Saturday, August 23, 2025

Hasil Pertandingan Sassuolo vs Napoli: Masih Tanpa Jay Idzez, Sassuolo Dibungkam McTominay & De Bruyne

 

Tampil tanpa diperkuat Jay IdzesSassuolo dipaksa menelan kekalahan 0-2 saat berduel lawan Napoli di matchday 1 Serie A 2025/2026 di Mapei Stadium, Sabtu (23/08/2025) malam WIB.

Napoli terlalu superior di pertandingan ini. Mereka mendominasi jalannya laga dan nyaris tak memberikan peluang sama sekali bagi Sassuolo untuk menyerang.

Sassuolo, yang bermain tanpa Jay Idzes, menghadapi tekanan berat dari sang juara bertahan. Napoli sendiri bisa mencetak gol melalui Scott McTominay dan Kevin De Bruyne.

Hasil ini membuat Sassuolo terbenam di dasar klasemen sementara Liga Italia tanpa raihan poin. Sementara itu Napoli ada di peringkat pertama dengan koleksi tiga angka.

Berikut laporan jalannya pertandingan tersebut.


Jalannya Pertandingan Sassuolo vs Napoli

Setelah laga dimulai, Napoli langsung menekan pertahanan Sassuolo. Kevin De Bruyne langsung mengancam dengan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola masih melambung dari target.

Napoli akhirnya mencetak gol pada menit ke-17. Scott McTominay menanduk bola hasil umpan Matteo Politano dari kanan. 0-1.

Menit ke-22, McTominay mengancam lagi. Kali ini ia melepas tembakan dari luar kotak penalti. Namun bola masih bisa diamankan Turatti.

Duel kemudian berlangsung alot. Sassuolo bisa menahan laju Napoli. Menit ke-43 sang tuan rumah bahkan bisa mengancam balik melalui tembakan spekulasi Josh Doig dari jarak jauh dari sisi kiri lapangan. Namun bola masih bisa dihalau Meret.

Di babak kedua, duel kembali berjalan dengan sengit dan alot. Menit ke-55 baru ada peluang tercipta dari sepakan Lucca dari jarak dekat. Namun peluang emas itu masih bisa digagalkan Turatti.

Menit ke-57, gol akhirnya kembali tercipta. Kevin De Bruyne mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas dengan kaki kanannya. 0-2!

Menit ke-79, derita Sassuolo bertambah. Mereka harus bermain dengan 10 pemain karena Ismael Kone dikartu merah usai menerima kartu kuning kedua.

Sassuolo sempat mendapat peluang mencetak gol pada menit 90+4 melalui Daniel Boloca. Namun bola tembakannya di dalam kotak penalti, memanfaaatkan umpan Pierini masih melebar dari target.

Pada akhirnya pertandingan pun berakhir tanpa ada gol tambahan. Sassuolo 0-2 Napoli.


Jay Idzes Masih di Bangku Cadangan

Di pertandingan ini, Jay Idzes masuk dalam skuad Sassuolo. Akan tetapi ia hanya duduk saja di bangku cadangan.

Kapten Timnas Indonesia itu masih belum bisa menggusur duet Filippo Romagna dan Tarik Muharemovic. Kedua pemain tersebut main full selama 90 menit.

Sassuolo melakukan lima pergantian pemain di laga lawan Napoli ini. Hanya satu pergantian pemain di lini belakang yang dilakukan yakni saat bek kiri Josh Doig digantikan Fali Cande.

Ini kedua kalinya Jay Idzes hanya berada di bangku cadangan. Sebelumnya di laga lawan Catanzaro di Coppa italia, ia juga menjadi pemain cadangan yang tak terpakai di skuad Sassuolo.


