Friday, November 7, 2025

Hasil Latihan MotoGP Portugal 2025: Alex Marquez Kembali Terdepan, Dibuntuti Pecco Bagnaia

 

Pembalap BK8 Gresini RacingAlex Marquez, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan (PR) MotoGP Portugal 2025 di Sirkuit AlgarvePortimao, pada Jumat (7/11/2025).

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, di posisi kedua, dan pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, dan pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir.

Berikut hasil latihan MotoGP Portugal 2025.


Hasil Latihan MotoGP Portugal 2025

Lolos ke Q2:

1. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati - 1'37.974
2. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati +0.030
3. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.088
4. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia +0.159
5. Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda +0.209
6. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda +0.258
7. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.328
8. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.408
9. Pol Espargaro - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +0.450
10. Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia +0.469

Lolos ke Q1:

11. Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda +0.577
12. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.623
13. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.624
14. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.679
15. Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia +0.788
16. Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha +0.900
17. Nicolo Bulega - Ducati Lenovo Team - Ducati +1.012
18. Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha +1.096
19. Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +1.156
20. Somkiat Chantra - LCR Honda Idemitsu - Honda +1.824
21. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia +1.884
22. Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.907


Jadwal Pekan Balap MotoGP Portugal 2025

Jumat, 7 November 2025

  • 15:30-15:45 WIB: MotoE - Free Practice
  • 16:00-16:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
  • 16:50-17:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
  • 17:45-18:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
  • 19:35-19:50 WIB: MotoE - Practice
  • 20:15-20:50 WIB: Moto3 - Practice
  • 21:05-21:45 WIB: Moto2 - Practice
  • 22:00-23:00 WIB: MotoGP - Practice

Sabtu, 8 November 2025

  • 00:00-00:10 WIB: MotoE - Qualifying 1
  • 00:20-00:30 WIB: MotoE - Qualifying 2
  • 15:40-16:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
  • 16:25-16:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
  • 17:10-17:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
  • 17:50-18:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
  • 18:15-18:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
  • 19:15 WIB: MotoE - Race 1 (7 lap)
  • 19:45-20:00 WIB: Moto3 - Qualifying 1
  • 20:10-20:25 WIB: Moto3 - Qualifying 2
  • 20:40-20:55 WIB: Moto2 - Qualifying 1
  • 21:05-21:20 WIB: Moto2 - Qualifying 2
  • 22:00 WIB: MotoGP - Tissot Sprint (12 lap)
  • 23:10 WIB: MotoE - Race 2 (7 lap)

Minggu, 9 November 2025

  • 16:40-16:50 WIB: MotoGP - Warm Up
  • 18:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (21 lap)
  • 20:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (25 lap)
  • 21:30 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (19 lap)

Thursday, November 6, 2025

Sambangi 'Rollercoaster', Akankah Ducati Tambah Koleksi Kemenangan MotoGP Portugal di Portimao?

 

 MotoGP 2025 akan memasuki Seri 21 yang digelar di Sirkuit AlgarvePortimao, Portugal, pada 7-9 November 2025. Ducati pun menjadi pabrikan dengan kemenangan terbanyak di trek ini, sehingga mereka menjadi unggulan akhir pekan ini.

Grand Prix Portugal pertama kali digelar pada 1987, dengan 'meminjam' Sirkuit Jarama yang sejatinya ada di Madrid, Spanyol. Portugal kemudian absen dari kalender Grand Prix, sampai akhirnya kembali pada 2020 lewat Sirkuit Estoril, yang jadi tuan rumah sampai 2012.

Sejak 2013, Portugal pun absen dari kalender MotoGP. Namun, pada 2020, tepatnya di tengah pandemi Covid-19, Portimao menawarkan diri menjadi salah satu penyelenggara MotoGP. Tadinya, sirkuit yang berjuluk 'rollercoaster' ini dikenal sebagai tuan rumah WorldSBK.


Miguel Oliveira Jadi Pemenang Pertama di Portimao


Pada 2021, Portimao pun menggelar dua seri MotoGP. Yang pertama pada 18 April dengan tajuk Grand Prix Portugal, dan yang kedua pada 7 November dengan tajuk Grand Prix Algarve.

