Monday, October 27, 2025

Daftar Rookie of The Year MotoGP dari Musim ke Musim, Fermin Aldgeuer Jadi Pemenang Edisi 2025

 

Pembalap BK8 Gresini RacingFermin Aldeguer, berhasil mengunci gelar debutan terbaik alias Rookie of The Year (ROTY) MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Malaysia. Aldeguer pun menjadi pembalap ke-24 yang memenangkan gelar ini di era modern MotoGP.

ROTY adalah gelar yang diberikan kepada pembalap pendatang baru dengan peringkat terbaik di klasemen MotoGP. Musim ini, MotoGP pun memiliki tiga debutan. Selain Aldeguer, ada pula Ai Ogura (Trackhouse Racing) dan Somkiat Chantra (LCR Honda Idemitsu).

Namun, setelah finis ketujuh dalam Sprint di Sepang, Sabtu (25/10/2025), Aldeguer sukses mengunci gelar ROTY karena tak lagi bisa terkejar oleh Ogura dan Chantra meski musim ini masih menyisakan dua seri lagi.


Hanya Ada Satu Rookie Juara Dunia MotoGP


Sejak MotoGP menggantikan kelas GP500 pada 2002, hanya ada satu rookie yang mampu jadi juara dunia, yakni Marc Marquez, yang menjuarai musim 2013 bersama Repsol Honda.

Pada era modern ini, Daijiro Kato pun menjadi pemenang ROTY pertama, usai menduduki peringkat ketujuh di klasemen musim 2002. Ia juga memenangkan gelar ini bersama Gresini, yang kala itu masih bernama Fortuna Honda Gresini.

Dalam sejarah kelas MotoGP, ada empat pemenang ROTY yang tak punya lawan karena mereka merupakan debutan tunggal, yakni Sylvain Guintoli (2007), Tito Rabat (2016), Augusto Fernandez (2023), dan Pedro Acosta (2024).

Berikut daftar pemenang gelar Rookie of The Year MotoGP sejak musim 2002.

Daftar Pemenang Gelar Rookie of The Year MotoGP

2002: Daijiro Kato (Fortuna Honda Gresini) - Peringkat 7

2003: Nicky Hayden (Repsol Honda) - Peringkat 5

2004: Ruben Xaus (Pramac d'Antin Ducati) - Peringkat 11

2005: Toni Elias (Fortuna Yamaha Tech 3) - Peringkat 12

2006: Dani Pedrosa (Repsol Honda) - Peringkat 5

2007: Sylvain Guintoli* (Dunlop Yamaha Tech 3) - Peringkat 16

2008: Jorge Lorenzo (Fiat Yamaha) - Peringkat 4

2009: Mika Kallio (Pramac Ducati/Ducati Team) - Peringkat 15

2010: Ben Spies (Monster Yamaha Tech 3) - Peringkat 6

2011: Cal Crutchlow (Monster Yamaha Tech 3) - Peringkat 12

2012: Stefan Bradl (LCR Honda) - Peringkat 8

2013: Marc Marquez (Repsol Honda) - Juara dunia


2014: Pol Espargaro (Monster Yamaha Tech 3) - Peringkat 6

2015: Maverick Vinales (Suzuki Ecstar) - Peringkat 12

2016: Tito Rabat* (EG 0,0 Marc VDS Honda) - Peringkat 21

2017: Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) - Peringkat 6

2018: Franco Morbidelli (EG 0,0 Marc VDS Honda) - Peringkat 15

2019: Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) - Peringkat 5

2020: Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) - Peringkat 11

2021: Jorge Martin (Pramac Racing Ducati) - Peringkat 9

2022: Marco Bezzecchi (Mooney VR46 Racing Ducati) - Peringkat 14

2023: Augusto Fernandez* (Red Bull GASGAS Tech 3) - Peringkat 17

2024: Pedro Acosta* (Red Bull GASGAS Tech 3) - Peringkat 6

2005: Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing) - Peringkat 8

Sunday, October 26, 2025

Rapor Pemain Barcelona vs Real Madrid: Pedri Kartu Merah, Lamine Yamal Hilang!

 

Barcelona harus menelan kekalahan pahit di Santiago Bernabeu setelah takluk 1-2 dari Real Madrid pada laga El Clasico, Minggu 26 Oktober 2025 malam WIB.

