Monday, November 11, 2024

Garuda Limousine, Bukti Kemandirian Indonesia di Kendaraan Kepresidenan

 


PT Pindad kembali menunjukkan inovasinya dalam industri alutsista dengan merilis kendaraan khusus untuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kendaraan yang diberi nama Garuda Limousine MV3 ini merupakan varian terbaru dari kendaraan lapis baja MV3 yang dirancang khusus sesuai arahan Presiden Prabowo.

Dengan desain eksklusif berwarna putih, Garuda Limousine MV3 dilengkapi berbagai fitur keamanan tinggi dan kenyamanan maksimal. Peluncuran mobil ini merupakan wujud kemandirian bangsa dalam produksi kendaraan khusus berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar keamanan presiden.

Spesifikasi dan Fitur Keamanan Tinggi Garuda Limousine

Garuda Limousine MV3 hadir sebagai kendaraan kepresidenan eksklusif dengan bobot 2,95 ton dan dimensi panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, serta tinggi 1,87 meter. Kendaraan ini dilengkapi dengan long wheelbase yang membuat kabin terasa lebih luas dan nyaman. Mesin Garuda Limousine memiliki daya hingga 202 PS atau sekitar 199 HP, yang dipadukan dengan transmisi otomatis 8 percepatan.

Di samping daya mesin yang handal, Garuda Limousine memiliki kecepatan maksimum 100 km/jam. Desain eksteriornya yang maskulin dan protektif didukung material berkualitas tinggi, membuat kendaraan ini tidak hanya terlihat elegan tetapi juga tahan lama. Pihak PT Pindad melalui akun Instagram resmi menyebutkan, “Presiden Prabowo percaya bahwa Garuda Limousine kepresidenan buatan dalam negeri ini menunjukkan upaya keras PT Pindad dalam mewujudkan kemandirian bangsa Indonesia.”

Fitur Keamanan Canggih untuk Perlindungan Maksimal

PT Pindad menyiapkan Garuda Limousine dengan lapisan komposit armor yang mampu menahan berbagai jenis peluru kaliber militer, termasuk 7,62 x 51 mm NATO ball dan 5,56 x 45 mm M193. Kendaraan ini juga dilengkapi kaca anti peluru dengan standar perlindungan level B5/B6, serta ban berukuran R21 tipe Run Flat Tyre (RFT) yang memungkinkan kendaraan tetap melaju walaupun mengalami kebocoran di perjalanan.

Dengan fitur-fitur canggih tersebut, Garuda Limousine memastikan keamanan yang dibutuhkan oleh Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan tugas mereka. PT Pindad menekankan pentingnya proteksi kendaraan sebagai prioritas utama dalam pembuatan Garuda Limousine.

Evolusi PT Pindad Menuju Kemandirian Alutsista

PT Pindad (Persero) memiliki sejarah panjang dalam industri manufaktur persenjataan Indonesia. Sejak awal berdiri dengan nama Constructie Winkel pada tahun 1808, perusahaan ini telah beberapa kali berganti nama dan status kepemilikan, mulai dari Artillerie Constructie Winkel (1861), Artillerie Incrichtingen (1918), hingga Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) pada tahun 1950.

Pada tanggal 29 April 1983, PT Pindad ditetapkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertahanan dan keamanan, hingga kini berfokus pada pengembangan kendaraan khusus, senjata, dan peralatan industri. Dengan status sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertahanan (DEFEND ID), Pindad terus berinovasi untuk kemandirian bangsa Indonesia dalam bidang alutsista.

Komitmen PT Pindad untuk Produksi Nasional Berkualitas Tinggi

Sebagai perusahaan yang dipegang penuh oleh negara, PT Pindad memiliki misi untuk meningkatkan daya saing nasional melalui inovasi produk, khususnya kendaraan pertahanan seperti Garuda Limousine. Garuda Limousine ini merupakan contoh konkret dari kemampuan industri dalam negeri untuk menghasilkan kendaraan berstandar kepresidenan.