Rider tuan rumah, Miguel Oliveira, sukses membuat fans lokal bangga karena berhasil memenangkan balapan MotoGP pertama di Portimao pada 2020. Kala itu, ia masih membela Red Bull KTM Tech 3.

Namun, Ducati menjadi penguasa trek ini, meraih tiga kemenangan, yakni dua lewat Pecco Bagnaia dan satu lewat Jorge Martin. Di belakang mereka, terdapat Fabio Quartararo, yang dua kali menang bersama Yamaha.

Nah, apakah Ducati akan menambah koleksi kemenangan di Portimao? Atau justru pabrikan mereka akan menjegal mereka akhir pekan ini?


Peraih Kemenangan MotoGP Terbanyak di Portimao

Pembalap dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Portimao:

  • Fabio Quartararo: 2 kemenangan (2021, 2022)
  • Pecco Bagnaia: 2 kemenangan (2021, 2023)
  • Miguel Oliveira: 1 kemenangan (2020)
  • Jorge Martin: 1 kemenangan (2024)

Pabrikan dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Portimao:

  • Ducati: 3 kemenangan (2021, 2023, 2024)
  • Yamaha: 2 kemenangan (2021, 2022)
  • KTM: 1 kemenangan (2020)

    Daftar Pemenang MotoGP di Portimao dari Tahun ke Tahun

    2020: Miguel Oliveira - KTM

    2021: Fabio Quartararo - Yamaha

    2021: Pecco Bagnaia - Ducati (GP Algarve)

    2022: Fabio Quartararo - Yamaha

    2023: Pecco Bagnaia - Ducati (Sprint)

    2023: Pecco Bagnaia - Ducati

    2024: Maverick Vinales - Aprilia (Sprint)

    2024: Jorge Martin - Ducati

Wednesday, November 5, 2025

Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Chelsea dan Barcelona Nyaris Kalah, Tim Jose Mourinho 4 Kali Beruntun Selalu Tumbang

 

Matchday keempat fase liga Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung Kamis (6/11/2025) dini hari WIB menghadirkan sejumlah laga penuh drama dan kejutan.

Dari sembilan pertandingan yang digelar, Manchester City berpesta gol di kandang, sementara Barcelona dan Chelsea harus berjuang keras agar tidak pulang dengan tangan hampa.

Selain itu, runner up musim lalu, Inter Milan juga sempat dikejutkan oleh tim debutan, Kairat Almaty meski akhirnya sukses mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Berikut rangkuman lengkap hasil pertandingan semalam.


Qarabag 2-2 Chelsea


Chelsea harus puas membawa satu poin dari markas Qarabağ setelah laga berakhir imbang 2-2.

Estevao sempat membawa The Blues unggul lebih dulu, tapi Leandro Andrade dan Marko Janković membalikkan keadaan.

Alejandro Garnacho yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi penyelamat lewat gol indah hasil umpan Liam Delap di menit akhir.


Pafos 1-0 Villarreal

Klub debutan Pafos menorehkan kemenangan bersejarah di Liga Champions setelah menaklukkan Villarreal 1-0.

Gol tunggal Derrick Luckassen di awal babak kedua menjadi pembeda. Villarreal kini terpuruk dengan hanya satu poin dari empat laga.


Inter Milan 2-1 Kairat Almaty


Inter Milan melanjutkan tren positif mereka di Eropa usai menaklukkan Kairat Almaty 2-1 di Giuseppe Meazza.

Kiper Temirlan Anarbekov sempat tampil gemilang di babak pertama dengan serangkaian penyelamatan brilian. Namun, Lautaro Martínez akhirnya memecah kebuntuan jelang turun minum.

Kairat sempat menyamakan skor melalui sundulan Ofri Arad di menit ke-55, gol pertama yang bersarang ke gawang Inter musim ini. Namun, sepakan jarak jauh Carlos Augusto memastikan kemenangan sempurna bagi Nerazzurri.


Manchester City 4-1 Borussia Dortmund


Manchester City tampil menggila di Etihad Stadium dengan kemenangan 4-1 atas Borussia Dortmund.