Dua gol dari Kylian Mbappe dan Jude Bellingham membuat Blaugrana tertinggal lima poin dari sang rival di puncak klasemen La Liga.

Skuad asuhan Hansi Flick sejatinya sempat menyamakan kedudukan lewat Fermin Lopez setelah memanfaatkan umpan Marcus Rashford. Namun, Bellingham kembali memulihkan keunggulan Los Blancos sebelum turun minum.

Di babak kedua, Wojciech Szczesny sempat menggagalkan penalti Mbappe, tapi Barcelona gagal memanfaatkan momentum tersebut.

Cedera pemain kunci seperti Lewandowski dan Gavi memaksa Flick menurunkan beberapa wajah baru, namun kreativitas dan efektivitas di lini depan kembali menjadi persoalan. Kartu merah Pedri di masa tambahan waktu menutup malam suram Blaugrana di Madrid.


Kiper dan Lini Belakang



Wojciech Szczesny (7/10)

Menjadi salah satu pemain terbaik Barca. Membuat dua penyelamatan penting di babak pertama dan tampil gemilang kala menepis penalti Mbappe. Tak bisa berbuat banyak atas dua gol Madrid.

Jules Kounde (4/10)

Kesulitan besar menghadapi kecepatan Vinicius. Beberapa kali kalah duel dan tak mampu membantu Yamal saat tim menyerang. Performa yang membuat sisi kanan Barca rapuh sepanjang laga.

Pau Cubarsi (5/10)

Masih belajar menghadapi level tertinggi. Mbappe sempat lolos dari pengawasannya untuk mencetak gol pembuka. Meski beberapa kali memblok tembakan, ia tampak kewalahan menghadapi intensitas Madrid.

Eric Garcia (5/10)

Sempat berani maju membantu serangan dari lini belakang. Namun, keputusan tangannya yang dianggap handball memberi Madrid penalti, meski tergolong keras. Secara umum tampil inkonsisten.

Alejandro Balde (5/10)

Aktif naik membantu serangan tapi minim efektivitas. Tak cukup tegas dalam duel udara melawan Militao saat Bellingham mencetak gol kedua.


Lini Tengah


Frenkie de Jong (4/10)

Terlalu aman dalam mengalirkan bola dan gagal mengimbangi pergerakan Bellingham. Kerap kehilangan jejak gelandang Madrid itu, termasuk saat gol kedua terjadi.

Pedri (5/10)

Menunjukkan sentuhan apik di beberapa momen dan berperan dalam terciptanya gol Fermin. Namun, kehilangan fokus dalam duel fisik dan akhirnya diusir keluar lapangan di menit akhir karena kartu kuning kedua.

Fermin Lopez (5/10)

Menjadi penyelamat sementara dengan gol penyeimbang, tetapi performanya tidak konsisten. Beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya, termasuk sebelum gol yang dianulir Mbappe.

Lini Depan

Lamine Yamal (3/10)

Salah satu penampilan terburuknya musim ini. Hampir semua upaya gagal, umpan tak akurat, tembakan melenceng, dan kontribusi defensif minim. Membiarkan Kounde sendirian menghadapi Vinicius menjadi kesalahan fatal.

Ferran Torres (3/10)

Dipasang sebagai ujung tombak, tapi sama sekali tak menebar ancaman. Minim pergerakan tanpa bola dan sering kehilangan momentum. Digantikan oleh gelandang bertahan Casado saat tim butuh gol, yang menggambarkan ketiadaan kontribusinya.

Marcus Rashford (6/10)

Satu-satunya ancaman nyata di lini depan. Pergerakannya sempat membuat lini belakang Madrid panik dan menciptakan assist rapi untuk gol Fermin. Namun, efektivitasnya menurun di babak kedua.


Pemain Pengganti

Ronald Araujo (6/10)

Masuk untuk memperkuat pertahanan dan sempat melakukan blok penting. Sayangnya, posisinya sering terekspos saat Barca meningkatkan tekanan.

Marc Casado (5/10)

Masuk menggantikan Torres tapi tak memberi perubahan berarti. Tidak cukup berani menekan atau menusuk ke depan.

Roony Bardghji (?)

Baru dimainkan sepuluh menit terakhir dan tak banyak menyentuh bola.

Gerard Martin (?)

Masuk di waktu tambahan, tanpa dampak signifikan.

