Tuesday, November 5, 2024

Honda Scoopy Terbaru Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 22 Jutaan

 


PT Astra Honda Motor resmi meluncurkan bersi terbaru dari Honda Scoopy pada Selasa (5/11/2024) di AHM Training Center, Cikarang, Jawa Barat. Masih mengusung gaya retro-modern, Scoopy tetap tampil funky dengan nuansa membulat.

Susumu Mitsuishi selaku Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) menjelaskan bahwa kehadiran Scoopy terbaru sebagai wujud komitmen AHM untuk menghadirkan sepeda motor unik dan bergaya guna menopang kegiatan sehari-hari.

“Kami memiliki komitmen untuk terus memenuhi permintaan masyarakat Indonesia atas sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan dan ingin tampil secara unik dan bergaya bersama Honda Scoopy terbaru,” ucap Mitsuishi-san di Cikarang, Selasa (5/11/2024).


Secara desain, Honda Scoopy terbaru hadir dengan tampilan lebih stylish dan modern. Utamanya terletak pada setang yang kini mendapat cover plastik. Lampu depan kini dibekali teknologi “Crystal Block” LED dengan tiga cluster projector yang lebih futuristis dan memberikan cahaya maksimal. Terdapat LED DRL berbentuk lingkaran sebagai ciri khas Honda Scoopy.

Bagian samping dan belakang Scoopy terbaru didesain ulang menjadi lebih segar. Utamanya pada kombinasi lampu belakang dengan pola tiga cluster di bagian mika lampu disertai lampu senja terpisah. Sektor kaki-kaki disematkan desain pelek baru palang lima dengan diameter 12 inci.

Bicara soal fitur, Honda Scoopy terbaru kini dibekali digital instrument panel meter yang mampu menampilkan berbagai informasi seputar berkendara secara lebih intuitif. Tak hanya itu, hadir pula USB smartphone charger pada box depan Honda Scoopy. 


Terdapat pula multifunction hook, fitur answer back system, anti-theft system, serta smart key system yang memudahkan pengguna kala berkendara dengan Scoopy terbaru. 

Honda Scoopy terbaru dibekali unit mesin 110cc SOHC PGM-FI dengan enhaced Smart Power (eSP) bertenaga 6,6kW (8,8 Hp) @7.500rpm serta torsi 9,2 Nm @6.000rpm. Jantung pacu ini memiliki figur kehematan fantastis, yakni 59km/l dengan tingkat emisi Euro 3 yang lebih ramah lingkungan.

Meski memiliki sejumlah pembaruan di berbagai sektor, Honda Scoopy terbaru tetap dibanderol di harga yang tak jauh berbeda dibandingkan sebelumnya. Berikut rincian harga Scoopy dalam skema on the road (OTR) Jakarta:

  1. Honda Scoopy Energetic & Fashion: Rp22.525.000
  2. Honda Scoopy Stylish dan Prestige (Smart Key System): Rp23.330.000

Monday, November 4, 2024

Mobil Bekas Apa yang Paling Tahan Lama? Berikut Rekomendasinya

 


Dalam memilih kendaraan, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis, salah satu faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah efisiensi bahan bakar dan ketahanan kendaraan. Di Indonesia, ada banyak pilihan mobil bekas yang memenuhi kedua kriteria ini. Mobil-mobil ini tidak hanya dikenal karena keandalan dan daya tahannya, tetapi juga irit dalam penggunaan bahan bakar.

Beberapa model seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Isuzu Panther telah terbukti menjadi pilihan favorit di kalangan pengguna. Kendaraan-kendaraan ini dirancang untuk menjadi "pekerja keras," memastikan performa yang handal di berbagai kondisi. Mari kita simak lebih lanjut beberapa rekomendasi mobil bekas irit dan bandel yang bisa menjadi pilihan Anda!

