Thursday, July 17, 2025

Tegas Tak Ada Anak Emas, Aprilia Tak Sabar Lihat Jorge Martin dan Marco Bezzecchi Kerja Bareng

 

CEO Aprilia RacingMassimo Rivola, tidak sabar untuk melihat Jorge Martin dan Marco Bezzecchi kembali bekerja sama mulai MotoGP Ceko di Automotodrom Brno pada 18-20 Juli 2025. Sebab, Martin sudah mendapatkan lampu hijau untuk kembali balapan usai cedera panjang.

Selama absen, Martin digantikan oleh test rider Aprilia, Lorenzo Savadori. Selain itu, Bezzecchi memimpin Aprilia, baik dalam pengembangan motor RS-GP maupun dalam meraih hasil apik di lintasan. Ia sudah beberapa kali naik podium, dan jadi pembalap non-Ducati terbaik di klasemen.

Kepada Sky Sport Italia, Rivola tak memungkiri bahwa Bezzecchi akan jadi referensi Martin dalam beradaptasi dengan RS-GP ketika kembali nanti. Namun, ia juga menegaskan ini bukan berarti Bezzecchi berstatus pembalap nomor satu dan Martin berstatus pembalap nomor dua di Aprilia.

Ingin Jorge Martin Segera Samai Performa Marco Bezzecchi

"Marco jelas merupakan acuan. Namun, tidak ada pembalap utama atau kedua. Yang bicara adalah catatan waktu dan peringkat di klasemen. Jadi, saya tidak suka bicara tentang pembalap nomor satu atau dua," ujar Rivola pada Minggu (13/7/2025).

"Jorge jelas akan lebih kesulitan di awal, karena kurang pengalaman. Namun, saya harap dia bisa menyamai Marco sesegera mungkin, karena mulai sekarang, mereka bisa saling dorong," lanjut eks Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 ini.


Marco Bezzecchi Tak Lagi Harus Berjuang Sendirian

Rivola pun mengaku tidak sabar untuk melihat 'Martinator' dan 'Bez' kembali bekerja sama. Dengan kehadiran Martin, maka kini Bezzecchi bisa membandingkan performanya dengan pembalap yang levelnya setara.

"Sampai sekarang, Marco berjuang sendirian. Sava memang melakukan pekerjaan fantastis, tetapi saya tak sabar menunggu mereka berdua (Martin dan Bezzecchi) di trek bersama-sama, agar keduanya bisa saling berkontribusi saat kami terus berkembang tanpa henti," pungkas Rivola.

Sumber: Sky Sport Italia

Wednesday, July 16, 2025

Investigasi Insiden Baju Balap Franco Morbidelli, Dainese Sebut Kecelakaan MotoGP Makin Brutal

 

Produsen baju balap asal Italia, Dainese, akan melakukan investigasi mengenai insiden mencengangkan yang dialami Franco Morbidelli dalam Sprint MotoGP Jerman di Sachsenring pada Sabtu (12/7/2025). Morbidelli mengalami kecelakaan di Tikungan 8, beberapa kali terguling, dengan ritsleting baju balapnya terbuka lebar.

Dainese merupakan produsen baju balap yang setia menyuplai baju balap untuk Valentino Rossi sampai sekarang. Kecuali Pecco Bagnaia (Alpinestars), seluruh anak didik dan pembalap Rossi juga memakai Dainese. Alhasil, Morbidelli sebagai anggota VR46 Riders Academy dan pembalap Pertamina Enduro VR46, juga memakai baju balap itu.

Akibat kecelakaannya di Sachsenring, Morbidelli mengalami cedera bahu kiri. Meski lolos dari patah tulang, juara dunia Moto2 2017 dan runner up MotoGP 2020 itu harus mundur dari sisa pekan balap karena kesakitan. Racing Service Manager Dainese, Pietro Mastrapasqua, sudah menyimpan baju balap Morbidelli dan menanti helm AGV milik rider Italia itu.

Ritsleting Dainese Punya Sistem 'Self-Locking'

Kepada GPOne, Selasa (15/7/2025), Mastrapasqua menyatakan bahwa baju balap dan helm Morbidelli akan segera dikirim ke Italia untuk dianalisis. Menurutnya, insiden ini sangat serius dan harus diinvestigasi secara mendalam agar tak terulang di masa depan, mengingat MotoGP makin berbahaya.