Sejalan dengan perkembangan industri teknologi dan keamanan, PT Pindad terus berinovasi untuk menciptakan berbagai produk yang dapat mendukung sektor keamanan nasional serta kebutuhan pertahanan Indonesia. Kendaraan Garuda Limousine diharapkan menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa Indonesia mampu menciptakan kendaraan berkualitas tinggi di kelas internasional.

People Also Ask

1. Apa kelebihan utama Garuda Limousine dibandingkan kendaraan lain?

Garuda Limousine dilengkapi fitur keamanan tingkat tinggi, termasuk pelindung anti peluru level B5/B6 dan lapisan komposit armor untuk melindungi dari peluru kaliber militer. Selain itu, desain long wheelbase memberikan ruang kabin yang luas dan nyaman.

2. Mengapa Presiden Prabowo memilih Garuda Limousine buatan PT Pindad?

Presiden Prabowo memilih Garuda Limousine sebagai simbol kemandirian industri pertahanan Indonesia, karena kendaraan ini merupakan produksi dalam negeri yang menunjukkan kemampuan PT Pindad dalam menyediakan kendaraan berstandar kepresidenan.

3. Apa yang membedakan Garuda Limousine dengan MV3 standar?

Garuda Limousine merupakan varian pengembangan dari MV3 dengan desain dan fitur-fitur yang lebih eksklusif dan maskulin, khusus disesuaikan untuk kebutuhan presiden dengan tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih tinggi.

Sunday, November 10, 2024

Cek Testimoni Pengguna Wuling Alvez Setelah Pakai 20.000 Kilometer

 


Penasaran dengan Wuling Alvez? Mobil bersosok compact SUV ini terkenal dengan fitur-fitur canggihnya.

Contohnya Advanced Driver Assistance System (ADAS), sistem paket keselamatan cerdas yang jadi pelengkap kekinian di sebuah kendaraan SUV dan melengkapi kebutuhan masyarakat di tengah aktivitas padat sehari-hari.

Namun apa rasanya memiliki compact SUV Wuling Alvez? Cek testimoni pemakainya di bawah ini:

Mobil yang Kencang

Salah seorang pengguna Wuling Alvez bernama Tomi dari Bekasi mengatakan kalau mobil ini adalah mobil yang sporty.

"Speed dari 0 sampai gigi 6 tuh cepat," kata Tomi yang sudah menggunakan Wuling Alvez 1 tahun, dengan odometer 20.000 km.

Wuling memasangkan Alvez dengan mesin bensin 1.5L. Dengan mesin yang akseleratif, Alves dilengkapi mode berkendara Eco yang membantu mengefisienkan konsumsi bahan bakar.

"Kencang tarikannya, akselerasinya bagus," tambah dia soal Alvez pilihannya yang merupakan tipe SE ini.

Stabil

Yang juga menunjang ketertarikannya selama memakai Wuling Alvez selain akseleratif adalah stabil.

Dengan kabin dan bagasi luas di mobil berukuran 4.350 mm (panjang), 1.750 mm (lebar), 1.610 mm (tinggi), dengan wheelbase 2.550 mm ini, Wuling Alvez mantap di aspek ini.

"Di saat digunakan di kecepatan tinggi, dia stabil banget," kata Tomi.

Ganteng


Tampilan jadi sekian poin utama pula saat mempertimbangkan meminang sebuah kendaraan. Begitu juga bagi Tomi.

"Pokoknya laki banget deh mobilnya. Ganteng," kata dia soal mobil yang dipasangi velg alloy 16 inci ini.

Selain tampilan dan kesan soal akselerasi, Wuling juga fokus pada fitur-fitur kenyamanan.

WIND (Wuling Indonesian Command) untuk perintah berbahasa Indonesia adalah sesuatu yang ikonik di brand ini, di samping IoV (Internet of Vehicle) yang menghubungkan kendaraan dengan aplikasi My Wuling+.

Electric sunroof, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), sampai sistem infotainment dengan layar sentuh 10.25 inci memberikan kenyamanan sekaligus kemudahan yang membawa ketenangan.

