Saturday, April 19, 2025

Honda Dream Cup Malang 2025: Gerry Salim Bagi Pengalaman Balap Motor dengan Siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen

 

Ajang balap motor Honda Dream Cup (HDC) 2025 resmi dimulai dari seri pembuka di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 19-20 April 2025. Seri ini diadakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), sebagai distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Memeriahkan gelaran HDC 2025, AHM dan MPM Honda Jatim juga menggelar kegiatan HDC Tour di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. HDC Tour kali ini menghadirkan pembalap muda yang telah menorehkan prestasi di kancah nasional dan internasional, yaitu Gerry Salim.

Seperti yang diketahui, Gerry merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) 2011 yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT). Pembalap asal Surabaya ini pernah menjadi juara kelas AP250 di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017, serta pernah menjalani wildcard Grand Prix di Moto2 dan Moto3 pada 2019.


Gerry Salim Berbagi Pengalaman di Dunia Balap


Gerry pun membagikan pengalamannya kepada lebih dari 150 siswa SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dalam HDC Tour kali ini, termasuk mengenai perjuangannya di dunia balap. HDC Tour juga menghadirkan sosialisasi mengenai ajang balap HDC, keselamatan berkendara, dan kampanye keselamatan #Cari_Aman yang disampaikan oleh duta safety riding Astra Honda Lab SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.

"Saya senang bisa kembali ke sekolah dan berbagi cerita perjalanan saya. Dulu saya juga memulai dari mimpi sederhana dan berlatih keras. Semoga kehadiran saya di sini bisa memotivasi teman-teman semua untuk tidak takut bermimpi dan terus berusaha mewujudkannya,” ujar Gerry.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., juga menyambut baik kehadiran tim balap Honda. “Kami sangat senang tim balap Honda bisa hadir di sekolah kami, apalagi ada pembalap internasional yang berasal dari Surabaya. Ini menjadi momen inspiratif bagi para siswa,” ungkapnya.


Para Siswa Diajak Nonton HDC Kanjuruhan 2025


HDC Tour juga mengajak para siswa untuk secara langsung menyaksikan keseruan balapan di Sirkuit Stadion Kanjuruhan pada Minggu, 20 April 2025. Diharapkan, kehadiran para pembalap profesional dan atmosfer balap yang kompetitif dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan mengejar prestasi melalui jalur yang positif.

HDC 2025 mengusung tema 'Satu Hati Indonesia Juara, Melesat Lebih Cepat'. Tahun ini, gelaran HDC menghadirkan 10 kelas balap yang terdiri dari berbagai kategori. Mulai dari kelas sport seperti Sonic/GTR150 Expert, Novice, Rookie U-16, Beginner U-12, hingga kelas Supermoto, Matic, serta kelas terbaru yang menarik perhatian pecinta skutik sporti, yaitu HDC 10 – Vario 160 Standar.

Friday, April 18, 2025

Tes Jerez Bakal Jadi Penentu Masa Depan Kolaborasi Pedro Acosta dan KTM di MotoGP

 

Manajer pribadi Pedro AcostaAlbert Valera, menyebut tes pascabalap di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 28 April 2025, akan jadi penentu masa depan kliennya di MotoGP. Menurutnya, dalam tes itu, Acosta akan mengevaluasi performa motor KTM RC16, yang awal musim ini angin-anginan.

Belakangan, masa depan Acosta terus dipertanyakan. Ia jadi sorotan sejak KTM mengalami krisis finansial. Kasus ini diduga mempengaruhi pengembangan RC16. Situasi ini memicu spekulasi mengenai masa depan Acosta, yang sejak belia sudah membela KTM di berbagai kejuaraan.

'El Tiburon', yang menjalani debut MotoGP pada 2024, masih memiliki sisa kontrak dengan KTM untuk 2026. Namun, ia sudah menjadi rebutan antara Honda HRC Castrol dan Pertamina Enduro VR46. Honda bahkan dikabarkan bertekad 'membeli' sisa kontrak Acosta dari KTM.