"Ini anomali yang sebelumnya tak pernah terjadi. Kami harus menganalisis data untuk memahami kekuatan dampaknya, karena baju balap ini terkait dengan gerakan signifikan. Kami jelas harus memperbaikinya untuk masa depan, karena kecelakaan-kecelakaan ini makin brutal," ujar Mastrapasqua.

"Kami harus menganalisis materialnya, karena jika dilihat sekilas, kami dan IRTA (Asosiasi Tim Balap MotoGP) tidak menemukan hal abnormal. Sesuatu jelas terjadi, meski baju balap ini sudah melewati berbagai tes. Material kami benar-benar dites dengan ritsleting self-locking (terkunci sendiri). Ini semua sangat janggal," lanjutnya.


Bersyukur Airbag Franco Morbidelli Aktif

Mastrapasqua bersyukur sistem airbag milik Dainese, 'D-Air', aktif dan mengembang sekalinya Morbidelli terlempar ke udara. Meski begitu, ia mensinyalir Dainese akan berkolaborasi dengan AGV dalam investigasi ini. Sebab, ritsleting baju balap Morbidelli terbuka ketika leher rider 30 tahun itu tertekuk.

"Airbag-nya aktif, membuat dampaknya tidak terlalu parah. Yang jelas, ketika Franky menundukkan kepala, bajunya terbuka, dan kami harus melihat apakah itu mengenai sesuatu," ungkap Mastrapasqua, yang juga menyatakan bahwa ritsleting Dainese sudah dites dengan baik sesuai regulasi.

"Ritsleting kami self-locking, dan Anda tak bisa membukanya, meski ketika terbuka setengah. Selain tu, ada regulasi sistem retensi yang wajib dipatuhi, yakni velcro sederhana yang bisa mengunci ritsletingnya lebih baik," pungkasnya.

Sumber: GPOne

Tuesday, July 15, 2025

Link Live Streaming MotoGP 2025, Jangan Lupa Dukung Rider Jagoanmu!

 

Jadwal dan link live streaming MotoGPMoto2Moto3, dan MotoE 2025. Semua sesi dan balapan MotoGP 2025 akan disiarkan secara langsung lewat Vidio di SPOTV.

Musim 2025 mampir ke 18 negara dan terdiri dari 22 seri. MotoGP menggelar total 44 balapan, yakni 22 balapan Sprint dan 22 balapan Grand Prix. Sementara itu, Moto3 dan Moto2 masing-masing menggelar 22 balapan. MotoE sendiri terdiri dari 7 seri, yang artinya ada total 14 balapan.

Poin balapan Grand Prix diberikan secara penuh kepada 15 pembalap terdepan, sementara poin balapan Sprint hanya diberikan kepada 9 pembalap terdepan dengan sistem setengah poin dari balapan Grand Prix.

Bolaneters pun harus memastikan diri jangan sampai ketinggalan aksi Jorge Martin, Pecco Bagnaia, Marc Marquez, Fabio Quartararo, Joan Mir, Pedro Acosta, dan pembalap lainnya.

Berikut jadwal lengkap kalender balap MotoGP 2025.


Jadwal Lengkap MotoGP 2025


Seri 1: Buriram, Thailand, 28 Februari-2 Maret 2025
Seri 2: Termas de Rio Hondo, Argentina, 14-16 Maret 2025
Seri 3: Austin, Amerika Serikat, 28-30 Maret 2025
Seri 4: Lusail, Qatar, 11-13 April 2025
Seri 5: Jerez, Spanyol, 25-27 April 2025
Seri 6: Le Mans, Prancis, 9-11 Mei 2025*
Seri 7: Silverstone, Inggris, 23-25 Mei 2025
Seri 8: MotorLand Aragon, Aragon, 6-8 Juni 2025
Seri 9: Mugello, Italia, 20-22 Juni 2025
Seri 10: Assen, Belanda, 27-29 Juni 2025*
Seri 11: Sachsenring, Jerman, 11-13 Juli 2025
Seri 12: Automotodrom Brno, Ceko, 18-20 Juli 2025
Seri 13: Red Bull Ring, Austria, 15-17 Agustus 2025*
Seri 14: Balaton Park, Hungaria, 22-24 Agustus 2025*
Seri 15: Barcelona-Catalunya, Catalunya, 5-7 September 2025*
Seri 16: Misano, San Marino, 12-14 September 2025*
Seri 17: Motegi, Jepang, 26-28 September 2025
Seri 18: Mandalika, Indonesia, 3-5 Oktober 2025
Seri 19: Phillip Island, Australia, 17-19 Oktober 2025
Seri 20: Sepang, Malaysia, 24-26 Oktober 2025
Seri 21: Portimao, Portugal, 7-9 November 2025*
Seri 22: Ricardo Tormo, Valencia, 14-16 November 2025
*) dengan MotoE


