Tuesday, September 16, 2025

Sudah Punya Valentino Rossi, Pecco Bagnaia Ingin Casey Stoner Juga Jadi Mentornya di MotoGP

 

Punya mentor sekaliber Valentino Rossi ternyata tak cukup bagi Pecco Bagnaia. Pembalap Ducati Lenovo Team ini ternyata juga ingin bimbingan dari Casey Stoner. Hal ini ia katakan setelah Stoner mengunjungi MotoGP Seri San Marino di Sirkuit Misano pada 12-14 September 2025.

Stoner yang merupakan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, diketahui mondar-mandir sepanjang pekan balap di Misano untuk mendampingi dan memberikan banyak saran kepada Bagnaia, Luca Marini, Fabio Quartararo, Marco Bezzecchi, Alex Marquez, dan banyak pembalap lainnya.

"Saya tidak punya kewajiban di mana pun di paddock ini. Jadi, saya pun hanya jalan-jalan di pitlane dan saya menyaksikan beberapa hal di trek. Ketika saya melihat sesuatu, saya pun bisa memberikan sedikit saran di sana-sini," ungkap Stoner kepada MotoGP.com.


Casey Stoner Ikut Utak-Atik Motor Pecco Bagnaia


Namun, Stoner diketahui sudah sering memberikan arahan dan bimbingan kepada Bagnaia sejak rider Italia itu membela tim pabrikan Ducati pada 2021. Sebagai catatan, crew chief Bagnaia, Cristian Gabarrini, merupakan crew chief Stoner selama berlaga di MotoGP pada 2006-2012.

Stoner bahkan tetap menghadiri tes pascabalap di Misano pada Senin (15/9/2025) untuk mendampingi para pembalap, termasuk Bagnaia dan Bezzecchi. Kepada GPOne, Bagnaia mengaku ingin dimentori Stoner. Sayangnya, hal ini tak bisa sering dilakukan karena Stoner tinggal di Australia.

"Pagi ini saya bisa melihat Casey mengutak-atik motor saya. Jika memungkinkan, saya ingin Casey bersama saya sepanjang waktu. Namun, tidak bisa. Ketika seseorang bisa mengambil untung dari opini sosok seperti Casey, rasanya sangat penting," ungkap tiga kali juara dunia ini.


Sebut Casey Stoner dan Manuel Poggiali Kerja Bareng

Bagnaia, yang merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, mengaku sudah lama memiliki hubungan baik dengan Stoner. Terlebih, keduanya memiliki pemikiran yang sama. Alhasil, ketika Stoner memberikan saran atau nasihat, Bagnaia bisa segera menangkapnya.

"Kami punya gagasan-gagasan yang sama dan semua datang secara alami. Ia punya hubungan baik dengan Gabarrini dan kami sudah saling bantu sejak 2021. Komentar Casey sangat analitis, bahkan kadang berlebihan. Ia punya mata yang sangat jeli, begitu juga Manuel Poggiali (pelatih balap Ducati). Mereka bekerja sama," tutupnya.

Usai sekadar finis ke-13 dalam Sprint MotoGP San Marino pada Sabtu (13/9/2025), kini Bagnaia dipastikan tak lagi berpeluang matematis untuk menjadi juara dunia. Saat ini, ia berada di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan 237 poin, tertinggal 275 poin dari Marc Marquez di puncak.


Monday, September 15, 2025

Bisa Curi Peringkat 3 dari Pecco Bagnaia di Klasemen MotoGP 2025, Marco Bezzecchi Woles: Saya Nggak Seberapa Tertarik

 

Pembalap Aprilia RacingMarco Bezzecchi, tak memungkiri ia sedang menjalani momentum positif di MotoGP 2025. Ia merebut banyak podium pertengahan musim ini, tetapi ternyata belum memikirkan kans besar mencuri peringkat ketiga klasemen dari sahabatnya sendiri, Pecco Bagnaia.

Selagi Bagnaia terus terseok-seok bersama Ducati Lenovo Team dan belum naik podium lagi sejak Seri Jerman, Bezzecchi justru gaspol setelah memenangi Seri Inggris. Sejak Seri Belanda, Bezzecchi juga selalu bertarung di zona podium, kecuali saat gagal finis dalam dua balapan di Catalunya.

Dalam Seri San Marino di Misano, pada 12-14 September 2025, Bezzecchi memenangi Sprint dan finis kedua dalam balapan utama. Sementara itu, Bagnaia gagal meraih poin di kedua balapan. Hasil ini bikin Bezzecchi menduduki peringkat keempat dengan 229 poin, hanya tertinggal 8 poin dari Bagnaia.