Tidak ketinggalan pula fitur kenyamanan seperti smart key dengan tombol start/stop, kamera belakang untuk memudahkan parkir dan kontrol penuh di kondisi sempit.

"Awesome," begitulah jawaban Tomi saat ditanya satu kata yang mewakili Wuling Alvez.

Pada pengujung tahun ini, Wuling menghadirkan promo bagi pelanggan yang melakukan pembelian compact SUV ini. Program promo yang terdiri dari Resale Value Guarantee sebesar 70% di tahun ketiga, dengan syarat perawatan rutin di bengkel resmi Wuling dan tidak adanya modifikasi pada kendaraan. Selain itu, Wuling juga memberikan bebas biaya jasa perawatan hingga 8 tahun atau 100.000 km. Perihal promo tersebut berlaku syarat dan ketentuan.


Siap Bikin Maung untuk Mobil Dinas Menteri, Dirut Pindad: Kita Harus Sanggup

 


Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan bahwa mobil menteri, wakil menteri, dan sejumlah pejabat tinggi yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih akan difasilitasi kendaraan dinas Pindad Maung.

“Saya sudah merencanakan kemungkinan besar nanti semua menteri, semua wakil menteri, direktur jenderal (Dirjen), serta pejabat mungkin tingkat gubernur, bupati, walikota sebaiknya menggunakan kendaraan buatan bangsa Indonesia sendiri,” ujar Prabowo dikutip dari keterangan resmi, Kamis (7/11/2024).

Menanggapi hal ini, Abraham Mose selaku Direktur Utama PT Pindad (Persero) menagatakan bahwa pihaknya siap memproduksi Maung sebagai mobil dinas operasional menteri dan sejumlah pejabat tinggi atas arahan dari Presiden Prabowo.

“Kita harus sanggup karena pasti fasilitas, infrastruktur dukungan pasti akan disiapkan. Secara prinsip memang Pindad sudah memulai dan hasilnya sudah ada dan digunakan,” ucap Mose dikutip dari Antara, Selasa (29/10/2024).

Namun, Mose tidak menyebut jumlah unit yang akan digunakan sebagai kendaraan dinas untuk jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Mulai Digunakan Pekan Depan


Anggito Abimanyu sebagai Wakil Menteri Keuangan mengatakan bahwa Presiden Prabowo akan memfasilitasi para menteri dan pejabat Eselon 1 dengan mobil dinas lansiran PT Pindad, yakni Pindad Maung.

“Minggu depan saya akan pakai mobilnya maung itu, mobilnya Pindad itu,” kata Anggito saat acara Puncak Dies Natalis Ke-15 dan Lustrum III Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) di UGM, Yogyakarta mengutip Antara. 

Anggito menambahkan, Presiden Prabowo ingin meniadakan mobil impor sebagai kendaraan dinas di era pemerintahannya. Alhasil, mobil lansiran Pindad menjadi opsi yang dipilih dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 70 persen.

“Pak Prabowo sudah bilang, minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon 1 sama menteri, luar biasa,” jelasnya.

“Nanti kalau mau lihat maung, kemarin Profesor Sigit dari ITB, Direktur Utama Pindad, menyampaikan dia merancang mobil Indonesia, 70 persen itu produk dalam negeri,” tutupnya.

Spesifikasi Pindad Maung


Pindad Maung MV3 menggunakan basis mesin dan sistem elektronik yang sama persis dengan Ssangyong Rexton, yakni pakai mesin bertenaga 148kW (202 PS/199 Hp) serta transmisi otomatis 8-percepatan. 

Adapun detail lebih lengkap mengenai jantung pacu ini, ia berkapasitas 2.200cc 4-silinder turbodiesel dengan torsi puncak 441 Nm, lengkap dengan penggerak 4x4 yang dapat diatur melalui ragam mode berkendara, termasuk 2H, 4H, dan 4L.

Maung memiliki tiga opsi varian, mulai dari Maung Tangguh sebagai kendaraan taktis dengan pintu besi, Maung MV3 Komando dengan atap hard top, serta Maung MV3 Jelajah dengan atap soft top.