KTM Harus Bisa Kejar Ketertinggalan dari Pabrikan Lain


Tak hanya itu, Honda juga digosipkan bersedia membayar Acosta dengan gaji €30 juta untuk tiga musim (€10 juta/musim), nilai gaji yang tergolong besar untuk pembalap muda seperti Acosta. Lewat Speedweek, Senin (14/4/2025), Valera ogah mengomentari gosip ini, tetapi tak memungkiri tes Jerez akan jadi momen krusial.

Dalam tes itu, semua pabrikan, termasuk KTM, akan membawa perangkat-perangkat baru yang diharapkan bisa meningkatkan performa motor-motor mereka. Jika perangkat baru KTM tak bisa membuat RC16 lebih kompetitif, maka Acosta akan mempertimbangkan pindah tim.

"Tes sehari setelah GP Jerez akan jadi momen penting. Jika tes ini menunjukkan marginnya bisa ditutup, maka sempurna. Yang kami dan KTM butuhkan adalah langkah penentu, sinyal jelas dari pengembangan motor. Namun, jika ini tak terwujud, kami harus beraksi, melakukan evaluasi dan negosiasi nyata soal opsi-opsi lain untuk Pedro," ujar Valera.

Pembalap Terbaik Butuh Motor Terbaik

Valera juga memperingatkan bahwa Acosta merupakan salah satu pembalap muda paling bertalenta menjanjikan saat ini. Alhasil, wajar saja jika ia menginginkan motor yang lebih kompetitif. Namun, ia mensinyalir Acosta ingin menghormati kontraknya dengan KTM dan baru akan serius hengkang pada 2027 nanti.

"Begitulah cara 'pasar' bekerja. Para rider terbaik butuh motor-motor terbaik, dan para pabrikan juga menginginkan hal yang sama. Namun, ketika kami mulai membicarakan berbagai opsi, kami selalu membicarakan musim 2027. Hal-hal lain belum bisa diperdebatkan saat ini," pungkas Valera.

Menjelang MotoGP Spanyol di Jerez pada 25-27 April 2025 mendatang, Acosta menjadi pembalap KTM terbaik di klasemen pembalap, menduduki peringkat 11 dengan koleksi 24 poin, unggul 2 poin dari rekan setimnya di Red Bull KTM Factory Racing, Brad Binder.

Thursday, April 17, 2025

Ange Postecoglou Tegaskan Masa Depannya di Tottenham: Tidak Peduli dengan Isu Pemecatan

 

 Ange Postecoglou dengan tegas menyatakan ketidakpeduliannya terhadap rumor pemecatan dari Tottenham, bahkan jika ia berhasil membawa timnya meraih gelar Europa League musim ini.

Pelatih berusia 59 tahun itu mengaku fokus pada pertandingan penting melawan Eintracht Frankfurt dalam leg kedua perempat final, yang akan menentukan nasib Spurs di kompetisi Eropa.

Masa depan Postecoglou di London Utara terus menjadi sorotan setelah performa buruk Tottenham di Premier League. Mereka saat ini berada di peringkat 15 dengan 17 kekalahan, termasuk kekalahan 2-4 dari Wolverhampton pekan lalu.

Meski ada laporan bahwa petinggi Tottenham Daniel Levy telah memutuskan untuk memberhentikannya terlepas dari hasil Liga Europa, Postecoglou mengaku tidak terpengaruh.


Performa Buruk Premier League Tekan Posisi Postecoglou

Tottenham mengalami musim Premier League yang mengecewakan dengan 17 kekalahan dan hanya tersisa enam pertandingan.

Kekalahan 2-4 dari Wolves semakin memperburuk posisi mereka di klasemen, di mana mereka kini tertinggal 11 poin dari zona delapan besar.

