 2 kemenangan
  9. Marco Bezzecchi: 1 kemenangan

Friday, July 18, 2025

Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF U-23 2025

 

Jangan lewatkan, informasi hasil lengkap, klasemen, dan top skor Piala AFF U-23 2025 atau juga disebut sebagai Asean U-23 Mandiri Cup 2025. Turnamen ini akan digelar di Indonesia dari 15 sampai 29 Juli 2025.

Turnamen Piala AFF U-23 2025 kembali bergulir pada hari Jumat (18/07/2025). Pertandingan kali ini mempertemukan Brunei U-23 dengan Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Duel ini berlangsung dengan dominasi penuh dari tim Malaysia. Sejak menit awal, Brunei kesulitan mengimbangi permainan lawan dan akhirnya tumbang dengan skor telak 1-7.

Kemenangan besar ini mengantar Malaysia U-23 meraih tiga poin perdana di Grup A. Mereka kini duduk di posisi kedua klasemen sementara, tertinggal selisih gol dari pemuncak grup.

Sementara itu, kekalahan ini jadi pukulan telak bagi Brunei U-23. Dengan hasil ini, mereka harus angkat koper lebih cepat dari turnamen Piala AFF U-23 2025.

Saat ini ada laga antara Timnas Filipina U-23 vs Timnas Indonesia U-23. Kickoff dimulai sejak pukul 20.00 WIB.

Berikut hasil lengkap, klasemen, dan top skor Piala AFF U-23 2025.

Tim-tim Peserta Piala AFF U-23/ Asean U-23 Mandiri Cup 2025


Brunei Darussalam

Filipina

Indonesia

Kamboja

Laos

Malaysia

Myanmar

Thailand

Timor-Leste

Vietnam



Hasil dan Klasemen Grup A Piala AFF U-23 2025

Selasa 15 Juli 2025

17.00 WIB Malaysia U-23 0-2 Filipina U-23

  • (Otu Abang Banatao 9', 40')

20.00 WIB Indonesia U-23 8-0 Brunei Darussalam U-23

  • (Jens Raven 2’, 9’, 31’, 33’, 41’, 62’, Arkhan Fikri 20’, Rayhan Hannan 35’)

Jumat 18 Juli 2025

17.00 WIB Brunei Darussalam U-23 1-7 Malaysia U-23

  • (Haziq Naqiuddin Syamra 74’; Danish Syamer 3’, Nazry Azaman 4’ -BD, Haykal Danish 32’, Haqimi Azim 42’, 89, Danish Hakimi 69’, Fergus Tierney 76’)

20.00 WIB Filipina U-23 vs Indonesia U-23

Senin 21 Juli 2025

20.00 WIB Indonesia U-23 vs Malaysia U-23

20.00 WIB Filipina U-23 vs Brunei Darussalam U-23


Hasil dan Klasemen Grup B Piala AFF U-23 2025

Rabu 16 Juli 2025

17.00 WIB Laos U-23 1-1 Kamboja U-23

  • (Phat Sokha 57'; Phousomboun Panyavong 18')

Sabtu 19 Juli 2025

17.00 WIB Laos U-23 vs Vietnam U-23

Selasa 22 Juli 2025

20.00 WIB Vietnam U-23 vs Kamboja U-23


Hasil dan Klasemen Grup C Piala AFF U-23 2025

Rabu 16 Juli 2025

20.00 WIB Myanmar U-23 4-4 Timor Leste U-23

  • (Shine Wanna Aung 13' Zaw Win Thein 39' -pen, Than Toe Aung 55', Min Maw Oo 62'; Zenivio Mota 45+2', Luis Figo 53', Vabio Canavaro 75', Alexandro Bakhito 90+2')

Sabtu 19 Juli 2025

20.00 WIB Timor Leste U-23 vs Thailand U-23

Selasa 22 Juli 2025

20.00 WIB Thailand U-23 vs Myanmar U-23


Klasemen Peringkat Kedua Terbaik

*Hanya satu tim peringkat kedua yang akan lolos ke babak semifinal.

*Hasil melawan tim peringkat keempat di Grup A tidak akan diperhitungkan dalam pemeringkatan ini.


Semifinal dan Final Piala AFF U-23 2025

Semifinal

25 Juli 2025

Semifinal 1: Pemenang Grup B vs Pemenang Grup C/Peringkat Kedua Grup A

Semifinal 2: Pemenang Grup A vs Peringkat Kedua Grup B Atau C/ Pemenang Grup C

Playoff Peringkat Ketiga

28 Juli 2025

Tim yang Kalah di Semifinal 1 vs Tim yang Kalah di Semifinal 2

Final

29 Juli 2025

Tim yang Menang di Semifinal 1 vs Tim yang Menang di Semifinal 2


Top Skor Piala AFF U-23 2025

6 Gol: Jens Raven (Indonesia)

2 Gol: Otu Abang Banatao (Filipina), Haqimi Azim (Malaysia)

1 Gol: Arkhan Fikri (Indonesia), Rayhan Hannan (Indonesia), Phat Sokha (Kamboja), Phousomboun Panyavong (Laos), Shine Wanna Aung (Myanmar), Zaw Win Thein (Myanmar), Than Toe Aung (Myanmar), Min Maw Oo (Myanmar), Zenivio Mota (Timor Leste), Luis Figo (Timor Leste), Vabio Canavaro (Timor Leste), Alexandro Bakhito (Timor Leste), Haziq Naqiuddin Syamra (Brunei) Danish Syamer (Malaysia), Haykal Danish (Malaysia), Danish Hakimi (Malaysia), Fergus Tierney (Malaysia)


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...