Susunan Pemain

Sassuolo: Stefano Turati; Sebastian Walukiewicz, Filippo Romagna, Tarik Muharemovic, Josh Doig, Ismael Kone, Luca Lipani, Daniel Boloca, Domenico Berardi, Andrea Pinamonti, Armand Lauriente

Pelatih: Fabio Grosso

Napoli: Alex Meret; Mathias Olivera, Juan, Amir Rrahmani, Giovanni Di Lorenzo, Stanislav Lobotka, Scott McTominay, Kevin De Bruyne, Andre-Frank Zambo Anguissa, Matteo Politano, Lorenzo Lucca

Pelatih: Antonio Conte

Thursday, August 21, 2025

Lanjutkan Dominasi, Para Rider Yamaha Kuasai Klasemen Pembalap Mandalika Racing Series 2025

 

Tim Yamaha mendominasi klasemen sementara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) usai Seri 3 di Sirkuit Mandalika, Lombok, 15-17 Agustus 2025. Rider Yamaha memimpin di lima kelas, yaitu National Sport 150cc, National Sport 250cc, National Sport 600cc, National Junior Sport 150cc U-15, Underbone 150cc U25.

Husni Zainul Fuadzy (Yamaha Yamalube Ziear LFN HP969 MCR RBT34 TheStrokes55) menduduki peringkat pertama kelas National Sport 150cc. Sementara itu, Moh. Murobbil Vitoni yang juga dikenal dengan Robby Sakera (Yamaha LFN HP969 Global Ondolomon) menempati posisi pertama kelas National Sport 250cc.

Di kelas National Sport 600cc, Wahyu Nugroho (Yamaha LFN HP969 Global Ondolomon) ada di peringkat pertama, sedangkan Fahmi Basam (Yamaha Yamalube LFN HP969 RCB UMA NHK SSS NGK RBT34 Navaro RT) menguasai Underbone 150cc U25.

Di lain sisi, Danadyaksa Wida Pangestu (Yamaha Yamalube SCM Group Aditama NHK RBT34 STSJ GDT Berau) menduduki peringkat satu National Junior Sport 150cc U-15. Kesuksesan tim dan pembalap Yamaha di Kejurnas MRS menunjukkan konsistensi dan hebatnya talenta yang berkiprah di ranah nasional.

Para Pembalap Yamaha Juga Menangi Balapan

Pembalap Yamaha Racing Indonesia juga sukses memenangi balapan di Seri 3 Kejurnas MRS Ini. Arai Agaska (Yamaha NitiRacing DRS KYB MFZ Dynavolt Privater HDS Racing) berhasil memenangi Race 2 kelas National Sport 150cc dan race 2 National Sport 250cc.

Sementara itu, Wahyu Nugroho memenangi Race 1 kelas National Sport 600cc. Husni Zainul Fuadzy atau Alfi Husni pun memenangi Race 1 National Sport 150cc. Robby Sakera juga mengeluarkan performa cemerlang dengan memenangi Race 1 dan Superpole National Sport 250cc. Danadyaksa Wida Pangestu memenangi Race 1 National Junior Sport 150cc U-15.

Di kelas National Sport 250cc, Robby Sakera tampil gemilang memperkuat posisinya di puncak klasemen. Sementara itu, kemenangan di kategori National Sport 150cc juga milik Yamaha melalui Alfi Husni yang terus mendapatkan kemajuan performa.

Hasi ini menunjukkan superioritas Yamaha di Kejurnas MRS, yang menghadirkan persaingan ketat di antara para rider unggulan Indonesia yang tidak hanya berkompetisi di domestik melainkan juga Asia bahkan dunia.


Pernyataan Resmi Para Pemenang Yamaha


Robby Sakera: "Hasil Seri 3 Kejurnas MRS sangat menggembirakan. Saya bisa memenangi balapan dan sekarang ada di posisi pertama klasemen kelas Sport 250cc. Persaingan kompetitif, tetapi ini memotivasi saya untuk mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin.

"Ini juga bagian dari persiapan positif menuju Asia Road Racing Championship di Mandalika akhir Agustus. Saat ini saya berada dalam kondisi optimal dan berharap berlanjut pada kompetisi berikutnya."

Alfi Husni: "Saya selalu berupaya di tiap seri untuk mengumpulkan poin dan optimis menjuarai balapan. Ini membantu saya untuk ada di puncak klasemen dan akan berusaha mempertahankan.

"Selalu siap dengan mental dan fisik yang prima, juga support tim dan motor yang jadi bagian penting melancarkan upaya saya meraih kemenangan."