Kondisi ini membuat Postecoglou berada di bawah tekanan besar, terutama karena target awal musim adalah bersaing di papan atas. Kegagalan di liga domestik membuat Liga Europa menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan musim.

Jika Spurs gagal melaju ke semifinal, spekulasi tentang kepastian Postecoglou akan semakin menguat. Namun, pelatih asal Australia-Yunani itu tetap bersikeras bahwa ia hanya berfokus pada pertandingan, bukan rumor di luar lapangan.


Postecoglou Tak Peduli dengan Spekulasi Masa Depannya

Ditanya tentang rumor pemecatan, Postecoglou dengan santai menjawab bahwa ia tidak tahu dan tidak perlu memikirkannya.

"Yang penting adalah kami punya pertandingan besok, sebuah kesempatan besar untuk pemain, tim, dan klub," ujarnya dalam konferensi pers.

Ia juga menegaskan bahwa spekulasi tidak memengaruhi kinerjanya. "Saya tidak pernah menilai karier atau diri saya berdasarkan pendapat orang lain. Tidak pernah dan tidak akan," tegasnya.

Laga melawan Frankfurt menjadi penentu apakah Postecoglou masih bisa mempertahankan pekerjaannya. Namun, terlepas dari hasilnya, ia tampak tidak ingin terdistraksi oleh isu-isu di luar lapangan hijau.

Wednesday, April 16, 2025

BMW Ingin Pertahankan Toprak Razgatlioglu di WorldSBK, Tapi MotoGP Lebih Menggiurkan

 

Manajer pribadi Toprak RazgatliogluKenan Sofuoglu, menyatakan Rokit BMW Motorrad ingin mempertahankan klien sekaligus anak didiknya itu di WorldSBK. Meski masih mempertimbangkan opsi ini, Sofuoglu menyebut 'El Turco' lebih tertarik pindah ke MotoGP dalam waktu dekat, apalagi negosiasi sudah mulai berjalan.

Razgatlioglu sejatinya sudah sering digosipkan pindah ke MotoGP sejak 2020. Namun, ia terus-terusan menolak karena ingin merebut gelar dunia di WorldSBK. Kini sudah mengantongi dua gelar, Razgatlioglu tampaknya mulai benar-benar ingin pindah ke MotoGP. Hal ini berpotensi terwujud pada 2026, atau paling lambat pada 2027.

Sofuoglu pun blak-blakan mengaku sudah memulai negosiasi dengan Honda HRC Castrol, yakni tim pabrikan Honda di MotoGP, serta tak menutup kemungkinan bagi anak didiknya membela Prima Pramac Racing, yang merupakan tim satelit Yamaha. Pertemuan sudah ia lakukan di sela MotoGP Belanda di Assen, Jumat (11/4/2025).


BMW Masih Jadi Salah Satu Opsi, Tapi...


Di lain sisi, lima kali juara WorldSSP ini mengakui BMW ingin mempertahankan Razgatlioglu, yang merebut gelar dunia WorldSBK pertama mereka tahun lalu. Sofuoglu tak memungkiri bahwa BMW masih menjadi opsi Razgatlioglu, tetapi opsi ini akan ia tinggalkan jika Honda atau Yamaha memberikan tempat di MotoGP.

“Kami akan tahu posisi kami dalam beberapa pekan ke depan. Kami juga bekerja sama dengan BMW, dan mereka sangat tertarik mempertahankan Toprak di perusahaannya. Kami senang bersama BMW. Tentu mereka salah satu opsi kami. Namun, impian Toprak adalah pergi ke MotoGP," ujarnya via Speedweek, Sabtu (12/4/2025).

"Ia menginginkan tantangan itu (MotoGP), jadi itu lebih menarik baginya. Ketika saya menyampaikan ide saya kepada Toprak, ia langsung suka. Ia bilang, jika saya bisa mewujudkannya, ia akan antusias melakukannya. Jika pabrikan (MotoGP) menerima proposal kami, maka kami takkan mempertimbangkan opsi lain," lanjutnya.


