Thursday, August 7, 2025

3 Pembalap MotoGP yang Dirayu Pindah ke WorldSBK 2026, Tawarannya Nggak Main-Main!

 

Masa 'bursa transfer' alias silly season MotoGP dan WorldSBK saat ini sama-sama panas. Selain Toprak Razgatlioglu dipastikan pindah dari WorldSBK ke MotoGP pada 2026, ada pun tiga pembalap MotoGP yang punya peluang pindah ke WorldSBK.

Kedatangan Razgatlioglu ke MotoGP 2026 memang tak pelak lagi mengguncang 'pasar pembalap' di kedua kejuaraan. Beberapa pembalap MotoGP berpotensi terdepak, sementara banyak tim-tim WorldSBK membutuhkan pembalap yang sangat kompetitif.

Dari sisi WorldSBK, masa silly season terasa panas gara-gara ada empat tim pabrikan yang punya kursi kosong menjanjikan. Mereka adalah Aruba.it Racing Ducati, Rokit BMW Motorrad, Honda HRC, dan Pata Maxus Yamaha.

Nah, siapa saja sih pembalap MotoGP yang dapat tawaran pindah ke WorldSBK 2026? Berikut ulasannya.


Maverick Vinales - Dilirik BMW


Rokit BMW Motorrad dikabarkan menawarkan kursi kosong mereka kepada pembalap yang saat ini masih membela Red Bull KTM Tech 3, Maverick Vinales. Seperti yang diketahui, BMW akan ditinggakan Razgatlioglu menuju MotoGP untuk membela tim satelit Yamaha, Prima Pramac Racing.

Motosprint pada Rabu (30/7/2025), melaporkan bahwa BMW ternyata mendekati Vinales selain Danilo Petrucci. Rider Spanyol itu saat ini sedang menjalani musimnya yang ke-11 di MotoGP dan belum juga mampu merebut gelar dunia meski musim ini merasa klop dengan KTM RC16.

"Pabrikan Jerman itu (BMW) menginginkan dua pembalap top: usai Danilo Petrucci, motor M1000 RR juga ditawarkan kepada Maverick... Ada pembicaraan mengenai tawaran substansial yang beredar di paddock MotoGP untuk memperkuat grid MotoGP. Di antara yang dipertimbangkan, (rider) Tech 3 dipilih. Akankah Maverick Vinales menangkap pancingan itu?" tulis Motosprint.


Franco Morbidelli - Dilirik Yamaha


Meski tampil kompetitif dan beberapa kali naik podium di MotoGP musim ini, masa depan Franco Morbidelli terkatung-katung. Sebab, kontraknya dengan Pertamina Enduro VR46 akan habis akhir musim nanti. Meski skuad Valentino Rossi itu sudah mengaku berniat memperpanjang kontraknya, tanda tangan belum juga dibubuhkan.

Uniknya, sejak awal musim ini, Manajer Divisi Motorsport Yamaha Motor Europe, Andrea Dosoli, sudah menyatakan harapannya agar Morbidelli bergabung ke WorldSBK sesegera mungkin. Sebagai catatan, kontrak Jonathan Rea dengan Pata Maxus Yamaha akan habis akhir musim nanti.

Morbidelli sendiri berlatar belakang superbike, dan pernah menjuarai European Superstock 600 2013. Namun, ia belum ingin kembali. "Jujur, saya tak tahu bagaimana masa depan saya. Saya tak mau bilang WorldSBK sebagai 'Seri B', tapi para ridernya butuh gaya berbeda. Saya memang datang dari paddock itu, tetapi saya sudah tak lagi terbiasa," ujarnya via GPOne.


Jack Miller - Dilirik Ducati, Honda, BMW dan Yamaha


Dari semua pembalap MotoGP, Jack Miller merupakan 'barang terpanas' dalam bursa transfer WorldSBK. Tak main-main, ia diperebutkan oleh empat tim sekaligus, dan semuanya berstatus tim pabrikan. Tak hanya itu, mereka juga dikabarkan bersedia memberikan gaji selangit untuk 'The Thriller'.