  1. Isuzu Panther: MPV Diesel yang BandelIsuzu Panther merupakan salah satu mobil MPV bermesin diesel yang dikenal bandel dengan biaya perawatan yang rendah. Memulai debutnya di Indonesia pada tahun 1991, Panther, terutama varian kapsul (2000-2021), menjadi favorit karena keandalan dan kenyamanannya. Dengan suspensi yang empuk, mobil ini nyaman untuk perjalanan jauh, meskipun stabilitasnya agak berkurang saat melaju kencang.
  2. Toyota Yaris "Bakpao": Irit dan Tahan LamaToyota Yaris generasi pertama, yang dikenal sebagai Yaris "Bakpao," menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang mencari mobil irit bahan bakar. Diperkenalkan pada 2006, Yaris ini menggunakan mesin 1.500 cc dan terkenal tangguh. Ruang kabin yang luas dan kenyamanannya menjadikannya pilihan favorit di pasar mobil bekas hingga kini.
  3. Toyota Soluna: Sedan Irit yang PopulerDikenal sebagai sedan entry-level, Toyota Soluna hadir di Indonesia pada tahun 2000 dengan mesin 1.500 cc. Meski produksi sudah berakhir pada 2003, Soluna tetap diminati, terutama oleh pengguna dengan budget terbatas. Kelemahan yang perlu diperhatikan adalah potensi suara kasar saat melintasi jalan yang tidak rata.
  4. Toyota Avanza: MPV Populer dengan Biaya Perawatan RendahDiluncurkan pada 2003, Toyota Avanza menjadi salah satu mobil paling populer di Indonesia. Dengan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc, Avanza menawarkan perawatan yang mudah dan efisiensi bahan bakar yang baik. Generasi terbaru juga dilengkapi dengan transmisi CVT yang memberikan pengalaman berkendara modern.
  5. Daihatsu Xenia: Kembaran Avanza yang MenarikDaihatsu Xenia, yang merupakan kembaran dari Toyota Avanza, menawarkan opsi mesin 1.000 cc yang dikenal hemat bahan bakar. Generasi terbaru Xenia juga dilengkapi dengan penggerak roda depan dan transmisi CVT, memberikan pilihan menarik bagi Anda yang menginginkan mobil sporty.
  6. Toyota Rush: SUV Terjangkau dan TangguhToyota Rush dirancang untuk memenuhi kebutuhan SUV dengan harga terjangkau. Dengan ground clearance tinggi, mobil ini cocok untuk berbagai medan. Dikenal dengan mesin 1.500 cc yang handal, Rush menawarkan efisiensi bahan bakar yang sebanding dengan Avanza.
  7. Daihatsu Terios: Alternatif Terjangkau untuk RushDaihatsu Terios adalah kembaran Toyota Rush yang juga patut dipertimbangkan. Meskipun fitur keselamatannya sedikit lebih rendah, Terios menawarkan harga yang lebih terjangkau dan dilengkapi dengan Around View Monitor, memudahkan pengemudi saat parkir.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

  1. Apa saja kelebihan mobil bekas dibandingkan mobil baru? Mobil bekas umumnya lebih terjangkau dan memiliki biaya asuransi yang lebih rendah. Selain itu, depresiasi nilai kendaraan yang lebih lambat membuatnya menjadi investasi yang lebih bijaksana.
  2. Apakah Isuzu Panther masih layak dibeli di tahun ini? Tentu saja! Isuzu Panther dikenal dengan daya tahan dan efisiensi bahan bakar yang baik, menjadikannya pilihan yang tetap relevan untuk kebutuhan sehari-hari.
  3. Kenapa Toyota Avanza begitu populer di Indonesia? Toyota Avanza populer karena desain yang fungsional, perawatan yang mudah, serta kemampuan menampung penumpang dan barang yang cukup banyak, menjadikannya ideal untuk keluarga dan bisnis.
  4. Bagaimana cara memilih mobil bekas yang berkualitas? Periksa kondisi fisik dan mesin mobil, serta riwayat servisnya. Melakukan test drive juga penting untuk memastikan kenyamanan dan performa kendaraan.

Sunday, November 3, 2024

Kuota Subsidi Motor Listrik Ludes, Produsen Mulai Ketar-ketir

 


Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menerapkan subsidi untuk sepeda motor listrik dengan total kuota sebanyak 60 ribu unit untuk tahun 2024. Mendapat respon positif dari masyarakat, kuota subsidi tersebut telah habis dan dipastikan tidak ada penambahan hingga akhir tahun.

Mengutip data terbaru Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (Sisapira) pada Jumat (1/11/2024), tercatat bahwa total penerima subsidi motor listrik telah mencapai 60.820 unit sejak awal tahun 2024. Angka tersebut melonjak dibandingkan tahun lalu yang hanya terealisasi sebesar 11.532 unit.

Sejumlah pabrikan motor listrik menanggapi kuota subsidi motor listrik yang terlah habis dan berharap kebijakan tersebut dilanjut untuk tahun depan. Sebab, subsidi motor listrik dinilai mampu mempercepat penetrasi pasar guna mewujudkan mobilitas keberlanjutan yang lebih ramah lingkungan.

Curhatan Produsen


Harapan kelanjutan subsidi motor listrik dilayangkan Octavianus Dwi selaku Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM). Menurutnya, subsidi yang diberikan pemerintah kepada sepeda motor listrik mampu mempercepat penerimaan pasar di masyarakat. 