Percaya pada Dukungan Yamaha dan Honda

Alhasil, masa depan Razgatlioglu akan sangat ditentukan oleh Yamaha dan Honda, yang sama-sama tertarik kepada pembalap yang akan menginjak usia 29 tahun pada Oktober mendatang tersebut. Sofuoglu yakin bahwa dua pabrikan raksasa Jepang ini akan memberikan dukungan mumpuni untuk Razgatlioglu.

“Yamaha tertarik kepada Toprak. Namun, semua orang juga tahu bahwa Honda sangat tertarik kepadanya. Ini akan jadi persaingan amaha dan Honda. Toprak punya dua opsi ini. Saya sangat percaya kepada proyek kami, sebagaimana dulu saya juga percaya proyek kami dengan BMW. Kami akan tahu semuanya dalam 2-4 minggu ke depan," tutupnya.

Dari empat pembalap Yamaha di MotoGP, hanya Jack Miller yang kontraknya akan habis akhir musim nanti. Sementara itu, dari empat pembalap Honda di MotoGP, Luca Marini dan Johann Zarco lah yang kontraknya akan habis akhir musim nanti.

Tuesday, April 15, 2025

Cerita Mistis Sepak Bola: Rahmad Darmawan Pernah Pakai Jimat, Makan Gotri Sepeda dan Puasa Putih 40 Hari

 

 Rahmad Darmawan punya cerita menarik soal awal karier sebagai pemain sepak bola. Eks pelatih Timnas Indonesia itu mengaku pernah terlibat praktik mistis dengan memakai jimat dan memakan gotri sepeda.

Nama Rahmad Darmawan sudah tidak asing lagi bagi fans sepak bola Indonesia. Dia telah melatih banyak klub top, termasuk Persipura Jayapura dan Persija Jakarta. Pada 2013, dia juga jadi pelatih Timnas Indonesia.

Sebelum menjadi pelatih beken, Rahmad Darmawan punya karier sebagai pemain. Dia tercatat pernah membela Persija, ATM FA (Malaysia), dan Persikota Tangerang.

Melalui siniar Bicara Bola, yang dipandu Akmal Marhali, sosok yang karib disapa RD itu membuka cerita awal kariernya di sepak bola. Sebelum bermain pada level profesional, dia pernah memakai jimat.

"Ada banyak orang 'pintar' di kampung yang akhirnya menyarankan kepada saya, meminta kepada saya untuk jadi muridnya. Saya dikasih jimat, dikasih jimat supaya kakinya kuat, supaya kepalanya headingnya kuat," kata RD.

Saat itu, RD mengaku masih berusia 13 tahun atau duduk di bangku kelas 1 atau kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meskipun begitu, RD lebih sering bermain pada level senior dan jadi incaran lawan-lawannya.

"Saya harus tirakat, harus puasa. Saya bilang 'Oke, benar juga ya' karena memang saya diincar karena waktu itu SMP kelas 2 sudah jadi bintang, pemain bintang di kampung," kenangnya.

Puasa Putih 40 Hari Hingga Makan Gotri


Menurut RD, pada era tersebut, kepercayaan masyarakat pada hal-hal mistis masih sangat tinggi. Faktor itulah yang membuatnya tidak bisa melawan arus dan menerima saran orang yang lebih tua di lingkungannya.

Menurut RD, ada beberapa saran yang harus dia lakukan agar punya kekuatan saat bermain sepak bola. Salah satunya adalah puasa putih selama 40 hari.

"Bayangkan saya usia segitu, orang-orang belum pernah mengenal namanya puasa mutih 40 hari, saya sudah lakukan itu, gila kan, gila," katanya.

Selain puasa putih, ada hal lain yang dilakukan eks pelatih Barito Putera tersebut. Bagi generasi sekarang, apa yang dilakukan RD mungkin tidak lazim. Namun, di zaman itu, masih sering terjadi.