Pernyataan Resmi Yamaha Indonesia


Manager Motorsport PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi:

"Pencapaian di Seri 3 Kejurnas Mandalika Racing Series, sekaligus hasil di klasemen, merupakan keberhasilan dari kerja keras tim dan pembalap yang terbukti nyata di lintasan kompetisi.

"Kami berkomitmen untuk memaksimalkan berbagai aspek yang dibutuhkan karena landasannya yang kuat dari hasil riset dan pengembangan intens, menggunakan best setup, kemajuan berkelanjutan memakai data-data teknis internal.

"Ditambah dengan komunikasi yang baik dan tim yang solid, kami bisa menghadapi kondisi yang dinamis sehingga menjadi kunci mampu menjadi yang terdepan di pentas nasional."

Sumber: Yamaha Indonesia

Wednesday, August 20, 2025

Diogo Moreira Picu Efek Domino 'Bursa Transfer' MotoGP dan WorldSBK, Jadi Rebutan Honda dan Yamaha

 

Pembalap Moto2 asal Brasil, Diogo Moreira, kembali menjadi topik panas di MotoGP. Dalam pekan balap di Red Bull Ring, Austria, 15-17 Agustus 2025, kansnya naik ke kelas para raja kembali diperbincangkan. Selain itu, keputusannya sedang ditunggu oleh penghuni paddock MotoGP, WorldSBK, dan Moto2.

Sejak awal Juli, Moreira dikait-kaitkan dengan Honda dan Yamaha. Honda bertekad meletakkannya di LCR Honda sebagai pengganti Somkiat Chantra, dan Yamaha ingin meletakkannya Prima Pramac Racing sebagai tandem Toprak Razgatlioglu. Ia juga dikabarkan dapat tawaran kontrak berdurasi tiga musim.

Honda rumornya sangat getol menggaetnya, menawarkan gaji selangit untuk ukuran rookie. Meski begitu, saat ini Moreira sedang terikat dengan Yamaha Brasil, yang membuat peluangnya membela Yamaha lewat Pramac juga tak kalah besar. Alhasil, cukup menarik untuk melihat tim mana yang akan ia pilih.


Targetkan Kontrak Jangka Panjang untuk Rookie


Kans Moreira ke MotoGP 2026 kian besar usai ia merebut kemenangan besar di Moto2 Austria, yakni kemenangannya yang kedua musim ini. Hasil ini juga membuatnya kembali ke peringkat ketiga klasemen. Lewat Speedweek, Minggu (17/8/2025), ia akhirnya mengonfirmasi adanya tawaran naik kelas.

"Memang ada tawaran. Mungkin saya akan bicara dengan manajer saya untuk diskusi. Jika dapat peluang naik ke MotoGP dengan kontrak yang bagus, maka saya ingin melakukannya. Menurut saya, bakal penting mendapatkan proyek jangka panjang, karena kategorinya sulit dan butuh waktu memahami motornya," ujarnya.

Keputusan Moreira pun sedang dinantikan oleh banyak orang, termasuk dari MotoGP, Moto2, dan WorldSBK. Sebab, langkahnya akan mengakibatkan efek domino, terutama kepada pemuncak klasemen Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez, yang membela Liqui Moly Dynavolt Intact GP.


Siapa Saja yang Bakal Terpengaru Keputusan Diogo Moreira?

Meski peringkat Gonzalez di klasemen Moto2 lebih tinggi dari Moreira, rider Spanyol ini justru dikabarkan jadi opsi kedua LCR dan Pramac. Jika Moreira memilih LCR, maka Gonzalez berpeluang berlabuh ke Pramac, begitu pula sebaliknya. Namun, Pramac juga masih mempertimbangkan opsi mempertahankan Jack Miller.

Miller, yang juga dikaitkan dengan Monster Energy Yamaha untuk menggantikan Alex Rins, mengeluhkan lambannya Yamaha dalam mengambil keputusan. Sebab, ia juga sedang ditunggu oleh tim-tim pabrikan WorldSBK, seperti Rokit BMW Motorrad, Aruba.it Racing Ducati, Pata Maxus Yamaha, dan Honda HRC Castrol.