“Kami sebagai produsen berharap masih berlanjut. Jelas kita berharap itu [subsidi motor listrik] di lanjut sehingga dapat mempercepat penerimaan dari pasar. Kami akan berusaha maksimal untuk mempercepat penetrasi pasar motor listrik,” ungkap Octa saat dijumpai di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024, Rabu (30/10/2024).

Namun, ia menyebut bahwa apabila subsidi motor listrik tidak berlanjut tahun depan, AHM sebagai produsen tetap akan menghadirkan produk yang dapat menjadi pilihan bagi konsumen di Indonesia.

“Secara keseluruhan, kami akan tetap menghadirkan bukan hanya EV, tapi juga ICE sebagai dua pilihan bagi konsumen. Lebih banyak pilihan bagi konsumen, maka akan lebih baik,” sambungnya.


Selain AHM, Alva Indonesia selaku pabrikan motor listrik lokal turut beropini terkait kuota subsidi motor listrik yang telah habis. Purbaja Pantjha selaku Chief Executive Officer (CEO) Alva Indonesia masih memantau kebijaksanaan pemerintah terkait hal ini.

“Kuota sekarang sudah habis, jadi sekarang ini kita menjual motor-motor ini tanpa subsidi. Tapi, tentunya akan terus melihat kebijaksanaan pemerintah ke depannya,” tutur Purbaja di IMOS 2024, Rabu (30/10/2024).

Purbaja tetap mengungkapkan rasa kehawatiran terkait tidak adanya subsidi bagi sepeda motor listrik. Namun, ia tetap optimis bahwa Alva mampu menawarkan produk-produk yang mampu menarik minat pengguna, meski tanpa subsidi.

“Ketakutan dan kekhawatiran tentu ada, tapi bukan sesuatu yang belum kita antisipasi sebelum-sebelumnya. Karena sejak awal, pemerintah menyampaikan bahwa subsidi ini [sepeda motor listrik] itu tahun per tahun. Tapi, Alva percaya bahwa produk kami ini bisa menarik minat para pengguna meskipun tanpa subsidi,” tambahnya.

Saturday, November 2, 2024

Respiro Luncurkan Jaket Riding Khusus Iklim Tropis, Dibanderol Rp 1,2 Jutaan

 


Respiro sebagai merek pakaian sekaligus atribut berkendara kembali ikut meramaikan ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2024 yang berlangsung mulai 30 Oktober hingga 3 November 2024 di ICE BSD City, Tangerang.

Helatan akbar ini menjadi momentum Respiro untuk memperkenalkan model jaket riding terbaru yakni Respiro Threnox pada Kamis (31/10/2024). Jaket ini dirancang khusus untuk digunakan pada iklim tropis yang cenderung panas dan lembab. Sehingga, ia mampu memberikan kenyamanan optimal ketika touring jarak jauh, maupun berkendara sehari-hari.


Mengusung warna two tone, Respiro Threnox menawarkan tampilan stylish dan sporty dengan tetap memaksimalkan faktor keselamatan. Ia dibekali 6 titik pelindung, meliputi bahu (kanan dan kiri), sikut (kanan dan kiri), serta pelindung dada dan punggung. 

Respiro Threnox juga kompatibel untuk dipasangkan inner berupa rompi pada sisi dalam jaket. Sehingga, mampu mengurangi terpaan angin maupun suhu dingin kala berkendara di pegunungan atau malam hari.

Memiliki sejumlah fitur fungsional, Respiro Threnox ditawarkan dengan harga yang cukup kompetitif dibandingkan kompetitor, yakni Rp1.249.000.

Respiro di IMOS 2024


Sebagai informasi, Respiro hadir di Hall 10 booth S3 ICE BSD City, IMOS 2024 bertajuk “Respiro Epicentro”. Pengunjung dapat berbelanja dengan berbagai promo dan diskon menarik untuk seluruh produk. Selain itu, booth Respiro di IMOS 2024 dapat dijadikan sebagai ruang sosial yang dinamis bagi komunitas yang berkunjung.

“Hadir di IMOS 2024 menjadi momen memperkenalkan konsep Respiro Epicentro sebagai flagship store mewadahi dan memfasilitasi komunitas terutama pecinta otomotif roda dua untuk berkumpul dan berinteraksi,” ucap Faizal Ardhiansyah selaku Chief Sales Marketing Respiro Indonesia di IMOS 2024, Kamis (31/10/2024).