Phil Foden menjadi pembuka pesta lewat dua gol indah, sementara Erling Haaland yang menghadapi mantan klubnya turut mencatatkan nama di papan skor dengan gol ke-27 musim ini.

Dortmund sempat memperkecil kedudukan lewat Waldemar Anton, tapi Rayan Cherki memastikan kemenangan telak lewat gol di masa injury time.


Club Brugge 3-3 Barcelona


Drama enam gol terjadi di Jan Breydel Stadium. Barcelona tiga kali tertinggal dan tiga kali pula berhasil menyamakan kedudukan dalam laga menegangkan kontra Club Brugge.

Nicolo Tresoldi dan Ferran Torres membuka laga dengan cepat, sebelum Carlos Forbs membawa Brugge unggul 2-1 di paruh pertama. Lamine Yamal mencetak gol spektakuler untuk membuat skor imbang, tapi Forbs kembali membawa tuan rumah memimpin.

Upaya Yamal yang mengenai tubuh Christos Tzolis kemudian menghasilkan gol bunuh diri yang menyelamatkan Barcelona. Blaugrana bahkan nyaris menang andai tembakan Fermin López, Koundé, dan Eric García tak mengenai tiang.


Ajax 0-3 Galatasaray

Galatasaray tampil superior di Amsterdam lewat performa sensasional Victor Osimhen.

Striker Nigeria itu membuka keunggulan lewat sundulan tajam hasil umpan Leroy Sané, kemudian menambah dua gol melalui eksekusi penalti beruntun.

Trigol ini menjadikan Osimhen pemain kedua Galatasaray yang mencetak hattrick di Liga Champions setelah Burak Yilmaz pada 2012.


Newcastle 2-0 Athletic Bilbao

Newcastle United kembali menunjukkan konsistensi dengan kemenangan 2-0 atas Athletic Bilbao di St. James’ Park.

Dan Burn dan Joelinton mencetak gol untuk memastikan tiga poin, sementara The Magpies memperpanjang catatan tak kebobolan dalam tiga laga beruntun.


Benfica 0-1 Bayer Leverkusen


Benfica masih belum juga meraih poin setelah tumbang 0-1 dari Bayer Leverkusen.

Patrik Schick menjadi penentu kemenangan lewat gol tunggal di babak kedua, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah yang gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola.


Marseille 0-1 Atalanta


Atalanta mencuri tiga poin penting di markas Marseille lewat gol indah Lazar Samardzic pada menit-menit akhir pertandingan.

Tendangan melengkung gelandang asal Serbia itu menembus sudut atas gawang, menutup laga dengan kemenangan dramatis untuk tim tamu.

Hasil Liga Champions Tadi Malam

Kamis, 6 November 2025

  • 00:45 WIB - Pafos 1-0 Villarreal
  • 00:45 WIB - Qarabag 2-2 Chelsea
  • 03:00 WIB - Ajax Amsterdam 0-3 Galatasaray
  • 03:00 WIB - Benfica 0-1 Bayer Leverkusen
  • 03:00 WIB - Club Brugge 3-3 Barcelona
  • 03:00 WIB - Inter Milan 2-1 Kairat Almaty
  • 03:00 WIB - Manchester City 4-1 Borussia Dortmund
  • 03:00 WIB - Marseille 0-1 Atalanta
  • 03:00 WIB - Newcastle 2-0 Athletic Bilbao

Hasil Matchday 4 Liga Champions

Rabu, 5 November 2025

  • 00:45 WIB - Napoli 0-0 Eintracht Frankfurt
  • 00:45 WIB - Slavia Praha 0-3 Arsenal
  • 03:00 WIB - Atletico Madrid 3-1 Union SG
  • 03:00 WIB - Bodo/Glimt 0-1 Monaco
  • 03:00 WIB - Juventus 1-1 Sporting Lisbon
  • 03:00 WIB - Liverpool 1-0 Real Madrid
  • 03:00 WIB - Olympiakos 1-1 PSV Eindhoven
  • 03:00 WIB - PSG 1-2 Bayern Munchen
  • 03:00 WIB - Tottenham 4-0 FC Copenhagen


Tuesday, November 4, 2025

Rapor Pemain Real Madrid usai Tumbang di Anfield: Courtois Heroik, Mbappe dan Huijsen Mengecewakan!