Belum Kepikiran Geser Pecco Bagnaia

Dengan enam seri tersisa, apalagi jika melihat kiprah apiknya belakangan ini, Bezzecchi pun berpotensi merebut peringkat ketiga dari Bagnaia pada akhir musim. Uniknya, Bezzecchi mengaku tidak terlalu ambisius mengejar hasil ini.

"Saya sejujurnya tidak memikirkannya dan bahkan sekarang pun tidak. Pada dasarnya itu bukan sesuatu yang terlalu bikin saya tertarik," ungkap anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini dalam jumpa pers usai balap.

Bezzecchi menyatakan bahwa apa pun masih bisa terjadi dalam enam seri terakhir. Ia juga tak mau melambungkan asa setinggi mungkin, berkaca dari dua gagal finis yang ia raih di Catalunya. Menurutnya, lebih baik fokus balapan demi balapan.


Baru Mau Mikir Ketika Tersisa 2-3 Seri

"Dalam enam seri, yang sebenarnya berarti 12 balapan, bisa saja saya finis kedelapan atau kesembilan. Kami memang sedang berada di momen yang baik, itu tak terbantahkan, tetapi ini juga saatnya untuk kembali berpijak ke bumi," ujar 'Bez'.

"Seperti yang terjadi di Barcelona, di mana saya jatuh dalam dua balapan dan tidak dapat poin sama sekali. Mungkin dalam dua atau tiga balapan terakhir kita bisa mulai memikirkannya sedikit lebih jauh, tetapi saat ini bukan waktunya," pungkas rider Italia ini.

Bezzecchi, Bagnaia, dan para pembalap MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam Seri Jepang di Sirkuit Motegi pada 26-28 September 2025 mendatang.

Klasemen Pembalap MotoGP 2025

  1. Marc Marquez - Ducati Lenovo Team - Ducati: 512
  2. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati: 330
  3. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati: 237
  4. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia: 229
  5. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM: 188
  6. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati: 180
  7. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati: 179
  8. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati: 141
  9. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha: 137
  10. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda: 117

Sunday, September 14, 2025

Selebrasi Marc Marquez di 'Rumah' Valentino Rossi, Lepas Baju Balap Seperti Lionel Messi Lepas Jersey di Madrid

 

Pembalap Ducati Lenovo TeamMarc Marquez, melakukan selebrasi yang penuh makna usai memenangi balapan utama MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Misano, Italia, pada Minggu (14/9/2025). Ia diketahui melepas baju Alpinestars miliknya di podium dan menunjukkannya kepada fans Italia yang memenuhi trek lurus.

Dalam balapan ini, Marquez mengalahkan pembalap tuan rumah, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Kemenangan ini pun ia anggap sebagai aksi balas dendam setelah terjatuh dan gagal finis dalam balapan Sprint sehari sebelumnya, ketika fans Valentino Rossi bersorak gembira melihat kegagalannya.

Seperti yang diketahui, Marquez menjadi musuh publik Italia sejak berseteru dengan Rossi sejak 2015. Setiap balapan di Mugello dan Misano, ia sering mendapatkan teriakan dan cemoohan dari fans Italia, terutama dari fans Rossi yang masih menghadiri balapan untuk mendukung para anggota VR46 Riders Academy, termasuk Bezzecchi.

Pamer Baju Balap ke Fans Italia di Atas Podium

Setelah finis, Marquez, Bezzecchi, dan Alex Marquez masuk ke cool down room sebelum naik ke podium. Ketika dipanggil untuk naik ke podium, Marquez diketahui meninggalkan sepatu botnya dan keluar ke panggung podium dengan baju balapnya yang sepenuhnya dilepas.

Marquez kemudian menunjukkan bagian belakang baju balapnya ke arah penonton yang memenuhi trek lurus untuk menyaksikan upacara penyerahan trofi. Aksinya ini pun mendapatkan tepuk tangan meriah dari kru Ducati, sebelum ia kembali memakai baju balapnya di puncak podium.

Warganet di media sosial pun mengkait-kaitkan selebrasi ini dengan selebrasi Lionel Messi pada 23 April 2017, ketika ia mencetak gol pada menit-menit terakhir pertandingan Barcelona kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu, kandang Madrid.


Lionel Messi 'Bicara' di Lapangan, Marc Marquez 'Bicara' di Lintasan

Gol itu pun memastikan kemenangan 3-2 untuk Barcelona, sekaligus menandai gol ke-500 Messi bagi Barca. Usai mencetak gol tersebut, Messi melepas jersey-nya dan menunjukkan nama dan nomor punggungnya ke arah tribun yang dipenuhi fans Madrid.