Saturday, October 25, 2025

Rekap Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Liverpool Sekali Lagi Keok, MU Kembali Menang dan Tembus 4 Besar

 

Akhir pekan ini menjadi panggung penuh kejutan di berbagai stadion Inggris. Sejumlah laga Premier League pada Sabtu (25/10) malam hingga Minggu (26/10) dini hari menghadirkan hasil tak terduga, dari kejatuhan sang juara bertahan hingga laju tim promosi yang terus menanjak.

Sebanyak empat laga dari pekan ke-9 Liga Inggris musim 2025/2026 dimainkan sepanjang tadi malam. Satu laga pembuka sebelumnya sudah digelar pada Sabtu dini hari.

Usai serangkaian laga tersebut, perubahan cukup signifikan terjadi di tabel klasemen. Sunderland dan Manchester United sukses merangsek ke papan atas, sedangkan Liverpool harus turun peringkat.


Liverpool Terus Terperosok


Liverpool kembali gagal bangkit dari keterpurukan setelah tumbang 2-3 dari Brentford di Gtech Community Stadium. Kekalahan ini menjadi yang keempat beruntun di Premier League, menyamai rekor terburuk mereka di era modern.

Anak asuh Arne Slot tampil dominan dalam penguasaan bola, namun rapuh di lini belakang. Pertahanan The Reds kembali menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Brentford dengan permainan efektif dan penuh determinasi.

Kini, Liverpool berada dalam tekanan besar untuk segera bangkit saat menghadapi Aston Villa akhir pekan depan. Jika tidak, mereka berpotensi mencatat sejarah kelam baru.


Manchester United Semakin Panas


Sementara itu, Manchester United terus menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Skuad asuhan RĂºben Amorim memperpanjang catatan kemenangan mereka menjadi tiga laga beruntun setelah menaklukkan Brighton dengan skor 4-2.

Lini depan Setan Merah tampil agresif dengan pressing tinggi dan transisi cepat yang membuat Brighton kewalahan.

Kemenangan ini membuat United kembali meramaikan persaingan papan atas, sekaligus memulihkan kepercayaan diri tim setelah start musim yang tidak konsisten.


Chelsea Dipermalukan Sunderland

Di laga lain, Chelsea harus menelan kekalahan pahit setelah dikalahkan Sunderland 1-2 lewat gol penentu di menit akhir. Hasil ini terasa menyakitkan bagi tim asuhan Enzo Maresca, mengingat mereka tampil dominan namun gagal mengonversi peluang.

Sebaliknya, Sunderland yang baru saja promosi ke Premier League terus menunjukkan performa impresif.

Dengan kemenangan ini, mereka kini naik ke posisi kedua klasemen sementara, sebuah pencapaian luar biasa bagi tim yang musim lalu masih berjuang di Championship.

Berikut rekap hasil Liga Inggris tadi malam selengkapnya.


Hasil Liga Inggris Tadi Malam



Sabtu, 25 Oktober 2025

  • 21:00 WIB - Chelsea 1-2 Sunderland
  • 21:00 WIB - Newcastle 2-1 Fulham
  • 23:30 WIB - Manchester United 4-2 Brighton

Minggu, 26 Oktober 2025

  • 02:00 WIB - Brentford 3-2 Liverpool

Hasil dan Jadwal Pekan 9

Sabtu, 25 Oktober 2025

  • 02:00 WIB - Leeds United 2-1 West Ham
  • 21:00 WIB - Chelsea 1-2 Sunderland
  • 21:00 WIB - Newcastle 2-1 Fulham
  • 23:30 WIB - Manchester United 4-2 Brighton

Minggu, 26 Oktober 2025

  • 02:00 WIB - Brentford 3-2 Liverpool
  • 21:00 WIB - Arsenal v Crystal Palace - Champions TV 5, Vidio
  • 21:00 WIB - Aston Villa v Manchester City - Champions TV 6, Vidio
  • 21:00 WIB - Bournemouth v Nottingham Forest - MOJI, Vidio
  • 21:00 WIB - Wolverhampton v Burnley - Vidio
  • 23:30 WIB - Everton v Tottenham - SCTV, Champions TV 5, Vidio

Friday, October 24, 2025

Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2025: Pedro Acosta Tercepat, Ungguli Johann Zarco

 

Pembalap Red Bull KTM Factory RacingPedro Acosta, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan (PR) MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang, pada Jumat (24/10/2025).