Saat masih membela Ducati di MotoGP, Miller berkali-kali ditawari pindah ke WorldSBK oleh pabrikan Italia itu. Ia terus menolak karena masih ingin berlaga di MotoGP. Namun, peluang itu kini terbuka kembali, usai Aruba.it Racing Ducati memilih tidak memperpanjang kontrak Alvaro Bautista.

Miller juga diincar BMW, tetapi kedua belah pihak masih bungkam soal potensi kolaborasi. Tak hanya itu, Honda HRC yang berniat merombak susunan pembalapnya juga diakui Miller telah menawarkan kontrak fantastis. Tim ini juga dikabarkan sudah mendapatkan tanda tangan Jake Dixon dengan nilai kontrak yang tinggi pula.

Selain itu, sama seperti Morbidelli, Miller juga dilirik Yamaha untuk menggantikan Rea yang sulit kompetitif musim ini. Apalagi Miller terbukti tampil kompetitif di atas R1 dan mengantarkan Yamaha finis kedua di Suzuka 8 Hours 2025. Namun, Miller tampaknya masih ingin bertahan di MotoGP, entah bertahan di Pramac Racing atau pindah ke Monster Yamaha untuk menggantikan Alex Rins.

Wednesday, August 6, 2025

Hasil Piala AFF Putri 2025: Laga Perdana Joko Susilo, Timnas Putri Indonesia Dibekuk Thailand 0-7

 

Timnas Putri Indonesia mengawali kiprah di Piala AFF Putri 2025 dengan hasil kurang menggembirakan. Pada pertandingan perdana Grup A yang berlangsung Rabu (6/8) petang WIB di Lach Tray Stadium, skuad Garuda Pertiwi takluk telak 0-7 dari Timnas Putri Thailand.

Dalam laga ini, Indonesia tampil tanpa sejumlah pemain kunci. Pelatih Joko Susilo tidak menyertakan Claudia Scheunemann, Zahra Muzdalifah, dan Safira Ika Putri dalam skuad yang dibawa ke turnamen kali ini.

Sejak menit awal, Indonesia langsung mendapat tekanan dari Thailand. Gawang yang dikawal Laita Masykuroh sudah kebobolan pada menit ke-6 melalui gol Kanjanathat Poomsri. Hingga babak pertama berakhir, total lima gol bersarang ke gawang Indonesia.

Tertinggal lima gol di paruh pertama, Joko Susilo melakukan sejumlah pergantian untuk mengubah keadaan. Helsya Maeisyaroh dan Aula Al Mabruroh dimasukkan di awal babak kedua. Perubahan ini membuat permainan Indonesia sedikit lebih seimbang.

Namun, dominasi Thailand belum terbendung. Dua gol tambahan tercipta di babak kedua lewat aksi Pinyaphat Klinklai dan Thawanrat Promthongmee, memastikan kemenangan telak 7-0 untuk tim Gajah Perang.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Timnas Putri Indonesia, terlebih karena laga ini menjadi debut resmi Joko Susilo sebagai pelatih kepala. Hasil ini tentu jauh dari harapan. Berikutnya, Indonesia akan menghadapi Vietnam pada laga kedua Grup A, yang dijadwalkan berlangsung 9 Agustus 2025.


Daftar Sunan Pemain

Indonesia (4-4-2): Laita Masykuroh; Feni Binsbarek, Remini Rumbawes, Vivi Oktavia, R. Aulia; Reva Octaviani, Viny Silfianus, Rosdillah Nurrohmah, Shalika Aurelia; Marsela Awi, Isa Warps.

Pelatih: Joko Susilo.

Thailand (4-4-2): Pawarisa Homyamyen; C. Rodthong, P. Klinklai, S. Intaraprasit, N. Kaewanta; J. Jinantuya, P. Sontisawat, P. Manowang, K. Phomsri, R. Moondong; Madison Casteen.

Pelatih: Futoshi Ikeda.