Dalam program 'After The Flag' dan jumpa pers di MotoGP.com, Marquez pun mensinyalir bahwa ia memang meniru selebrasi Messi tersebut. Meski begitu, ia tak mau membenarkan bahwa selebrasi itu bagian dari aksi balas dendam kepada fans Rossi yang bersorak ketika ia jatuh dalam Sprint.

"Salah satu referensi saya di dalam olahraga adalah Lionel Messi. Namun, dengan Messi... ia berbicara dengan bermain sepak bola, sementara saya berbicara dengan naik motor di lintasan," ujarnya. Marquez pun akan menjalani laga match point dalam perebutan gelar dunia di Seri Jepang pada 26-28 September 2025 mendatang.

Saturday, September 13, 2025

Hasil Race 1 Red Bull Rookies Cup San Marino 2025: Veda Ega Pratama Kecelakaan, Brian Uriarte Jadi Juara

 

Pembalap Spanyol, Brian Uriarte, sukses merebut kemenangan dalam balapan pertama (Race 1) Red Bull Rookies Cup San Marino 2025 di Sirkuit Misano, Italia, pada Sabtu (13/9/2025). Uriarte juga mengunci gelar juara musim ini.

Uriarte diikuti oleh pembalap Argentina, Marco Morelli, di posisi kedua, dan pembalap Jepang, Zen Mitani, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Spanyol, David Gonzalez, dan pembalap Indonesia, Kiandra Ramadhipa.

Nasib Apes Veda Ega Pratama

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, start kedua dan langsung memimpin balapan selepas start. Namun, ia segera tersalip oleh Uriarte. Sejak itu, Veda pun berjibaku dengan David Gonzalez dan Marco Morelli, berebut posisi kedua.

Veda pun terus menjalani aksi saling salip yang menegangkan dengan para rivalinya selagi Uriarte memimpin. Namun, pada Lap 11, Veda terjepit di antara motor Hakim Danish dan Yaroslav Karpushin di Tikungan 14. Veda dan Karpushin pun terjatuh dan gagal finis.

Dengan hasil ini, harapan Veda menjadi juara Red Bull Rookies Cup 2025 pun sirna, karena gelar jatuh ke tangan Uriarte. Pembalap Indonesia lainnya, Kiandra Ramadhipa, berhasil finis di posisi kelima.

Berikut hasil Race 1 Red Bull Rookies Cup San Marino 2025.

Hasil Race 1 Red Bull Rookies Cup San Marino 2025

  1. Brian Uriarte - Spanyol
  2. Marco Morelli - Argentina
  3. Zen Mitani - Jepang
  4. David Gonzalez - Spanyol
  5. Kiandra Ramadhipa - Indonesia
  6. Carter Thompson - Australia
  7. Giulio Pugliese - Italia
  8. Luca Agostinelli - Vietnam
  9. Guillem Planques - Prancis
  10. Hakim Danish - Malaysia
  11. Lenoxx Phommara - Swiss
  12. Leo Rammerstorfer - Austria
  13. Sullivan Mounsey - Inggris
  14. Kerman Tinez - Venezuela
  15. Kiattisak Singhapong - Thailand
  16. David da Costa - Prancis
  17. Jurrien van Crugten - Belanda
  18. Lucas Brown - Inggris
  19. Kristian Daniel jr - Amerika Serikat
  20. Alejandra Fernandez - Spanyol
  21. Kgopotso Mononyane - Afrika Selatan

Gagal finis:

  • Gabriel Tesini - San Marino
  • Veda Ega Pratama - Indonesia
  • Yaroslav Karpushin - Kirgistan
  • Benat Fernandez - Spanyol
  • Joel Pons - Spanyol


  • Jadwal Pekan Balap MotoGP San Marino 2025

    Jumat, 12 September 2025

    • 13:30-13:45 WIB: MotoE - Free Practice
    • 14:00-14:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
    • 14:50-15:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
    • 15:45-16:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
    • 17:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 1
    • 17:35-17:50 WIB: MotoE - Practice
    • 18:15-18:50 WIB: Moto3 - Practice
    • 19:05-19:45 WIB: Moto2 - Practice
    • 20:00-21:00 WIB: MotoGP - Practice
    • 21:25 WIB: Red Bull Rookies Cup - Free Practice 2
    • 22:05-22.35 WIB: MotoE Qualifying
    • 23:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Qualifying