 

Real Madrid harus menelan kekalahan kedua mereka musim ini setelah tumbang 0–1 dari Liverpool pada laga Liga Champions di Anfield, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.

Datang dengan status salah satu dari lima tim sempurna di fase grup, Los Blancos datang ke Merseyside dengan tekad untuk memperpanjang rekor apik mereka itu. Namun menghadapi sang juara bertahan Inggris, wakil Spanyol itu harus pulang dengan kekecewaan.

Gol sundulan Alexis Mac Allister di menit ke-61 menjadi pembeda sekaligus mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun Madrid.

Trent Alexander-Arnold yang diharapkan menjalani malam emosional di Anfield justru hanya bisa menyaksikan dari bangku cadangan saat mantan klubnya merayakan kemenangan besar secara emosional.

Berikut rapor pemain Real Madrid di laga ini:

Kiper

Thibaut Courtois – 9

Meski timnya kalah, performa Courtois di laga pantas diberi nilai tinggi. Tanpa kehadiran sang kiper, Real Madrid bakal menanggung malu yang lebih besar di Anfield.

Ia tampil luar biasa sepanjang laga dengan sederet penyelamatan mustahil yang menjaga Madrid dari kekalahan telak. Delapan penyelamatan dibuat sang kiper di laga ini.

Bek

Federico Valverde – 7

Dipasang sebagai bek sayap kanan oleh Xabi Alonso dan ia menunjukkan etos kerja luar biasa sepanjang laga.

Berlari tanpa henti untuk membantu serangan, ia juga disiplin saat bertugas di area pertahanan. Sebagai kapten, ia terus memotivasi timnya untuk mengejar ketertinggalan dari tuan rumah.

Eder Militao – 7

Solid dan disiplin, kerap harus bekerja sendiri karena minim bantuan dari rekan di lini belakang. Tetap tangguh dalam duel satu lawan satu.

Dean Huijsen – 3

Salah satu penampilan terburuk Huijsen setelah bergabung dengan Real Madrid. Eks bek Bournemouth itu terlihat kehilangan arah di laga ini.

Ia terlihat kesulitan menghadapi tekanan Liverpool, kerap kehilangan bola di area berbahaya, dan membuat sejumlah keputusan ceroboh. 

Alvaro Carreras – 6

Diplot sebagai bek kiri, Carreras melakukan tugasnya dengan baik untuk mengawal Mohamed Salah sehingga mesin gol Liverpool itu terlihat kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya.

Namun performanya terlihat menurun di babak kedua saat mulai kelelahan dan area belakangnya sering terekspos.


Gelandang

Aurelien Tchouameni – 6

Diplot sebagai jangkar, Tchouameni tampil cukup apik di laga ini. Ia beberapa kali memutus aliran serangan Liverpool. 

Namun sebagai gelandang, ia gagal membantu mendikte tempo permainan. Beberapa umpannya tidak akurat dan membuat permainan Madrid tersendat.

Eduardo Camavinga – 5

Di laga ini, Xabi Alonso menaruh Camavinga di posisi gelandang kanan. Posisi ini bukan posisi ideal Camavinga dan itu terlihat jelas dalam laga tadi.

Camavinga gagal beradaptasi dengan peran barunya dan terlihat tidak nyaman saat bermain. Ia kesulitan mengalirkan bola dengan cepat.

Arda Guler – 5

Arda Guler kembali dipercaya Xabi Alonso untuk menjadi starter di laga ini. Namun bocah ajaib asal Turki itu kesulitan untuk mengeluarkan potensi terbaiknya di laga ini.

Ia mendapatkan tekanan yang besar dari para pemain Liverpool, sehingga ia kerap membuat umpan-umpan yang salah dan itu mengganggu ritme permainan Los Blancos.