Tuesday, August 5, 2025

Timothee Chalamet Bakal Perankan Mantan Pembalap MotoGP di Film Karya Sutradara 'Ford vs Ferrari'

 

Aktor Hollywood asal Amerika Serikat berdarah Prancis, Timothee Chalamet, dikabarkan akan memerankan mantan pembalap MotoGP dalam film karya sutradara kawakan, James Mangold, berjudul 'High Side'. Demikian yang dilaporkan Deadline pada Senin (4/8/2025).

Dunia motorsport memang sedang sangat dilirik oleh Hollywood belakangan ini, terutama usai kesuksesan 'F1 Movie' yang dibintangi oleh Brad Pitt. Pitt sendiri sedang menggodok film balap motor bertema kejuaraan Isle of Man TT yang akan dibintangi Channing Tatum.

Film 'High Side' diangkat dari cerita pendek karya Jaime Oliveira, yang saat ini belum diterbitkan. Deadline pun melaporkan bahwa film ini akan kembali mempertemukan Chalamet dan Mangold, yang sebelumnya bekerja sama dalam film biopik Bob Dylan, 'A Complete Unknown'.


James Mangold Pernah Sutradari 'Ford vs Ferrari'


Mangold sendiri punya pengalaman menggarap film bertema motorsport. Pada 2019, ia menyutradarai film 'Ford v Ferrari', yang menyabet dua Piala Oscar dan dibintangi oleh aktor yang juga penggemar berat MotoGP dan Marc Marquez, Christian Bale, begitu pula Matt Damon.

'High Side' kabarknya akan diproduseri oleh Chernin Entertainment, sementara Sugar23 akan mewakili Oliveira memasarkan paket cerita pendek ini ke berbagai studio, dan kabarnya juga tengah menarik perhatian besar di kalangan penerbit buku.

Lalu bagaimana soal plot cerita 'High Side'? Chalamet dikabarkan akan memerankan Billy, mantan pembalap MotoGP yang juga andal di dunia motocross. Ia memikul trauma akibat kecelakaan horor yang mengakhiri kariernya di kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.


Mantan Pembalap MotoGP yang Jadi Perampok Bank

Setelah pensiun dari MotoGP, Billy kembali masuk ke dalam dunia berisiko karena direkrut oleh sang kakak, Cole, yang sedang diburu oleh FBI, untuk ikut dalam serangkaian perampokan bank menggunakan motor superbike.

Billy tadinya menghabiskan hari-harinya merawat ayah mereka yang kecanduan, sekaligus mengelola bengkel keluarga. Hidupnya berubah saat Cole muncul kembali setelah kematian ayah mereka. Cole ingin memanfaatkan bakat Billy untuk merampok bank.

Cole lalu membentuk kelompok dengan anggota yang tidak lazim, termasuk seorang perempuan yang kemudian menjadi kekasih Billy. Mereka pun menjalankan serangkaian perampokan bank di kota-kota kecil bergurun. Film ini dikabarkan menjanjikan aksi-aksi berkecepatan tinggi.


Monday, August 4, 2025

MotoGP Indonesia 2025 Bakal Tetap Libatkan Warga Lokal Mandalika, Buka Pendaftaran Volunteer

 

Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengaku akan tetap melibatkan warga lokal dalam penyelenggaraan gelaran MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 3-5 Oktober 2025 mendatang.

ITDC sudah mulai membuka pendaftaran volunteer pada 4-9 Agustus 2025. Tidak ada pungtan biaya, dan siapa pun bisa bergabung di berbagai divisi, mulai dari marshal, crowd control, security, waste management, cleaning service, media center, ticketing, hospitality, sampai adminstrasi.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Troy Warokka, mengatakan perekrutan volunteer tak hanya untuk memenuhi kebutuhan operasional, melainkan juga menjadi langkah pembangunan ekosistem sumber daya manusia lokal di tingkat internasional.

MotoGP Indonesia 2025 Butuh Ribuan Volunteer


"Kami ingin memastikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam ajang ini bukan hanya membantu kelancaran penyelenggaraan, tetapi juga menjadi pengalaman belajar yang membentuk standar kerja kelas dunia. Inilah investasi kami pada SDM lokal agar semakin kompeten dan siap bersaing di industri pariwisata dan agenda global," ujar Troy lewat Antara, Jumat (1/8/2025).