"Itu (jimatnya) ada yang saya makan, itu gotri itu loh, tahu gotri kan? Gotri sepeda itu lho, yang bunder-bunder kayak peluru itu, iya itu, dimakan," katanya.

Selain itu, RD juga mengenal jimat pelor dan beberapa jenis lainnya. "Bukan keinginan saya sebetulnya, tapi orang-orang di kampung yang takut dengan kondisi saya," katanya.


Bikin Orang Tua Marah, Dibersihkan ke Kiai


RD melakukan praktik tersebut selama beberapa tahun, hingga duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), tepatnya kelas tiga. Praktik itu baru berhenti saat orang tuanya tiba-tiba membersihkan kamar tidurnya.

"Lho kok ini ada banyak banget gitu, ada jimat-jimat yang di tempat, di bawah tumpukan baju saya. Itu mulai orang tua, terutama ibu saya, marah. Kamu ini percaya sama kayak gini," kata RD.

Setelah itu, RD mendapat arahan untuk segera menghilangkan pengaruh benda-benda tersebut. Salah satu caranya adalah dengan makan dan minum apa yang dilarang oleh anjuran orang 'pintar' yang memberi jimat.

"Akhirnya saya datang ke Pak Kiai untuk saya dibersihkan, itu mulai SMP kelas satu naik ke kelas dua sampai dengan ketahuannya itu mau masuk SMA, tiga tahun," kata RD.


Monday, April 14, 2025

Franco Morbidelli Sempat Gugup Tunggu Investigasi Maverick Vinales, Deja vu MotoGP Mandalika 2024

 

Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing TeamFranco Morbidelli, senang bisa finis ketiga dan naik podium dalam balapan utama MotoGP Qatar di Sirkuit Lusail, Senin (14/4/2025) dini hari WIB. Namun, ia juga turut prihatin melihat Maverick Vinales dijatuhi penalti, karena menurutnya 'Top Gun' memang layak naik podium.

Start keempat, Morbidelli menjalani start dengan baik dan naik ke posisi ketiga. Ia kemudian memanfaatkan senggolan antara Marc dan Alex Marquez di Tikungan 1 untuk menyalip dan mengambil alih pimpinan balap. Anak didik Valentino Rossi ini pun terus memimpin sampai Lap 11, ketika ia tersalip oleh Vinales di trek lurus.

Namun, pada lap yang sama, performa ban Morbidelli terjun bebas, sehingga tersalip tiga rider sekaligus, yakni Marc Marquez, Pecco Bagnaia, dan Johann Zarco pada Lap 12. Juara dunia Moto2 2017 ini harus susah payah kembali menemukan ritmenya. Ia khirnya membalas Zarco pada Lap 20 dan melewati garis finis di posisi keempat.

Kangen Pimpin Balapan MotoGP


Kepada GPOne, Morbidelli mengaku sangat senang bisa kembali memimpin balapan, yakni sensasi yang sudah tak ia rasakan selama dua tahun. Sensasi kali ini juga ia sebut lebih menyenangkan, karena ia memimpin balapan utama alih-alih Sprint race. Ia berharap bisa melanjutkan tren positif ini di balapan-balapan selanjutnya.

"Saya rindu memimpin balapan, karena hal ini tak terjadi sejak saya memimpin Sprint race di MotoGP Argentina 2023. Namun, di sini berbeda, karena ini balapan yang lebih panjang, dan saya sempat memiliki keunggulan. Saya merasa terbang. Rasanya menyenangkan dan kami harus terus seperti ini karena saya menginginkan lebih," ujarnya.

Namun, usai finis, FIM Stewards melakukan investigasi kepada Vinales yang melewati garis finis di posisi kedua. Ia dinyatakan bersalah karena melanggar batas minimum tekanan ban, dan dijatuhi hukuman 16 detik, membuatnya dinyatakan finis ke-14. Alhasil, Bagnaia naik ke posisi kedua, sementara Morbidelli naik ke posisi ketiga.