    Sabtu, 13 September 2025

    • 13:40-14:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
    • 14:25-14:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
    • 15:10-15:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
    • 15:50-16:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
    • 16:15-16:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
    • 17:15 WIB: MotoE - Race 1 (8 lap)
    • 17:50-18:05 WIB: Moto3 - Qualifying 1
    • 18:15-18:30 WIB: Moto3 - Qualifying 2
    • 18:45-19:00 WIB: Moto2 - Qualifying 1
    • 19:10-19:25 WIB: Moto2 - Qualifying 2
    • 20:00 WIB: MotoGP - Sprint (13 lap)
    • 21:10 WIB: MotoE - Race 2 (8 lap)
    • 22:00 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 1

    Minggu, 14 September 2025

    • 13:45 WIB: Red Bull Rookies Cup - Race 2
    • 14:40-14:50 WIB: MotoGP - Warm Up
    • 15:00-15:40 WIB: MotoGP - Rider Parade
    • 16:00 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (20 lap)
    • 17:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (22 lap)
    • 19:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (27 lap)

Friday, September 12, 2025

Bursa Transfer Sudah Ditutup, Chelsea Resmikan Transfer Emanuel Emegha dari Strasbourg

 

 Chelsea akhirnya mengamankan jasa penyerang muda StrasbourgEmanuel Emegha, yang dijadwalkan resmi bergabung dengan skuad London Biru pada tahun 2026.

Striker berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tujuh tahun, sebuah investasi jangka panjang yang memperlihatkan keyakinan klub terhadap potensinya. Emegha dipandang sebagai bagian penting dari proyek besar The Blues di bawah manajer anyar.

Sebelum menerima pinangan Chelsea, Emegha sempat menarik perhatian sejumlah klub papan atas Eropa. Namun, hubungan erat antara Chelsea dan Strasbourg yang sama-sama berada dalam naungan BlueCo membuat transfer ini berjalan mulus.

Performa Emegha musim lalu di Ligue 1 cukup mencuri perhatian. Dari 27 laga, ia mengoleksi 14 gol dan tiga assist. Tren positif itu berlanjut musim ini, di mana ia sudah mencetak tiga gol hanya dalam empat pertandingan awal. Walau belum debut bersama timnas Belanda senior, banyak pihak menilai ia memiliki kapasitas untuk bersaing di level elite.

Strasbourg Jadi Basis Pengembangan

Sejak diakuisisi Clearlake dan Todd Boehly, Strasbourg perlahan berubah menjadi “ladang uji coba” bagi Chelsea dalam mengasah talenta muda.

Nama-nama seperti Andrey Santos, Angelo, hingga Djordje Petrovic sempat ditempa di klub Ligue 1 itu. Bahkan beberapa pemain lain seperti Ben Chilwell dan Julio Enciso akhirnya pindah permanen. Pola ini memudahkan Chelsea dalam memantau perkembangan serta mengamankan bakat potensial Eropa.

Emegha pun melengkapi daftar panjang striker baru yang diboyong Enzo Maresca dalam setahun terakhir. Ia mengikuti jejak Joao Pedro, Liam Delap, Marc Guiu, hingga Joao Felix yang lebih dulu merapat.

Dengan lini serang yang kini kian bertabur opsi, Chelsea berharap bisa membangun kembali kejayaan mereka, baik di kancah domestik maupun di level Eropa.

Sumber: Chelsea FC, Fabrizio Romano

Thursday, September 11, 2025

Ducati Bakal Beri Alex Marquez 'Imbalan' Karena Tampil Garang di MotoGP 2025, Bisa Jadi Motor Baru!

 

Manajer Ducati Lenovo TeamDavide Tardozzi, menyatakan bahwa General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, akan memberikan 'imbalan' kepada Alex Marquez berkat penampilannya yang sangat kompetitif sepanjang musim MotoGP 2025 bersama BK8 Gresini Racing.

Meski sulit mengejar Marc Marquez dalam perebutan gelar dunia, Alex sedang menjalani musim terbaiknya di kelas para raja. Jelang MotoGP San Marino di Misano, 12-14 September 2025, ia berada di peringkat kedua klasemen. Ia merebut 11 podium Sprint termasuk 1 kemenangan, serta 8 podium Grand Prix termasuk 2 kemenangan.

Alex bahkan membuat seluruh kru Ducati Lenovo Team terkagum-kagum di Seri Catalunya akhir pekan lalu. Sebab, ia mampu merebut kemenangan dalam balapan Grand Prix, mengalahkan kakaknya. Dalam balapan Sprint, ia juga hampir menang, tetapi terjatuh saat balapan menyisakan empat lap.