Monday, July 14, 2025

Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi Patah Hati di MotoGP Jerman, Tapi Tetap Happy Karena Kompetitif

 

Fabio di Giannantonio dan Marco Bezzecchi terpaksa 'patah hati' usai sama-sama gagal finis akibat kecelakaan di Tikungan 1 Sachsenring dalam MotoGP Jerman 2025, Minggu (13/7/2025). Uniknya, keduanya juga pulang ke Italia dengan rasa puas atas performa mereka yang terbukti kompetitif.

Start dari pole, Marc Marquez langsung memimpin dan tak terjamah sampai finis. Di lain sisi, Bezzecchi melakukan holeshot dan melaju di posisi kedua, tetapi segera tersalip oleh Giannantonio pada Lap 2. Posisi tiga besar pun tak berubah sampai Lap 18, di mana Giannantonio jatuh di Tikungan 1.

Insiden 'Diggia' membuat Bezzecchi naik ke posisi kedua, tetapi ia dapat giliran kecelakaan di tikungan yang sama pada Lap 21 dan gagal finis. Keduanya pun kompak merasa kecewa karena gagal merebut podium setelah menunjukkan performa yang kuat sepanjang akhir pekan.


Fabio Diggia Janji Bakal Lebih Kuat di Balapan Berikutnya


Lewat program 'After The Flag' di MotoGP.com, Giannantonio pun mengaku sudah berusaha mengerahkan yang terbaik demi menyabet trofi. Namun, harapannya sirna setelah ban depannya selip di Tikungan 1. Beruntung, meski mengalami kecelakaan hebat, ia lolos dari cedera.

"Saya sangat ingin finis dengan cara yang hebat, seperti yang saya coba. Saya ingin menciptakan ritme. Saya sempat melakukannya. Saya mencoba sedikit ngotot, untuk membuat jarak dari Bez, tapi ban depan saya selip. Kecelakaan itu besar di gravel, tetapi saya baik-baik saja," curhatnya.

"Kami harus mengambil hal positifnya. Kami cepat, kami di depan. Saya rider terdekat dengan Marc, yang tidak terjangkau di sini. Ini berarti kami makin kuat. Kami harus merasa supersenang, dengan senyuman besar, dan kami akan kembali lebih kuat di Brno," lanjut rider berusia 26 tahun ini.


Marco Bezzecchi Lakukan Kesalahan Gara-Gara Kurang Ngotot


Bezzecchi juga mengakui melakukan kesalahan di pengereman. Lewat GPOne, ia menyatakan dirinya mengerem dengan cara yang sama seperti lap pembuka, tetapi tidak terlalu agresif. Sekalinya ban depan dan belakang melaju sejajar, ia mengalami understeer tepat di titik aspal tikungan pertama melaju turun.

"Saya jelas kecewa pada diri sendiri, meski ini bisa terjadi dalam balapan macam itu, di mana Anda tak bisa ngotot sepanjang waktu. Ban dan motor ini, segalanya dibuat untuk mencapai limit performa. Ketika Anda tak melakukannya, mudah bikin kesalahan. Jika melihat ke belakang, seharusnya saya tetap mengerem agresif," tuturnya.

"Saya senang atas akhir pekan ini. Performa saya hari ini lebih baik dari dugaan. Marc melenggang, tetapi saya mengejar Diggia sebelum ia terjatuh, dan mengendalikan jarak di depan Alex. Saya pun puas. Tim saya bekerja luar biasa seperti biasa, dan saya mengalami kemajuan. Kami akan coba mulai lagi dari sini," pungkas 'Bez'.

Sumber: MotoGP, GPOne

Sunday, July 13, 2025

Update Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025

 

Klasemen pembalap Red Bull Rookies Cup 2025. Usai Race 2 Red Bull Rookies Cup Jerman 2025 di Sirkuit Sachsenring, pada Minggu (13/7/2025), pembalap Malaysia, Hakim Danish, memimpin klasemen sementara dengan koleksi 154 poin.

Danish diikuti oleh pembalap Spanyol, Brian Uriarte, di peringkat kedua dengan 141 poin, dan pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, di peringkat ketiga dengan 130 poin.