Menurut Troy, MotoGP Indonesia 2025 sendiri bukanlah sekadar gelaran kejuaraan dunia bergengsi, melainkan juga menjadi kans emas bagi masyarakat lokal untuk berperan langsung dalam agenda internasional, sekaligus memperkenalkan potensi pariwisata NTB ke level dunia.

"Volunteer adalah wajah pertama yang ditemui penonton, tamu, dan peserta internasional. Profesionalisme dan keramahtamahan mereka akan membentuk kesan yang melekat pada para pengunjung tentang The Mandalika dan Indonesia," ungkap Troy, yang menyebut MotoGP Indonesia 2025 membutuhkan ribuan volunteer.

Apa Saja Syarat Menjadi Volunteer MotoGP Indonesia 2025?

- Setiap calon volunteer diharuskan membawa surat berkelakuan baik dan surat keterangan sehat, serta berpenampilan rapi, mengenakan kemeja putih dan celana bahan hitam saat bertugas.

- Bagi pria, rambut harus tertata rapi dan tidak gondrong, sementara wanita diharapkan menata rambut dengan baik. Selain itu, penggunaan sepatu tertutup menjadi ketentuan wajib.

- Bagi yang memasuki area Pertamina Mandalika International Circuit dengan sepeda motor, wajib mengenakan helm sesuai peraturan keselamatan berkendara.

- Sejumlah divisi memiliki persyaratan tambahan. Untuk posisi di hospitality, ticketing, dan media center, calon volunteer diharapkan memiliki kemampuan bahasa Inggris.

- Kualifikasi untuk posisi administrasi mencakup kepemilikan laptop pribadi serta kemampuan teknis dalam menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan Google Spreadsheet.

Sunday, August 3, 2025

Guenther Steiner Capai Tahap Final Pembelian Skuad Tech 3 Racing di MotoGP

 

Eks Team Principal MoneyGram Haas F1 Team, Guenther Steiner, dikabarkan tengah menyelesaikan proses akuisisi skuad Tech 3 Racing di MotoGP. Skuad tersebut saat ini berstatus sebagai tim satelit KTM, dan bernama Red Bull KTM Tech 3, menaungi Maverick Vinales dan Enea Bastianini.

Tech 3 sendiri dibentuk pada 1990 oleh Herve Poncharal, Guy Coulon, Bernard Martignac. Poncharal masih menjadi Team Principal tim ini sampai sekarang, sementara Coulon menjabat sebagai Direktur Teknis. Steiner sendiri beberapa kali kedapatan menghadiri balapan MotoGP untuk bertemu Poncharal.

Pembelian ini menandai babak baru dalam karier Steiner di dunia balap, beralih dari Formula 1 ke MotoGP. Menurut laporan Motorsport.com, Sabtu (2/8/2025), kesepakatan ini diperkirakan bernilai sedikit di atas €20 juta. Langkah ini jadi sorotan mengingat pemilik F1, Liberty Media, juga baru saja membeli 84% saham Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP.

Kabarnya Dapat Suntikan Dana dari Apex

Steiner sendiri dikenal sebagai salah satu sosok populer di F1, berkat karakternya yang blak-blakan dan popularitasnya lewat serial 'Drive to Survive' di Netflix. Setelah didepak dari Haas pada akhir 2023 dan digantikan oleh Ayao Komatsu, Steiner kini sibuk menjadi pundit F1.

Dalam membeli Tech 3, Steiner dikabarkan mendapatkan bantuan dari Apex, perusahaan yang mengelola investasi 100 atlet dunia, termasuk pembalap McLaren F1 Team, Lando Norris.

Meski pembelian Tech 3 didasari oleh keinginannya sendiri, kehadiran Steiner di MotoGP diperkirakan akan membantu keinginan Liberty untuk meningkatkan popularitas kejuaraan balap motor terakbar tersebut dan memperluas kalangan audiensnya.