Ducati Lenovo Team Tepuk Tangan untuk Alex Marquez


Kepada Marca, Selasa (9/9/2025), Tardozzi pun menyatakan rasa kagumnya kepada Alex, yang juga juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 tersebut. Menurutnya, Alex memang sangat layak merebut kemenangan di Catalunya, mengingat sirkuit ini lebih bersahabat dengannya ketimbang dengan Marc.

"Pada Minggu di Barcelona, Alex layak mendapatkannya. Sayangnya, pada Sabtu, ia melakukan kesalahan. Namun, dalam dua hari itu, dialah pembalap yang tercepat di lintasan. Jadi, kami yang ada di tim pabrikan Ducati hanya bisa bertepuk tangan untuknya," ujar Tardozzi.

Namun, performa apik Alex sepanjang 2025 menimbulkan pertanyaan baru. Apakah Alex akan mendapatkan kesempatan membela tim pabrikan Ducati pada 2027? Atau, akankah ia mendapatkan motor spek pabrikan terbaru, Desmosedici GP26, di BK8 Gresini Racing pada 2026?

Akankah Alex Marquez Dapat Desmosedici GP26?

Tardozzi pun menyatakan Dall'Igna pasti akan memberikan hadiah menarik kepada Alex atas prestasinya. "Kami akan memberinya imbalan. Alex akan mendapatkan penghargaan teknis. Gigi Dall'Igna selalu mengingat pembalap-pembalapnya yang cepat. Jadi, Alex jelas akan dapat sesuatu," ujarnya.

Meski begitu, Tardozzi tak bisa memastikan apakah hadiah itu akan berupa motor GP26, mengingat skuad Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 menolak tawaran Ducati untuk mendapatkan dua motor spek terbaru pada 2026. Mereka justru mengusulkan agar Ducati memberikan motor itu kepada Alex.

"GP26? Saya tidak menyebutkan itu," tutup Tardozzi singkat. Nah, apakah Alex Marquez akan mendapatkan motor Desmosedici GP26 di MotoGP musim depan? Tunggu kabar perkembangannya, ya!


Wednesday, September 10, 2025

MGPA Sebut Sirkuit Mandalika 99 Persen Sudah Siap Jamu MotoGP Indonesia 2025

 

Persiapan MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika kini hampir rampung. Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA). Priandhi Satria, memastikan kesiapan sirkuit sudah mencapai 99 persen.

Ajang balap motor paling bergengsi itu akan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025 mendatang. Semua elemen pendukung baik untuk balapan maupun non-balapan disebut siap menyambut kedatangan pembalap dunia dan para penggemarnya.

Hal ini dikatakan Priandhi setelah mengikuti rapat persiapan perhelatan MotoGP Indonesia 2025 bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri dengan sejumlah instansi di Mataram, Senin (8/9/2025).


Persiapan Balap dan Non-Balap Sudah Hampir Siap


Priandhi menyebut persiapan teknis balapan kini nyaris selesai. "Persiapan ini dibagi dua, ada race dan non race. Kesiapan race ini berkaitan dengan balapan di sirkuit, pitlane, paddock, lintasan, dan lain sebagainya sudah 99 persen aman menjelang MotoGP," ujarnya kepada Antara.

Sementara untuk kegiatan non-balapan, seperti kesiapan paddock dan acara pendukung lainnya seperti tata letak kontainer tim dan UMKM juga sudah sepenuhnya siap. Namun penataan UMKM masih menunggu kedatangan barang dari tim-tim peserta.

"Kita tidak bisa taruh UMKM di depan sementara barang-barang tim balap belum tiba di area sirkuit. Makanya kita lagi menunggu perlengkapan tim tiba dulu baru kita bisa pasang tenda-tenda UMKM. Biasanya barang dari Dorna datang sepekan sebelum balapan," jelas Priandhi.


Dukungan Pemprov NTB dan Harapan Ekonomi

Kesiapan tribun penonton juga dipastikan tuntas, termasuk tribun beratap di beberapa sektor. Meski demikian, Priandhi mengakui adanya kekhawatiran soal jumlah penonton yang bisa terpecah karena berbarengan dengan Formula 1 GP Singapura.

"Suka atau tidak suka kita harus mendukung kegiatan yang sudah disediakan pemerintah ini. Jadi, kita sangat merasakan dampaknya," tegas Priandhi.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, memastikan dukungan penuh Pemprov untuk MotoGP. "Dukungan Pemprov, termasuk dengan pemerintah kabupaten utamanya Kabupaten Lombok Tengah sebagai lokasi sirkuit. Tentunya keterlibatan masyarakat, terutama di sekitar sirkuit diperbanyak dan dukungan terhadap kegiatan UMKM," tutupnya.

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...