Keputusan 'The Thriller' nantinya juga akan berimbas kepada para rider WorldSBK lainnya. Para rider seperti Michael van der Mark, Iker Lecuona, Jonathan Rea, dan Xavi Vierge, kini sedang menanti keputusan tim-tim pabrikan tersebut mengenai masa depan mereka.

Tuesday, August 19, 2025

Jangkau Fans Amerika, MotoGP Gelar Harley Davidson Bagger World Cup Jadi Series Pendukung Mulai 2026

 

Harley Davidson Bagger World Cup resmi akan digelar pada 2026, menjadi series pendukung dalam beberapa seri MotoGP. Jadwal balapnya pun telah diumumkan di sela MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Jumat (15/8/2025).

Harley Davidson Bagger World Cup merupakan kejuaraan one-make yang akan menurunkan motor touring V-Twin Harley Davidson di sirkuit-sirkuit internasional. Ajang ini pun diharapkan bisa menghubungkan MotoGP dengan jenama gaya hidup ikonik Amerika Utara.

Ajang ini juga disebut menandai momen penting dalam evolusi kompetitif Harley Davidson dan ambisi mereka di kancah motorsport global. Nantinya, Harley Davidson Bagger World Cup 2026 terdiri dari enam seri. Satu seri digelar di Amerika Serikat, sementara lima lainnya digelar di Eropa.


Demi Pertahankan Fans Baru dan Rangkul Fans Baru


Berdasarkan platform Grand American Touring milik Harley Davidson, motor Harley Davidson Bagger World Cup akan mengalami transformasi radikal demi kecepatan, kelincahan, dan hiburan, menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar yang berbeda dari MotoGP.

"Kami selalu mencari cara untuk berinovasi dan berkembang di lintasan demi penonton kami selagi kami melanjutkan evolusi dan mengembangkan jangkauan olahraga kami lebih jauh. Kami juga tetap setia kepada apa yang dicintai fans soal MotoGP, tetapi juga berusaha menemukan cara untuk terhubung dengan fans baru," ujar Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta.

"Harley Davidson Bagger World Cup menjawab kebutuhan itu. Seri ini akan menjadi tambahan luar biasa pada akhir pekan balapan, sekaligus menghubungkan olahraga kami dengan salah satu jenama gaya hidup dan budaya paling ikonik di Amerika Utara dan dunia," pungkas pria Spanyol tersebut.

Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026

Seri 1: Austin, Amerika Serikat, 27-29 Maret 2026

Seri 2: Mugello, Italia, 29-31 Mei 2026

Seri 3: Assen, Belanda, 26-28 Juni 2026

Seri 4: Silverstone, Inggris, 7-9 Agustus 2026

Seri 5: Aragon, Spanyol, 28-30 Agustus 2026

Seri 6: Red Bull Ring, Austria:, 18-20 September 2026

Sumber: MotoGP

Monday, August 18, 2025

Tim Valentino Rossi Dukung Ducati Beri Alex Marquez Motor Pabrikan di MotoGP 2026, Sebut Layak Dapat Jatah

 

Direktur Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Alessio 'Uccio' Salucci, menyatakan bahwa pihaknya mendukung rencana Ducati menyediakan motor Desmosedici spek pabrikan terbaru untuk Alex Marquez di BK8 Gresini Racing pada MotoGP 2025.

Usai Pramac Racing memutuskan pindah ke Yamaha, Ducati mengurangi jumlah motor pabrikannya dari empat menjadi tiga. Dua di antaranya diberikan ke Marc Marquez dan Pecco Bagnaia di Ducati Lenovo Team, dan satu lagi diberikan kepada Fabio di Giannantonio yang membela VR46.

Di lain sisi, Franco Morbidelli yang juga membela VR46, serta Alex Marquez dan Fermin Aldeguer yang membela Gresini, mengendarai Desmosedici GP24 alias motor tahun lalu. Uniknya, dengan motor lama, Alex Marquez tampil lebih kompetitif, hanya kalah dari kakaknya, Marc Marquez.