Sementara itu, peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh duet pembalap Spanyol lainnya, Benat Fernandez, dengan 102 poin, dan David Gonzalez dengan 98 poin.

Pembalap Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, berada di peringkat ke-10 dengan koleksi 65 poin.

Berikut klasemen sementara Red Bull Rookies Cup 2025.


Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2025


  1. Hakim Danish - Malaysia: 154
  2. Brian Uriarte - Spanyol: 141
  3. Veda Ega Pratama - Indonesia: 130
  4. Benat Fernandez - Spanyol: 102
  5. David Gonzalez - Spanyol: 98
  6. Marco Morelli - Argentina: 75
  7. Carter Thompson - Australia: 75
  8. Zen Mitani - Jepang: 68
  9. Giulio Pugliese - Italia: 67
  10. Kiandra Ramadhipa - Indonesia: 65
  11. Leo Rammerstorfer - Austria: 60
  12. Yaroslav Karpushin - Kirgistan: 59
  13. Guillem Planques - Prancis: 58
  14. Kristian Daniel jr - Amerika Serikat: 57
  15. Kiattisak Singhapong - Thailand: 46
  16. Sullivan Mounsey - Inggris: 32
  17. Luca Agostinelli - Vietnam: 30
  18. Kerman Tinez - Venezuela: 17
  19. Gabriel Tesini - San Marino: 14
  20. Lucas Brown - Inggris: 13
  21. Jurrien van Crugten - Belanda: 12
  22. Alejandra Fernandez - Spanyol: 8
  23. Kgopotso Mononyane - Afrika Selatan: 8
  24. David da Costa - Prancis: 7
  25. Joel Pons - Spanyol: 4

Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2025

Seri 1: Jerez, Spanyol, 26-27 April 2025

  • Pemenang Race 1: Brian Uriarte - Spanyol
  • Pemenang Race 2: Carter Thompson - Australia

Seri 2: Le Mans, Prancis, 10-11 Mei 2025

  • Pemenang Race 1: Brian Uriarte - Spanyol
  • Pemenang Race 2: Benat Fernandez - Spanyol

Seri 3: MotorLand Aragon, Spanyol, 7-8 Juni 2025

  • Pemenang Race 1: Brian Uriarte - Spanyol
  • Pemenang Race 2: Hakim Danish - Malaysia

Seri 4: Mugello, Italia, 21-22 Juni 2025

  • Pemenang Race 1: Veda Ega Pratama - Indonesia
  • Pemenang Race 2: Veda Ega Pratama - Indonesia

Seri 5: Sachsenring, Jerman, 12-13 Juli 2025

  • Pemenang Race 1: Brian Uriarte - Spanyol
  • Pemenang Race 2: 

Seri 6: Red Bull Ring, Spielberg, Austria, 16-17 Agustus 2025

Seri 7: Misano, San Marino, 13-14 September 2025

Saturday, July 12, 2025

Update Klasemen Pembalap R3 BLU CRU World Cup 2025

 

Klasemen sementara R3 BLU CRU World Cup 2025. Usai finis kedua dalam Race 1 R3 BLU CRU World Cup Inggris 2025 di Sirkuit Donington Park, pada Sabtu (12/7/2025), pembalap ARCO Motor University Team, Alessandro di Persio, memimpin klasemen sementara dengan koleksi 90 poin.

Pembalap Italia ini diikuti oleh pembalap BGR Smrz Racing, Christopher Clark, di peringkat kedua dengan 75 poin, dan pembalap BLU CRU Yamaha Racing Japan, Teppei Kugawa, di peringkat ketiga dengan 73 poin.

Sementara itu, peringkat keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Yamaha AD78 FIM Latinoamerica, Mario Salles Neto, dengan 59 poin, dan pembalap BLU CRU Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska, dengan 51 poin.

Berikut klasemen sementara R3 BLU CRU World Cup 2025.