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap LCR Honda Castrol, Johann Zarco, di posisi kedua, dan pembalap Prima Pramac Racing, Jack Miller, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, dan pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

Berikut hasil latihan MotoGP Malaysia 2025.


Hasil Latihan MotoGP Malaysia 2025

Lolos ke Q2:

1. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 1'57.559
2. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda +0.019
3. Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha +0.281
4. Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda +0.295
5. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.309
6. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.48
7. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.482
8. Pol Espargaro - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +0.496
9. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.498
10. Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.558

Lolos Q1:

11. Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda +0.62
12. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati +0.647
13. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.72
14. Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia +0.741
15. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia +0.801
16. Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia +1.022
17. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +1.18
18. Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.217
19. Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +1.394
20. Somkiat Chantra - LCR Honda Idemitsu - Honda +1.405
21. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia +1.693
22. Michele Pirro - Ducati Lenovo Team - Ducati +2.182
23. Augusto Fernandez - Monster Energy Yamaha - Yamaha +2.415

Jadwal Pekan Balap MotoGP Malaysia 2025

Jumat, 24 Oktober 2025

  • 08:00-08:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
  • 08:50-09:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
  • 09:45-10:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
  • 11:00-11:25 WIB: IATC - Free Practice 1
  • 12:15-12:50 WIB: Moto3 - Practice
  • 13:05-13:45 WIB: Moto2 - Practice
  • 14:00-15:00 WIB: MotoGP - Practice
  • 15:25-15:50 WIB: IATC - Free Practice 2

Sabtu, 25 Oktober 2025

  • 07:40-08:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
  • 08:25-08:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
  • 09:10-09:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
  • 09:50-10:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
  • 10:15-10:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
  • 11:00-11:35 WIB: IATC - Qualifying
  • 11:45-12:00 WIB: Moto3 - Qualifying 1
  • 12:10-12:25 WIB: Moto3 - Qualifying 2
  • 12:40-12:55 WIB: Moto2 - Qualifying 1
  • 13:05-13:20 WIB: Moto2 - Qualifying 2
  • 14:00 WIB: MotoGP - Tissot Sprint (10 lap)
  • 15:10 WIB: IATC - Race 1

Minggu, 26 Oktober 2025

  • 08:45 WIB: IATC - Race 2
  • 09:40-09:50 WIB: MotoGP - Warm Up
  • 11:00 WIB: Moto3 - Grand Prix (15 lap)
  • 12:15 WIB: Moto2 - Grand Prix (17 lap)
  • 14:00 WIB: MotoGP - Grand Prix (20 lap)

Thursday, October 23, 2025

Lionel Messi Resmi Perpanjang Kontrak di Inter Miami: Bertahan hingga 2028!

 

Lionel Messi akhirnya menegaskan masa depannya. Setelah berbulan-bulan negosiasi, megabintang asal Argentina itu resmi menandatangani kontrak baru bersama Inter Miami.

Kesepakatan berdurasi tiga tahun atau hingga 2028 ini memastikan sang ikon tetap menjadi bagian dari klub hingga tahun 2028 dan kemungkinan besar menjadikannya kontrak terakhir dalam karier profesionalnya.

Kabar ini datang tepat sehari sebelum Inter Miami memulai laga playoff MLS melawan Nashville. Klub milik David Beckham itu mengumumkan kabar gembira tersebut lewat unggahan di media sosial.

Langkah ini bukan sekadar memperpanjang ikatan kerja, tapi juga memastikan Messi menjadi pusat dari proyek besar Inter Miami.

Stadion baru yang sedang dibangun di dekat Bandara Internasional Miami bakal menjadi rumah permanen klub, dan kehadiran Messi jelas menjadi daya tarik utama untuk penjualan tiket dan pembangunan identitas tim di masa depan.

Simbol Besar untuk Klub dan MLS

Keputusan Messi untuk tetap bertahan di Inter Miami adalah anugerah besar bagi klub dan juga Major League Soccer.

Sebagai MVP liga musim lalu, Messi juga menjadi kandidat kuat untuk meraih penghargaan yang sama tahun ini dan bisa mencetak sejarah sebagai pemain pertama yang memenangkannya dua tahun beruntun.