VR46 Lebih Pilih Kerja dengan 1 Motor Baru dan 1 Motor Lama


Dengan GP24, Alex menduduki peringkat kedua klasemen dengan 276 poin, sementara Giannantonio ada di peringkat keenam dengan 144 poin dengan GP25. Alex juga meraih 11 podium Sprint dan 7 podium Grand Prix, sementara 'Diggia' baru meraih 1 podium Sprint dan 2 podium Grand Prix.

Kepada Sky Sport Italia, Jumat (15/8/2025), Salucci pun mengakui dua bos Ducati Corse, Gigi Dall'Igna dan Mauro Grassilli, sempat menawarkan motor pabrikan kedua kepada VR46. Namun, skuad milik Valentino Rossi ini menolak tawaran tersebut dan bertahan dengan format kerja tahun ini.

"Kami sudah bicara dengan Dall'Igna dan Grassilli. Mereka mengajukan proposal dua motor pabrikan pada 2026. Kami sudah mendiskusikannya dan memutuskan untuk mempertahankan cara kami sekarang, yakni satu motor pabrikan sepenuhnya dan satu motor lagi tidak," ujar Salucci.


Ducati Baru akan Ambil Keputusan pada September

Salucci, yang juga kawan baik Rossi sejak kecil, justru meyakini satu alokasi motor pabrikan Ducati sebaiknya disalurkan kepada Alex Marquez di Gresini. "Gresini sedang menjalani musim 2025 yang fantastis. Alex Marquez pun layak mendapatkan motor pabrikan," ungkap pria asal Italia ini.

Lewat Crash.net, Grassilli juga mensinyalir bahwa Ducati sedang mempertimbangkan untuk menambah alokasi motor pabrikan pada 2026 dan memberikannya kepada Marquez. Meski begitu, keputusan final baru akan diambil pada September mendatang.

"Kami masih mengerjakannya. Kami belum tahu berapa motor pabrikan yang akan kami sediakan tahun depan. Namun, kami mengusahakannya dan mungkin bulan depan, beberapa pekan lagi, kami akan ambil keputusan dan bisa mengatakan berapa motor yang akan kami punya tahun depan," ujarnya.

Sumber: Sky Sport Italia, Crashnet

Saturday, August 16, 2025

Finis Kedua di Race 1 Red Bull Rookies Cup Austria 2025, Veda Ega Pratama Akui Brian Uriarte Pilih Garis yang Lebih Baik

 

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku legawa finis kedua dalam balapan pertama (Race 1) Red Bull Rookies Cup Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada Sabtu (16/8/2025).

Dalam balapan yang sejatinya berdurasi 16 lap ini, Veda start dari pole. Selepas start, ia langsung memimpin, meski sempat tersalip oleh rider Spanyol, Brian Uriarte. Namun, hujan deras mengguyur sebagian trek. Alhasil, bendera merah tanda balapan dihentikan pun dikibarkan.

Restart pun dilakukan dengan durasi yang diperpendek menjadi 10 lap saja. Semua pembalap berhak mengikuti restart, mengingat balapan belum mencapai 2/3 dari durasi aslinya. Veda pun kembali start dari pole.


Veda Ega Pratama Coba Pertahankan Ritme dalam Kondisi Hujan


Selepas restart, Veda lagi-lagi langsung memimpin, meski sempat tersalip Uriarte. Pada Lap 3, Veda membalas dan kembali memimpin. Sayangnya, ia tersalip Uriarte lagi di dua tikungan terakhir pada lap penutup, sehingga harus legawa finis kedua.

"Yah, dalam kondisi seperti ini, dalam balapan tadi, saya hanya mencoba untuk tetap fokus di semua lap, di sepanjang balapan. Saya pun hanya mencoba mempertahankan ritme saya," ungkap Veda di parc ferme usai balap.

Pembalap asal Gunung Kidul ini juga ditanya mengenai apa yang sejatinya terjadi pada lap terakhir. Veda pun mengaku bertekad melakukan pengereman lebih lambat, tetapi Uriarte tak goyah dan memilih garis balap yang lebih baik.