Klasemen Pembalap R3 BLU CRU World Cup 2025


  1. Alessandro di Persio - ARCO Motor University Team: 90
  2. Christopher Clark - BGR Smrz Racing: 75
  3. Teppei Kugawa - BLU CRU Yamaha Racing Japan: 73
  4. Mario Salles Neto - Yamaha AD78 FIM Latinoamerica: 59
  5. Arai Agaska - BLU CRU Yamaha Racing Indonesia: 51
  6. Aymon Bocanegra Boone - Yamaha AD78 FIM Latinoamerica: 40
  7. Dawid Nowak - Szkopek Team: 33
  8. Jean Kento Turner - Izumi Colour: 32
  9. Marco Truoiolo - AG Motorsport Italia: 30
  10. Salvatore Germando - Racestar: 30
  11. Angelo Mottola - AG Motorsport Italia: 29
  12. Emanuele Pastore - BLU CRU Yamaha Racing Italy: 27
  13. Indi Schunselaar - BLU CRU Yamaha Racing Benelux: 24
  14. Daniel Krabacher - BLU CRU Yamha Racing Austria: 22
  15. Troy Sovicka - BGR Smrz Racing: 22
  16. Maksymilian Palmowski - Szkopek Team: 18
  17. Ivan Spada - BLU CRU R3 SuperFinale: 13
  18. Kakeru Okunuki - BLU CRU Yamaha Racing Asia Pacific: 11
  19. Xarly Mendez De Oleo - 74 Academy: 8
  20. Viggo Megard - BLU CRU R3 Superfinale: 7
  21. Ruggero Berti - Bierreti Racing: 4
  22. Aleix Gines Corpa - BLU CRU R3 SuperFinale: 1

Jadwal Balapan WorldSBK 2025

Seri 1: Portimao, Portugal, 28-30 Maret 2025

Seri 2: Misano, Italia, 13-15 Juni 2025

Seri 3: Donington Park, Inggris, 11-13 Juli 2025

Seri 4: Balaton Park, Hungaria, 25-27 Juli 2025

Seri 5: MotorLand Aragon, Spanyol, 26-28 September 2025

Seri 6: Estoril, Portugal, 10-12 Oktober 2025

Friday, July 11, 2025

XSR 360 East Java Voyage, Buktikan Ketangguhan Yamaha XSR 155 Sejauh 1.000 KM

 


Pada 27-29 Juni 2025 lalu, jalanan Jawa Timur menjadi saksi bisu dari ajang touring akbar “XSR 360 East Java Voyage” yang dihelat oleh Yamaha STSJ. Mengusung tagline “Feel The Heritage, Live The Ride”, acara ini dikuti lebih dari 70 pengendara. Eveni ini juga sekaligus membuktikan langsung bagaimana performa, daya tahan, dan efisiensi dari Yamaha XSR 155 dalam sebuah perjalanan yang 


Rangkaian Kegiatan

Perjalanan mengusung konsep estafet, rombongan utama yang berangkat dari Surabaya disambut oleh para pengendara lokal di beberapa kota. Persiapan dilakukan di Surabaya, mulai dari technical meeting hingga pengecekan unit motor peserta. Memasuki Etape Selatan, rombongan yang memulai perjalanan dari Surabaya disambut oleh para riders lokal di titik temu Simpang Lima Gumul, Kediri. Setelah itu, perjalanan berlanjut menuju Blitar untuk singgah dan berfoto di depan Museum Agung Bung Karno.



Keseruan berlanjut saat rombongan tiba di Malang, di mana para peserta mengikuti agenda night ride untuk mengambil gambar di ikon-ikon kota Malang pada malam hari sebelum beristirahat. Memulai Etape Utara, para pengendara dilepas dari Sentral Yamaha Jember dan melanjutkan perjalanan melintasi wilayah tapal kuda. Di Jember, rombongan disambut dengan hangat saat mengunjungi Eiger Store untuk sesi refreshment.


Puncak dari seluruh rangkaian acara adalah “Campforia” yang digelar di Pascamp Park, Banyuwangi. Dimana seluruh ikatan komunitas melebur menjadi satu. Sesi BBQ, hiburan musik, dan berbagai permainan berhasil memperkuat tali persaudaraan (brotherhood) antar sesama pengguna XSR 155 dari berbagai daerah. Perjalanan panjang ini akhirnya ditutup saat seluruh peserta menyentuh garis finis di Taman Nasional Baluran, Situbondo.


Sukses Satukan Komunitas

Rifany Widjaja, Deputy Director Sales and Marketing STSJ, mengatakan “XSR 360 East Java Voyage telah berhasil melampaui ekspektasi. Konsep estafet terbukti sukses menyatukan komunitas dari berbagai kota. Antusiasme luar biasa dari seluruh peserta, terutama saat momen Campforia, menunjukkan bahwa XSR 155 bukan hanya motor yang tangguh untuk segala medan, tapi juga pemersatu yang kuat bagi para pengendaranya. Ini adalah bukti nyata dari filosofi ‘Live the Ride’


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...