Jude Bellingham – 7

Bellingham bisa dikatakan sebagai salah satu pemain terbaik Real Madrid di laga ini. Meski ia gagal menciptakan gol atau assist bagi Los Blancos.

Ia tampil dengan determinasi penuh, aktif membantu pertahanan dan juga tidak segan-segan maju ke depan untuk membantu serangan. Namun sayang ia gagal membuat kontribusi yang apik di laga ini.


Lini Depan

Vinícius Junior – 6

Di awal laga, Vinicius tampil menjanjikan di mana kecepatannya membuat lini pertahanan Liverpool kesulitan. Namun perlahan tapi pasti, winger asal Brasil ini mulai dijinakkan oleh Conor Bradley.

Setelah itu ia gagal membuat peluang berbahaya bagi Real Madrid dan terlihat tidak berdaya selama 90 menit laga tersebut.

Kylian Mbappe – 4

Di laga ini, Kylian Mbappe diharapkan menunjukkan magisnya sebagai mesin gol utama Real Madrid di musim ini. Namun apa daya, sang penyerang justru tampil mengecewakan.

Sepanjang laga ia minim menebar ancaman ke gawang Liverpool. Ia kesulitan untuk melewati barisan pertahanan The Reds yang tampil solid di laga ini.


Pemain Pengganti


Rodrygo Goes – 5

Masuk untuk memberi energi baru, tapi justru sering mempersulit situasi dengan keputusan terburu-buru dan operan yang tidak efektif.

Trent Alexander-Arnold – 5

Tampil sebagai cameo melawan mantan klubnya, namun tak mampu memberi pengaruh berarti. Hanya sempat melepaskan satu umpan silang yang gagal menemukan sasaran.

Brahim Díaz – N/A

Mendapatkan menit bermain yang terlalu minim, sehingga kami tidak bisa memberikan penilaian untuk performanya.






Sunday, November 2, 2025

5 Debutan Terbaik MotoGP yang Kemudian Jadi Juara Dunia, Fermin Aldeguer Kapan Menyusul?

 

Fermin Aldeguer tak pelak lagi menjadi salah satu rider muda yang performanya mencolok di MotoGP 2025. Dalam Seri Malaysia, rider BK8 Gresini Racing ini pun sukses mengunci gelar Rookie of The Year (ROTY) alias debutan terbaik musim ini.

Sampai Seri Malaysia pula, Aldeguer telah mengoleksi 3 podium Sprint, serta 3 podium Grand Prix, termasuk kemenangan sensasionalnya di Mandalika, Indonesia. Ia berhasil mengalahkan para rookie lainnya, yakni Ai Ogura (Trackhouse Racing) dan Somkiat Chantra (LCR Honda).

Performa dan catatan gemilang Aldeguer ini tak bisa dimungkiri memicu ekspektasi lebih tinggi. General Manager Director Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, bahkan menyebut rider berusia 20 tahun itu sebagai masa depan Ducati yang diharapkan bisa menyabet gelar dunia.

Sejak kelas MotoGP digulirkan pada 2002 sebagai pengganti kelas GP500, hanya ada lima rider peraih gelar ROTY yang mampu menjadi juara dunia kelas premier di kemudian hari. Nah, siapa saja sih mereka? Akankah Aldeguer mengikuti jejak mereka? Berikut ulasannya.


Nicky Hayden


Nicky Hayden menjalani debut MotoGP pada 2003 usai menyabet gelar juara AMA Superbike 2023. Di kelas para raja, rider asal Amerika Serikat ini membela Repsol Honda dan menjadi ROTY usai mengakhiri musim di peringkat kelima.

Hayden kemudian sukses menjadi juara dunia MotoGP 2006, mengalahkan Valentino Rossi. Ia menjadi rider pertama yang mematahkan rentetan gelar dunia 'The Doctor', yang sebelumnya menjuarai kelas tertinggi lima musim beruntun.


Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo menjalani debut MotoGP pada 2008 usai menyabet gelar dunia GP250 2006 dan 2007 bersama Aprilia. Ia digaet oleh Fiat Yamaha untuk dijadikan tandem Valentino Rossi. 'X-Fuera' pun menyabet gelar ROTY usai mengakhiri musim di peringkat keempat.