Veda Ega Pratama Jelaskan Kronologi Lap Terakhir

"Pada lap terakhir, saya mencoba untuk terlambat mengerem, tetapi saya sudah mencapai limit. Brian juga memilih garis balap yang lebih baik, lebih masuk di jalur dalam," ungkap pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM) ini.

"Namun, yang terpenting adalah saya mendapatkan poin. Saya bisa finis dan membawa pulang poin, dan ini sangat baik untuk klasemen," pungkas Veda, yang meraih 20 poin dalam balapan ini.

Pembalap Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, finis di posisi keempat dan menyabet 13 poin. Kedua rider ini akan kembali turun lintasan dalam Race 2 pada Minggu (17/8/2925) pada pukul 13.45 WIB.

Hasil Race 1 Red Bull Rookies Cup Austria 2025

  1. Brian Uriarte - Spanyol
  2. Veda Ega Pratama - Indonesia
  3. Kristian Daniel jr - Amerika Serikat
  4. Kiandra Ramadhipa - Indonesia
  5. David Gonzalez - Spanyol
  6. Kiattisak Singhapong - Thailand
  7. Marco Morelli - Argentina
  8. Hakim Danish - Malaysia
  9. Guillem Planques - Prancis
  10. Yaroslav Karpushin - Kirgistan

Friday, August 15, 2025

Hasil Latihan MotoGP Austria 2025: Marc Marquez Tercepat, Sikat Pedro Acosta

 

Pembalap Ducati Lenovo TeamMarc Marquez, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan (PR) MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada Jumat (15/8/2025).

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, di posisi kedua, dan pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, dan pembalap Trackhouse Racing, Raul Fernandez.

Berikut hasil latihan MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.


Hasil Latihan MotoGP Austria 2025

Lolos ke Q2:

1. Marc Marquez - Ducati Lenovo Team - Ducati - 1'28.117
2. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.228
3. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati +0.268
4. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.318
5. Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia +0.402
6. Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda +0.577
7. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.579
8. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda +0.648
9. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.652
10. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.728

Lolos ke Q1:

11. Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +0.749
12. Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia +0.76
13. Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda +0.821
14. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.898
15. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.941
16. Jorge Martin - Aprilia Racing - Aprilia +0.949
17. Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha +1.043
18. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia +1.352
19. Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.516
20. Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.670
21. Maverick Vinales - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +2.683


Jadwal Pekan Balap MotoGP Austria 2025

Jumat, 15 Agustus 2025

  • 13:30-13:45 WIB: MotoE - Free Practice
  • 14:00-14:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
  • 14:50-15:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
  • 15:45-16:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
  • 17:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 1
  • 17:35-17:50 WIB: MotoE - Practice
  • 18:15-18:50 WIB: Moto3 - Practice
  • 19:05-19:45 WIB: Moto2 - Practice
  • 20:00-21:00 WIB: MotoGP - Practice
  • 21:25 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 2
  • 22:00-22:10 WIB: MotoE - Qualifying 1
  • 22:20-22:30 WIB: MotoE - Qualifying 2
  • 23:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Qualifying

Sabtu, 16 Agustus 2025

  • 13:40-14:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
  • 14:25-14:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
  • 15:10-15:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
  • 15:50-16:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
  • 16:15-16:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
  • 17:15 WIB: MotoE - Race 1
  • 17:50-18:05 WIB: Moto3 - Qualifying 1
  • 18:15-18:30 WIB: Moto3 - Qualifying 2
  • 18:45-19:00 WIB: Moto2 - Qualifying 1
  • 19:10-19:25 WIB: Moto2 - Qualifying 2
  • 20:00 WIB: MotoGP - Sprint (14 lap)
  • 21:10 WIB: MotoE - Race 2
  • 22:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 1

Minggu, 17 Agustus 2025

  • 13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 2
  • 14:40-14:50 WIB: MotoGP - Warm Up
  • 15:00-15:40 WIB: MotoGP - Rider Parade
  • 16:00 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (20 lap)
  • 17:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (23 lap)
  • 19:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (28 lap)

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...