Saturday, November 9, 2024

Rasa Berkendara Motor Listrik Smoot De Sultan Bogor-Jakarta, Aman Tanpa Tukar Baterai

 


Smoot Motor Indonesia memiliki satu produk terbaru di segmen motor listrik bergaya retro-modern, yakni Smoot De Sultan. Tim redaksi Otosia.com mendapat kesempatan menjajal Smoot De Sultan dalam jangka panjang.

Salah satu yang menjadi hambatan masyarakat dalam membeli motor listrik adalah jarak tempuh baterai yang sangat terbatas jika dibandingkan dengan motor bermesin konvensional. Oleh karena itu, reporter Otosia.com melakukan pengujian langsung mengendarai Smoot De Sultan dengan rute Bogor hingga Jakarta sejauh 50km.

Titik awal perjalanan diawali dari daerah Cilebut, Bogor dengan persentase baterai 95 persen serta jarak tempuh tertera 66km. Sejatinya, baterai Swap Battery yang digunakan memiliki kapasitas 72V/30Ah dengan range maksimal 70km.

Jarak tempuh maksimal tersebut bisa dicapai ketika menggunakan mode berkendara ‘Eco’. Sementara, ketika berpindah ke mode Normal atau Sport, maka range maksimal akan turun menjadi 65km. 


Ketika melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan listrik, tentu harus memperhitungkan jarak tempuh baterai. Oleh karena itu, penting untuk menjaga efisiensi energi dengan gaya berkendara eco driving.

Mode Eco mendominasi selama perjalanan, hanya sesekali berpindah ke mode Normal ketika arus lalu lintas menjadi lebih cepat atau kala hendak mendahului. Hal ini dilakukan agar energi listrik yang keluar dari baterai lebih efisien.


Tak terasa sudah melaju sekitar 25km dengan waktu tempuh satu jam hingga mencapai Jalan Margonda, Depok. Pada titik tersebut, mulai terasa bahwa jok Smoot De Sultan cukup keras hingga membuat bagian tertentu menjadi kebas dan sedikit pegal. Terlebih lagi, suspensi Smoot De Sultan juga terbilang kaku.

Sisa jarak tempuh ketika sampai di Depok tersisa sekitar 40km. Artinya, sistem elektronik yang membaca kapasitas baterai Smoot De Sultan tidak berdasarkan gaya berkendara pengguna.

Meski mampu memaksimalkan jarak tempuh, kecepatan maksimal di mode Eco hanya 45km/h. Sehingga, ia terasa kurang bertenaga kita bertemu arus lalu lintas cepat di jalanan yang sepi. Mode Normal menjadi solusi, pada mode ini motor mampu melaju hingga 60km/h. 


Perjalanan jauh terkadang menimbulkan rasa jenuh. Pada momen itu mode Sport menjadi sarana untuk bersenang-senang merasakan sensasi jambakan khas kendaraan listrik. Meski hanya memiliki kecepatan maksimum di 90km/h, ia tetap mampu mengukir senyum berkat hentakan tenaganya.

Berbagai skenario jalan telah dilalui, mulai dari kemacetan di depan stasiun Lenteng Agung, hingga melesat kencang di Jalan Gatot Subroto. Akhirnya, kapasitas baterai menyentuh angka 35 persen ketika mendekati daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat untuk menuju Smoot Motor Showroom di Jalan Panjang.

Sisa jarak tempuh pun tersisa di kisaran 20-25km. Ternyata, ketika baterai Smoot De Sultan telah mencapai di bawah 40 persen, maka kecepatan maksimum di tiap mode berkendara akan dikurangi. Misal, mode Normal tadinya mampu melaju hingga kecepatan 60km/h, ketika tiba di bawah 40 persen, maka kecepatan maksimumnya turun menjadi 45km/h.


Tiba di Smoot Motor Showroom yang berlokasi di Jl. Panjang No. 28, Jakarta Barat kapasitas baterai yang tersisa hanya sekitar 20 persen dengan jarak tempuh 15km. Perjalanan ini sukses membuktikan bahwa motor listrik Smoot De Sultan mumpuni untuk penggunaan jarak jauh Jakarta-Bogor sejauh 50km.