Lorenzo kemudian sukses menjadi juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya pada 2010, mengalahkan rival bebuyutannya sejak belia, Dani Pedrosa. Rider asal Spanyol ini kemudian meraih dua gelar tambahan di MotoGP, yakni pada 2012 dan 2015.


Marc Marquez


Marc Marquez menjalani debut MotoGP pada 2013 usai menjuarai GP125 2010 dan Moto2 2012. Rider asal Spanyol ini digaet oleh Repsol Honda untuk dijadikan pengganti Casey Stoner, yang pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012.

Marquez pun menyabet gelar ROTY usai keluar sebagai juara dunia. Dalam era modern MotoGP, Marquez masih jadi satu-satunya rookie yang mampu jadi juara pada musim yang sama. Kini, Marquez telah mengantongi tujuh gelar dunia MotoGP.


Fabio Quartararo


Fabio Quartararo menjalani debut MotoGP pada 2019 meski hasil balapnya di kelas Moto3 dan Moto2 tidak mentereng. Ia pun digaet oleh tim satelit Yamaha saat itu, Petronas Yamaha SRT.

'El Diablo' menyabet gelar ROTY MotoGP 2019 setelah mengakhiri musim di peringkat kelima. Dua tahun kemudian, ia pindah ke skuad pabrikan Monster Energy Yamaha dan sukses menjadi juara dunia.

Jorge Martin

Jorge Martin menjalani debut MotoGP pada 2021 usai menjuarai Moto3 2018 dan menjalani musim yang kuat di Moto2 2020. Ia digaet oleh Pramac Racing, yang saat itu masih berstatus tim satelit Ducati. Ia menjadi ROTY usai menduduki peringkat kesembilan pada akhir musim.

Pada 2023, Martin berjibaku dengan Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar dunia, tetapi harus legawa menjadi runner up. Pada 2024, rider berjuluk 'Martinator' ini pun balas dendam dan sukses jadi juara dunia, sebelum pindah ke Aprilia Racing musim ini.



Arsenal Tidak Punya Titik Lemah?

 

Arsenal tampil luar biasa saat menaklukkan Burnley dengan skor 2-0 pada pekan ke-10 Premier League 2025/2026, Sabtu (1/11) malam WIB. Bermain di Turf Moor Stadium, pasukan Mikel Arteta memperlihatkan kedewasaan dan efisiensi yang membuat mereka tampak nyaris tanpa celah.

Dua gol dari Victor Gyokeres pada menit ke-14 dan Declan Rice pada menit ke-35 memastikan The Gunners pulang dengan tiga poin sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen dengan 25 poin. Lebih dari itu, Arsenal juga memperpanjang catatan impresif tanpa kebobolan dalam tujuh laga beruntun di semua kompetisi.

Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang karakter dan keseimbangan tim. Arsenal menunjukkan bagaimana tim besar seharusnya bermain, kuat di pertahanan, efektif di lini serang, dan berbahaya dalam setiap situasi bola mati.

Di bawah Arteta, The Gunners telah menjelma menjadi mesin kemenangan yang nyaris tanpa kelemahan. Bahkan, pandit sepak bola Inggris, Alan Shearer, tidak melihat Bukayo Saka dan kolega punya titik lemah.

Arsenal Unggul di Semua Aspek Permainan


Burnley, yang musim lalu dikenal tangguh di lini belakang dengan hanya kebobolan 16 gol dalam 46 laga Championship, sempat membuat Arsenal bekerja keras.

Namun, The Gunners tetap menemukan cara untuk menembus pertahanan disiplin itu melalui situasi bola mati. Gol pembuka Gyokeres lahir dari skema tendangan sudut, menjadi gol kedelapan Arsenal dari bola mati musim ini, jumlah terbanyak di Premier League dalam 10 laga pertama.

Secara total, 12 dari 18 gol Arsenal musim ini berasal dari situasi bola mati, menjadikan mereka tim paling efektif dalam memanfaatkan peluang jenis ini di seluruh divisi teratas Inggris.