Musim ini, Messi menorehkan statistik luar biasa: 29 gol dan 19 assist, menjadikannya pemuncak daftar pencetak gol MLS sekaligus kontributor gol terbanyak dengan total 48, hanya terpaut satu dari rekor Carlos Vela pada 2019.

Ia juga mencetak rekor baru sebagai pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam lima laga beruntun, serta mencatatkan 10 pertandingan dengan lebih dari satu gol.


Akhir yang Ideal bagi Perjalanan Panjang Messi



Pada usia 38 tahun, kontrak ini tampak seperti babak terakhir dalam karier luar biasa Lionel Messi. Ia telah menghabiskan lebih dari separuh hidupnya di dunia profesional sejak debut bersama Barcelona pada 2004.

Kini, dengan sisa tenaga dan kejeniusannya, Messi diyakini akan menutup karier di tanah Amerika.

Inter Miami juga akan segera berubah wajah. Jordi Alba dan Sergio Busquets telah memutuskan pensiun, sementara masa depan Luis Suarez masih abu-abu. Namun, Messi memilih untuk bertahan dan melanjutkan proyek jangka panjang klub.

Dengan delapan Ballon d’Or dan satu gelar Piala Dunia yang telah ia persembahkan untuk Argentina, Messi kini tidak lagi mengejar pembuktian. Ia tinggal menulis bab penutup dari kisah terhebat di sepak bola.

Wednesday, October 22, 2025

 


Pembalap Italtrans Racing Moto2Diogo Moreira, akhirnya resmi diumumkan naik ke MotoGP pada 2026. Ia terikat kontrak multi-tahunan dengan Honda Racing Corporation (HRC) untuk diturunkan di LCR Honda.

Moreira lahir di Sao Paulo pada 23 April 2004, dan pindah ke Spanyol pada 2017 demi mencari jalan yang lebih pasti untuk meneruskan kariernya di dunia balap. Saat itu, ia mengikuti berbagai ajang balap junior regional setempat.

Moreira akhirnya mendapatkan kesempatan berlaga di ajang internasional pada 2019, yakni di European Talent Cup, salah satu kelas yang dilombakan di JuniorGP sebagai salah satu program 'Road to MotoGP. Ia pun mengakhiri musim di peringkat 6.

Pada 2020 dan 2021, Moreira pun beralih ke kelas JuniorGP dan bertarung di peringkat 10 besar. Juga pada 2021, ia mendapatkan kesempatan berlaga di Red Bull Rookies Cup, lagi-lagi mengakhiri musim di peringkat 6 setelah meraih 3 podium.



Diperebutkan oleh Banyak Tim MotoGP


Moreira kemudian menjalani debutnya di ajang Grand Prix pada 2022, di kelas Moto3 bersama MT Helmets-MSI. Selama dua musim beruntun, ia mengakhiri musim di peringkat 8 dan total meraih 3 podium, 1 kemenangan, dan 1 pole.

Pada 2024, Moreira memilih naik ke kelas Moto2 bersama Italtrans Racing. Tahun ini, ia meramaikan persaingan papan atas. Sejauh ini ia telah meraih 6 pole, 8 podium, dan 3 kemenangan. Ia juga sedang menduduki peringkat kedua klasemen pembalap dengan 245 poin.

Konsistensi ini merupakan bukti bahwa Moreira memiliki talenta yang hebat. Atas alasan inilah namanya panas dibicarakan di MotoGP, bahkan lebih ramai diperbincangkan ketimbang calon juara dunia terkuat Moto2 saat ini, Manuel Gonzalez.

Moreira, yang saat ini berusia 21 tahun, sempat diincar oleh tiga tim MotoGP, yakni Prima Pramac Racing (Yamaha), LCR Honda, dan juga Ducati, yang berniat meletakkannya di salah satu tim satelitnya.

Kabarnya Dapat Gaji Tinggi dari Honda


Moreira tadinya juga salah satu kandidat rider yang hendak diajak oleh Trackhouse Racing menjalani tes MotoGP dengan Aprilia RS-GP di Aragon, Spanyol, Juni lalu. Namun, tanpa alasan yang diketahui, Trackhouse akhirnya memberikan kesempatan ini kepada Gonzalez.