Smoot De Sultan hanya tersedia dalam satu varian. Ia dibanderol seharga Rp24.900.000 on the road (OTR) Jadetabek (Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Memiliki harga setara Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio, Smoot De Sultan mampu menawarkan sensasi berkendara khas motor listrik serta biaya penggunaan harian yang jauh lebih murah.

Friday, November 8, 2024

Honda PCX Baru Tampil Ala Skutik Eropa, Makin Terlihat Mewah

 


Honda secara resmi menampilkan wajah baru Honda PCX 125 pada pameran Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori (EICMA) 2024 di Milan, Italia pada Selasa (5/11/2024).

Mengutip greatbiker.com pada Kamis (7/11/2024), Honda PCX terbaru tampil dengan desain lebih modern nan sporty dengan menghilangkan sudut tajam di area lampu depan pada generasi pendahulunya.

Model Honda PCX terbaru tersebut kemungkinan besar akan menjadi Honda PCX 160 yang segera meluncur di Thailand dalam waktu dekat. Sebagai informasi, sejumlah motor yang ditawarkan di Indonesia dengan kapasitas mesin 150-160cc dipasarkan di kawasan Eropa dengan 125cc saja.


Gurat desain samping pun hadir dengan lekukan yang mengalir dari depan dan belakang dengan garis tegas. Secara keseluruhan, ia menawarkan tampilan ala skutik Eropa yang terkesan elegan. Bagian atas lampu disematkan windshield hitam dengan logo Honda yang lebih besar dari generasi sebelumnya.

Detail lampu depan didesain ulang menggunakan ‘alis’ LED bar berbentuk huruf “V” sebagai identitas PCX dari generasi ke generasi. Terdapat empat cluster LED multi-reflector yang membagi antara low beam dan high beam. 


Selaras dengan bagian depan dan samping, buritan PCX 2025 turut dibubuhi desain lebih minimalis. Ia masih mengusung lampu model huruf “X” namun dengan LED bar lebih modern. Seluruh sistem pencahayaan pada motor ini sudah dibekali teknologi LED yang lebih terang dan terkesan futuristis.

Beralih ke cockpit PCX 2025, ia kini mendapat layar TFT display berukuran 5 inci yang jernih dan informatif. Tersedia pula Honda Selectable Torque Control (HSTC) atau lebih dikenal dengan traction control, smartphone charging port USB-C, smart key system, serta konektivitas Honda RoadSync.

Meski model yang hadir di EICMA menggendong mesin 125cc, Honda PCX terbaru ini akan dibekali mesin setara dengan kelas 155-160cc di pasar Asia seperti Thailand dan Indonesia. Sepertinya, kehadiran Honda PCX terbaru bakal bikin Yamaha NMax Turbo ketar-ketir.

Thursday, November 7, 2024

Mitsubishi Indonesia Sebut DST Concept Bukan XForce 7-seater

 


Beberapa waktu lalu publik sempat dihebohkan dengan peluncuran mobil konsep Mitsubishi DST Concept di ajang Philippine International Motor Show (PIMS) pada Jumat (25/10/2024). Memiliki desain mirip Mitsubishi XForce, banyak yang mengira bahwa DST Concept akan menjelma menjadi XForce 7-seater.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Intan Vidiasari selaku General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang mengatakan bahwa Mitsubishi DST Concept bukan bagian dari XForce maupun Pajero Sport.

“Bukan dua-duanya. Bukan XForce ataupun Pajero Sport, itu mobil baru. Saat ini masih di Filipina, belum ada tanda-tanda di Indonesia sih. Itu (DST Concept) bakal jadi model baru produksi fiskal 2025,” ujar Intan saat dijumpai Otosia.com di Jakarta, Minggu (27/10/2024).