Friday, November 1, 2024

Berapa Lama Usia Pemakaian Mobil Baru? Begini Tanda-tandanya Bila Waktunya Ganti

 


Sekarang, membeli mobil jadi lebih mudah dengan banyaknya penawaran menarik untuk memiliki kendaraan baru. Bahkan, yang sudah punya mobil pun seringkali tergoda untuk mengganti dengan yang lebih baru.

Namun, muncul pertanyaan penting: kapan sebaiknya kita mengganti mobil? Bagi kamu yang masih bingung, jangan khawatir. Berikut adalah beberapa tanda yang bisa kamu perhatikan untuk menentukan waktu yang tepat mengganti mobil lama dengan yang baru.

Berapa Tahun Sih Kita Harus Ganti Mobil?

Untuk mengetahui waktu yang pas untuk mengganti mobil, hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah usia kendaraan. Pabrikan biasanya merekomendasikan untuk mengganti mobil setiap 5 tahun. Ini karena garansi pabrikan sering kali sudah habis setelah periode tersebut, sehingga biaya perawatannya bisa meningkat.

Ada juga yang berpendapat bahwa idealnya mengganti mobil setiap 6 tahun. Ini berkaitan dengan tenor kredit mobil yang umumnya maksimal 60 bulan. Setelah melewati 6 tahun, kamu sudah bisa mencari mobil baru dengan fitur yang lebih canggih dan sesuai dengan kebutuhanmu.

Namun, penting untuk diingat bahwa saran ini bukan aturan baku. Kualitas kendaraan sangat tergantung pada pemakaian dan perawatan. Jika setelah 5-6 tahun performa mobilmu masih prima dan kilometernya pun masih sedikit, mungkin tidak perlu mengganti.

Tanda-Tanda Sudah Waktunya Ganti Mobil

Tidak ada aturan pasti mengenai berapa lama kita boleh menggunakan mobil sebelum mengganti yang baru. Namun, ada beberapa tanda yang bisa kamu jadikan acuan, seperti:

  1. Biaya Perawatan Naik Jika setiap tahun kamu mengeluarkan banyak uang untuk perawatan mobil, mungkin saatnya mempertimbangkan untuk mengganti kendaraan. Terutama jika total biaya perawatan sudah lebih dari setengah harga jual mobil lama.
  2. Suku Cadang Sulit Dicari Suku cadang untuk mobil yang sudah tua cenderung menjadi langka, sehingga harganya bisa mahal. Ini akan jadi masalah jika mobilmu tiba-tiba mengalami kerusakan dan suku cadangnya sulit ditemukan.
  3. Kebutuhan Berubah Kebutuhan kita dapat berubah seiring waktu. Misalnya, saat masih lajang, mobil city car mungkin cukup. Namun, ketika sudah berkeluarga, kamu mungkin memerlukan mobil yang lebih luas untuk berkendara bersama keluarga.
  4. Fitur Keselamatan Keselamatan juga merupakan pertimbangan penting saat mengganti mobil. Meskipun mobil lawas masih nyaman digunakan, fitur keselamatan biasanya sudah ketinggalan dibandingkan dengan mobil keluaran terbaru yang dilengkapi dengan teknologi keselamatan modern.
  5. Kesediaan Bujet Terakhir, waktu yang tepat untuk mengganti mobil juga sangat tergantung pada ketersediaan bujet. Penting untuk berpikir matang-matang sebelum memutuskan untuk mengganti kendaraan. Beli kendaraan adalah pengeluaran konsumtif, jadi jangan sampai kantong jebol hanya karena mengikuti keinginan.

Jika budget belum cukup, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas terlebih dahulu, asalkan mencarinya di tempat yang tepercaya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mengganti Mobil

  1. Berapa lama sebaiknya saya mengganti mobil? Sebaiknya ganti mobil setiap 5-6 tahun, namun ini tergantung pada kondisi dan pemakaian mobil.
  2. Apa tanda-tanda yang menunjukkan saatnya mengganti mobil? Tanda-tanda meliputi biaya perawatan yang meningkat, suku cadang sulit ditemukan, perubahan kebutuhan, kurangnya fitur keselamatan, dan kesiapan bujet.
  3. Apakah aman membeli mobil bekas? Beli mobil bekas bisa aman asalkan membeli dari dealer atau penjual yang terpercaya.
  4. Apa yang harus diperhatikan saat memilih mobil baru? Perhatikan fitur keselamatan, konsumsi bahan bakar, serta harga perawatan sebelum memutuskan membeli mobil baru.
  5. Bisakah saya menggunakan mobil lama meski sudah lebih dari 5 tahun? Tentu saja, jika performanya masih baik dan perawatannya terjaga, kamu tidak perlu terburu-buru mengganti mobil.

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...