Lama-lama, opsi Moreira mengerucut ke Honda atau Yamaha. HRC menawarkan gaji €1,5 juta euro dan kontrak tiga musim kepada Moreira untuk menggantikan Somkiat Chantra di LCR Honda. Untuk ukuran rookie alias debutan, nilai gaji ini sangatlah tinggi.

Moreira akhirnya menjatuhkan pilihan kepada HRC dan LCR, dan pengumuman mengenai kehadirannya dirilis pada 14 Oktober 2025 lalu. Ia pun menjadi pembalap Brasil pertama yang berlaga di MotoGP sejak Alex Barros pada 2007 lalu.

"Bergabung ke MotoGP bersama Honda LCR adalah mimpi jadi nyata. Saya berterima kasih kepada Honda dan tim atas kepercayaan mereka kepada saya serta kesempatan luar biasa ini. Saya sangat bersemangat untuk belajar, berkembang, dan berjuang meraih hasil terbaik di level tertinggi balap motor," ujar Moreira.


Profil dan Statistik Prestasi Diogo Moreira

Nama lengkap: Diogo Moreira Nascimento

Tempat, tanggal lahir: Sao Paulo, Brasil, 23 April 2004

Nomor balap: 10

Tim di Moto2 2025: Italtrans Racing

Tim di MotoGP 2026: LCR Honda

Statistik prestasi Diogo Moreira:

  • 2019: European Talent Cup (Honda) Peringkat - 6
  • 2020: JuniorGP (Honda) Peringkat - 10
  • 2021: JuniorGP (Honda) Peringkat - 11
  • 2021: Red Bull Rookies Cup (KTM) Peringkat - 6
  • 2022: Moto3 (MT Helmets – MSI) Peringkat - 8
  • 2023: Moto3 (MT Helmets – MSI) Peringkat - 8
  • 2024: Moto2 (Italtrans Racing Team) Peringkat - 13
  • 2025: Moto2 (Italtrans Racing Team) Peringkat - 2 (sampai Seri Australia)

Tuesday, October 21, 2025

Prediksi Real Madrid vs Juventus 23 Oktober 2025

 

Real Madrid dan Juventus akan bertemu di matchday 3 league phase Liga Champions 2025/2026. Pertandingan fase liga UEFA Champions League (UCL) antara Real Madrid vs Juventus ini digelar di Santiago Bernabeu. Pertandingannya dijadwalkan kick-off Kamis, 23 Oktober 2025, jam 02.00 WIB, live streaming di Vidio.

Pertemuan dua raksasa Eropa akan tersaji di Bernabeu. Laga ini menjanjikan gengsi, sejarah, dan tentu saja intrik taktik dari dua tim dengan tradisi besar di pentas Eropa.

Dari 21 pertemuan sebelumnya di kompetisi antarklub tertinggi Eropa ini, Madrid dan Juventus sudah dua kali berduel di final. Los Blancos selalu keluar sebagai pemenang—pada 1998 dan 2017—sebuah rekor yang menegaskan dominasi klub ibu kota Spanyol itu di atas panggung Eropa.

Kini, di bawah kendali Xabi Alonso, Madrid mengusung semangat baru. Setelah membawa Bayer Leverkusen menjadi finalis Liga Europa 2024, sang pelatih muda berambisi meraih trofi Liga Champions pertamanya. Dua kemenangan awal menjadi modal sempurna: menang 2-1 atas Marseille dan pesta gol 5-0 di markas Kairat Almaty.

Kylian Mbappe tampil sebagai pembeda dalam dua laga itu. Hattrick-nya di Kazakhstan menegaskan perannya sebagai bintang utama dan top skor sementara kompetisi dengan lima gol. Ketajaman sang penyerang Prancis membuat Madrid kini berada di jalur yang tepat menuju delapan besar fase liga.

Kekuatan Bernabeu pun menjadi senjata tambahan. Dalam 13 laga kandang terakhir di fase grup atau liga, Madrid menang 12 kali dan hanya kalah sekali—dari AC Milan dua tahun silam. Akhir pekan lalu, mereka juga menundukkan Getafe 1-0 berkat gol menit akhir Mbappe, hasil yang menjaga posisi mereka di puncak klasemen La Liga, dua poin di atas Barcelona.

Menariknya, laga kontra Juventus digelar hanya beberapa hari sebelum El Clasico. Alonso tentu harus pandai mengatur energi timnya agar tetap segar menghadapi dua laga besar dalam tempo kurang dari seminggu, apalagi mereka akan menghadapi Juve yang selalu punya motivasi berlipat jika tampil di Bernabeu.