Ia menambahkan, mobil konsep dari Mitsubishi akan selalu ditindaklanjuti hingga menjadi produk massal. Sebelumnya, Mitsubishi memiliki Mitsubishi XM Concept yang menjelma menjadi Xpander. Kemudian dilanjut oleh Mitsubishi XFC Concept sebagai cikal bakal XForce.

“Concept car dari Mitsubishi biasanya selalu ada lanjutannya. Kecuali kalau elektrifikasi, biasanya akan butuh beberapa tahun ke depan. Tapi, kalau concept car memang semoga bisa jadi tambahan,” terangnya.


Sementara, mengutip carexpert.com.au pada Senin (28/10/2024), pihak Mitsubishi Australia memberikan bocoran terkait segmen yang nantinya akan dituju oleh DST Concept. Menurut Mitsubishi Motors Australia (MMAL), versi produksi dari DST Concept akan menggantikan Outlander di kelas medium SUV. Artinya, ia akan bersaing dengan Honda CR-V, Mazda CX-5, dan Hyundai Santa Fe.

Mitsubishi DST Concept akan mulai dipasarkan di negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam antara April 2025 hingga Maret 2026 mendatang. 


Wednesday, November 6, 2024

Toyota Hilux Rangga Menjelma jadi Mobil Balap di Thailand

 


Toyota Hilux Rangga baru diluncurkan di Indonesia pada bulan Oktober 2024 lalu, namun telah lebih dulu hadir di Thailand dengan nama Hilux Champ. Terdengar kabar mencengangkan soal Hilux Champ di Thailand, ia menjelma menjadi mobil kompetisi di kejuaraan Super Pickup.

Melansir carscoops.com pada Senin (4/11/2024), Toyota Gazoo Racing Thailand sebagai tim balap resmi Toyota Thailand menyulap kendaraan komersial menjadi mobil balap dengan performa tinggi. Hilux Champ versi balap ini melakukan debutnya pada seri bulan Mei dan tampil sangat kompetitif melawan pick up lain seperti Isuzu D-Max, Mitsubishi Triton, dan Ford Ranger.

Kejuaraan Super Pickup memiliki regulasi terkait mobil yang digunakan, yakni hanya pick up berpenggerak roda belakang (RWD), memiliki konfigurasi single cabin, serta menggunakan mesin diesel.


Tampilan Kian Sangar

Secara tampilan, Toyota Hilux Champ versi balap tetap memberikan wajah khasnya yang retro-modern. Namun, bumper didesain ulang dengan tampilan lebih sangar. Terdapat lubang besar sebagai pintu masuk angin guna mendinginkan radiator, intercooler, dan oil cooler. 

Bodi samping turut mendapat peningkatan berupa over fender lebih besar untuk mengakomodir roda yang lebih lebar. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan daya cengkram saat melahap aspal lintasan. Lanjut ke belakang, terdapat spoiler dan diffuser besar yang berfungsi menciptakan downforce (daya tekan) agar memiliki performa menikung lebih presisi.

Peningkatan Performa


Sektor keselamatan juga ditingkatkan, mulai dari penambahan roll cage, jok bucket lansiran Sparco, setir sparco, APAR, serta tombol-tombol spek balap hadir menghiasi interior. Tak hanya itu, terdapat pula jaring di jendela kanan dan kiri agar pebalap lebih aman ketika terjadi benturan.

Sektor kaki-kaki turut ditingkatkan dengan menggunakan suspensi coilover yang lebih rendah, serta mendapat camber negatif di roda depan agar memiliki pengendalian lebih tajam. 

Soal mesin, ia ditenagai unit 2GD-FTV berkapasitas 2.400cc dengan tenaga 150 PS. Namun, jantung pacu tersebut telah diracik ulang menggunakan perangkat turbocharger baru, intercooler lebih besar, sistem knalpot high performance, serta tuning ulang pada bagian intake dan sistem bahan bakar.

Selain Hilux Champ, tim balap Gazoo Racing Thailand juga memiliki sejumlah mobil kompetisi lain. Mulai dari Toyota Yaris, Yaris Cross di ajang reli, Corolla sedan, Hilux, hingga GR Supra.

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...