Teringat Peristiwa di MotoGP Mandalika 2024

Morbidelli, yang merupakan runner up MotoGP 2020, sempat waswas menanti hasil investigasi FIM Stewards kepada Vinales. Pasalnya, Pedro Acosta juga sempat diinvestigasi atas alasan serupa usai finis kedua di MotoGP Mandalika 2024. Namun, kala itu Acosta lolos hukuman dan Morbidelli harus legawa tetap finis keempat.

"Saya merasa prihatin untuk Maverick karena ia menjalani balapan yang menakjubkan dan melaju sangat cepat. Bagi saya, rasanya sungguh gugup menunggu hasilnya (investigasi FIM Stewards). Hal ini sudah pernah terjadi kepada saya di Indonesia tahun lalu, tetapi kali ini hasilnya positif dan rasanya fantastis," pungkas Morbidelli.

Berkat hasil ini, pembalap Italia berdarah Brasil itu memantapkan posisinya di peringkat keempat pada klasemen pembalap dengan koleksi 78 poin, tertinggal 45 poin dari rider Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, yang ada di puncak.

Saturday, April 12, 2025

Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Bahrain 2025: Oscar Piastri Kalahkan George Russell demi Rebut Pole

 

Pembalap McLaren F1 TeamOscar Piastri, sukses merebut pole usai mencatatkan waktu tercepat dalam sesi kualifikasi Formula 1 GP Bahrain 2025 di Sirkuit Sakhir, pada Sabtu (12/4/2025).

Pembalap Australia ini diikuti oleh pembalap Mercedes AMG Petronas, George Russell, di posisi kedua, dan pembalap Scuderia Ferrari HP, Charles Leclerc, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, dan pembalap BWT Alpine F1 Team, Pierre Gasly.

Berikut hasil kualifikasi Formula 1 GP Bahrain 2025 di Sirkuit Sakhir.


Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Bahrain 2025

  1. Oscar Piastri - McLaren F1 Team - 1:29.841
  2. George Russell - Mercedes AMG Petronas - 1:30.009
  3. Charles Leclerc - Scuderia Ferrari HP - 1:30.175
  4. Kimi Antonelli - Mercedes AMG Petronas - 1:30.213
  5. Pierre Gasly - BWT Alpine F1 Team - 1:30.216
  6. Lando Norris - McLaren F1 Team - 1:30.267
  7. Max Verstappen - Oracle Red Bull Racing - 1:30.423
  8. Carlos Sainz jr - Atlassian Williams Racing - 1:30.680
  9. Lewis Hamilton - Scuderia Ferrari HP - 1:30.772
  10. Yuki Tsunoda - Oracle Red Bull Racing - 1:31.303
  11. Jack Doohan - BWT Alpine F1 Team - 1:31.245
  12. Isack Hadjar - Visa Cash App Racing Bulls - 1:31.271
  13. Fernando Alonso - Aston Martin Aramco - 1:31.886
  14. Esteban Ocon - MoneyGram Haas F1 Team - 1:31.594
  15. Alex Albon - Atlassian Williams Racing - 1:32.040
  16. Nico Hulkenberg - Stake F1 Team Kick Sauber - 1:32.067
  17. Liam Lawson - Visa Cash App Racing Bulls - 1:32.165
  18. Gabriel Bortoleto - Stake F1 Team Kick Sauber - 1:32.186
  19. Lance Stroll - Aston Martin Aramco - 1:32.283
  20. Ollie Bearman - MoneyGram Haas F1 Team - 1:32.373


Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Bahrain 2025

Jumat, 11 April 2025

  • 18:30 - 19:30 WIB: Practice 1
  • 22:00 - 23:00 WIB: Practice 2

Sabtu, 12 April 2025

  • 19:30 - 20:30 WIB: Practice 3
  • 23:00 - 00:00 WIB: Qualifying

Minggu, 13 April 2025

  • 22:00 WIB: Race

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...