Juventus sendiri datang dengan reputasi yang menurun dibanding masa kejayaannya. Sejak kepergian Cristiano Ronaldo, performa mereka di Eropa menurun drastis. Musim lalu, Juve hanya finis di urutan ke-20 fase liga dan tersingkir di babak playoff oleh PSV Eindhoven. Kini, di bawah Igor Tudor, mereka mencoba bangkit meski start musim ini belum meyakinkan.

Dua laga pembuka Liga Champions berakhir imbang: 4-4 kontra Borussia Dortmund dan 2-2 melawan Villarreal. Skuad Juventus tampak rapuh di lini belakang, terlalu mudah kehilangan fokus di menit akhir. Tren lima hasil imbang beruntun pun menjadi cermin bahwa mereka masih mencari kestabilan, baik di Eropa maupun Serie A, di mana mereka baru saja kalah 0-2 dari Como.

Prediksi Starting XI Real Madrid vs Juventus

Real Madrid menghadapi krisis di lini belakang. Antonio Rudiger, Dani Carvajal, dan mantan pemain Juve, Dean Huijsen, dipastikan absen. Trent Alexander-Arnold serta Ferland Mendy sudah kembali berlatih, tetapi kemungkinan besar disimpan untuk El Clasico. David Alaba diragukan tampil setelah mengalami cedera betis saat melawan Getafe. Sementara itu, Dani Ceballos berpeluang kembali setelah absen pekan lalu.

Di kubu tamu, Juventus kehilangan bek andalan Bremer dan bek kiri Juan Cabal. Fabio Miretti sudah kembali berlatih, sedangkan Edon Zhegrova berpeluang masuk skuad. Tudor diperkirakan memainkan Francisco Conceicao dan Kenan Yildiz di belakang penyerang tunggal, dengan Dusan Vlahovic dan Jonathan David bersaing memperebutkan tempat utama.

Real Madrid (4-2-3-1): Courtois; Valverde, Militao, Asencio, Carreras; Tchouameni, Camavinga; Mastantuono, Guler, Vinicius; Mbappe

Pelatih: Xabi Alonso

Juventus (3-4-2-1): Di Gregorio; Gatti, Rugani, Kelly; Kalulu, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Conceicao, Yildiz; David

Pelatih: Igor Tudor


Head to Head Real Madrid vs Juventus


5 pertemuan terakhir

  • 02/07/25 Real Madrid 1-0 Juventus
  • 03/08/23 Juventus 3-1 Real Madrid
  • 31/07/22 Real Madrid 2-0 Juventus
  • 05/08/18 Real Madrid 3-1 Juventus
  • 12/04/18 Real Madrid 1-3 Juventus

5 pertandingan terakhir Real Madrid

  • 20/10/25 Getafe 0-1 Real Madrid
  • 05/10/25 Real Madrid 3-1 Villarreal
  • 30/09/25 Kairat Almaty 0-5 Real Madrid
  • 27/09/25 Atletico Madrid 5-2 Real Madrid
  • 24/09/25 Levante 1-4 Real Madrid

5 pertandingan terakhir Juventus

  • 19/10/25 Como 2-0 Juventus
  • 06/10/25 Juventus 0-0 AC Milan
  • 02/10/25 Villarreal 2-2 Juventus
  • 27/09/25 Juventus 1-1 Atalanta
  • 20/09/25 Verona 1-1 Juventus

Prediksi Skor Real Madrid vs Juventus

Real Madrid bermodal momentum sempurna: dua kemenangan, tujuh gol, dan hanya sekali kebobolan. Statistik kandang mereka di Eropa pun impresif—12 kemenangan dari 13 laga terakhir. Juventus justru masih inkonsisten, mencetak enam gol dan kebobolan enam kali dalam dua laga awal, tanda bahwa keseimbangan mereka masih rapuh.

Madrid hampir selalu tampil dominan di hadapan publik Bernabeu. Dalam 20 laga terakhir kontra tim Italia di Eropa, Los Blancos menang 18 kali. Juventus punya potensi mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi dengan Mbappe dalam performa terbaik dan Alonso mampu memadukan kontrol serta presisi, Real Madrid tetap difavoritkan meraih kemenangan.


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...