Keunggulan ini menunjukkan bagaimana Arsenal berkembang bukan hanya dalam permainan terbuka, tapi juga dalam detail-detail kecil yang sering menentukan hasil pertandingan.

Dari Bola Mati ke Dominasi Total


Efektivitas Arsenal membuat banyak pandit sepak bola terkesima. Cara Arsenal memaksimalkan bola mati belum terbendung. Selain itu, bagaimana cara Arteta memainkan dua bek sayap juga mendapat catatan khusus.

“Saya tidak melihat kelemahan,” kata Alan Shearer, kepada BBC Sport.

“Mereka kembali mencetak gol dari bola mati, tetapi performa mereka jauh lebih baik dari itu. Saya suka cara mereka memanfaatkan Calafiori dan Timber di posisi yang lebih maju untuk menciptakan peluang dan memenangkan bola mati," tegas mantan bomber Timnas Inggris itu.


Saturday, November 1, 2025

Hasil BRI Super League, Bhayangkara FC vs Persita Tangerang: Gol Telat Damjanovic Selamatkan Bhayangkara dari Kekalahan

 

 Bhayangkara FC selamat dari kekalahan di pertandingan pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026. Berhadapan dengan Persita TangerangThe Guardian mampu bermain imbang dengan skor 1-1.

Di laga ini, Persita unggul terlebih dahulu berkat gol Pablo Ganet. Namun Slavko Damjanovic sukses menyamakan kedudukan sehingga kedua tim berbagi satu angka.

Berkat hasil ini, Persita Tangerang bertengger di peringkat ketiga dengan raihan 18 poin dari 10 laga. Sementara Bhayangkara FC tertahan di peringkat ketujuh dengan raihan 15 poin dari 10 laga.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.


Babak Pertama

Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung ini berjalan dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama berhati-hati dalam membangun serangan mereka.

Bhayangkara FC mengambil inisiatif serangan. Sementara Persita bermain lebih bersabar dan sesekali melepaskan serangan balik.

Peluang berbahaya pertama baru tercipta di menit ke-26. Lolos dari jebakan offside, Wahyu Subo Seto melepaskan sundulan yang berhasil ditepis Igor Rodrigues.

Tidak lama berselang, giliran Persita yang mengancam melalui tembakan menusuk Hokky Caraka dari sisi kanan yang bisa dihentikan oleh Aqil Savik. Javlon Gusyenov sempat mengancam melalui tendangan bebasnya, namun skor 0-0 tetap bertahan hingga turun minum.


Babak Kedua

Di babak kedua pertandingan berjalan seru. Persita Tangerang tampil lebih dominan atas tuan rumah dan membombardir pertahanan The Guardian dengan serangan-serangan yang mereka lancarkan.

Setelah melakukan sejumlah percobaan, Persita menjebol gawang Bhayangkara FC di menit ke-79. Memanfaatkan umpan matang dari Rayco, Pablo Ganet sukses menjebol gawang Aqil Savik sehingga tim tamu unggul 0-1 di laga ini.

Usai tertinggal, Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangan mereka. Di menit ke-86, The Guardian sukses menyamakan kedudukan setelah umpan Firza Andika diselesaikan dengan sempurna oleh Slavko Damjanovic menjadi gol. Skor kembali sama kuat 1-1.

Jual beli serangan antara kedua tim berlanjut. Namun skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Susunan Pemain Kedua Tim

Bhayangkara FC (4-3-3): Aqil Savik; Firza Andhika, Nehar Sadiki, Slavko Damjanovic, I Putu Gede Juni Antara; Lautaro Belleggia, Wahyu Subo Sseto, Moises Wolschichk; Sani Rizki Fauzi, Ginanjar Wahyu, Dendy Sulistyawan

Pelatih: Paul Munster

Persita Tangerang (4-3-3): Igor Rodrigues; Mario Jardel, Tamirlan Kozubaev, Ryuji Utomo, Muhammad Toha; Pablo Ganet, Bae Sin Yeong, Javlon Guseynov; Hokky Caraka, Andrejic Aleksa, Rayco Medina

Pelatih: Carlos Pena



Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...