Seluruh Kru Tech 3 Racing Akan Dipertahankan

Belakangan, Poncharal mengakui adanya komunikasi dengan Steiner. "Ada satu nama yang beredar di media: Guenther Steiner. Ya, kami telah berbicara dengannya, dia sangat ramah dan lugas, dan saya sangat suka itu," ujar pria yang juga mantan Presiden IRTA ini.

Meski kepemilikannya akan diambil alih Steiner, seluruh kru Tech 3 kabarnya akan dipertahankan, termasuk para pembalapnya di kelas Moto3 dan MotoGP. Markasnya yang terletak di Bormes Les Mimosas, Prancis, juga isunya takkan dipindahkan.

Di lain sisi, Tech 3 juga diakui Poncharal sedang melakukan negosiasi dengan Dorna Sports untuk memperpanjang kontrak partisipasi mereka di MotoGP. Kontrak mereka saat ini akan habis pada akhir 2026 nanti, seperti tim-tim MotoGP lainnya.



Saturday, August 2, 2025

Benjamin Sesko ke Manchester United: Bisakah Jadi Mesin Gol di Premier League?

 

Manchester United sedang aktif membangun ulang lini depannya untuk musim mendatang. Salah satu target utama mereka adalah penyerang muda asal Slovenia, Benjamin Sesko.

Sesko menjadi sorotan berkat kombinasi fisik dan teknik yang menjanjikan. Dengan tinggi mendekati dua meter, kecepatan luar biasa, dan tendangan keras, ia dianggap cocok dengan gaya Premier League.

Setelah sempat diminati Arsenal, kini Manchester United menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan tanda tangannya. Klub berharap bisa mengembangkan potensinya menjadi striker top Eropa.

Namun, keputusan untuk merekrutnya bukan tanpa risiko. Meski menjanjikan, Sesko masih dalam tahap perkembangan dan belum konsisten di level tertinggi.


Paket Lengkap di Usia Muda


Benjamin Sesko adalah tipikal penyerang modern dengan atribut lengkap. Ia bisa turun menjemput bola maupun berlari menusuk ke ruang kosong di belakang pertahanan lawan.

Dalam dua musim di RB Leipzig, Sesko menunjukkan perkembangan signifikan. Ia datang dari Red Bull Salzburg pada 2023 dan langsung menjadi bagian penting lini depan Leipzig.

Musim pertamanya begitu impresif dengan catatan 14 gol, 13 di antaranya berasal dari dalam kotak penalti. Ia juga mencatat rasio 0,82 gol per 90 menit, hanya kalah dari Harry Kane dan Serhou Guirassy.

Statistik tersebut menunjukkan potensinya sebagai predator kotak penalti. Namun, gaya permainannya berkembang di musim berikutnya, dengan kontribusi lebih variatif di seluruh area lapangan.

Dari Finisher Menjadi Playmaker?

Pada musim 2024/2025, peran Sesko tampak lebih fleksibel. Ia lebih sering menyentuh bola di luar kotak penalti, dan frekuensi sentuhan di area berbahaya menurun drastis.

Akibatnya, rasio tembakan dari dalam kotak juga menurun dari 2,4 menjadi 1,5 per 90 menit. Hanya 76,9% golnya berasal dari dalam area penalti, salah satu yang terendah di antara striker top Bundesliga.

Ia mencetak 13 gol, satu lebih sedikit dari musim sebelumnya, meskipun bermain hampir 15 jam lebih sedikit. Itu mencerminkan penurunan peluang emas, bukan semata soal kualitas penyelesaian.

Dengan kemampuannya mencetak gol dari jarak jauh dan dua kaki, Sesko tetap menjadi ancaman. Tapi ia perlu lebih sering berada di posisi yang menguntungkan untuk mencetak lebih banyak gol.


Kualitas Finishing Lebih dari Rata-Rata


Meski tak selalu berada di posisi ideal, Sesko tetap mencatatkan overperformance terhadap expected goals (xG). Pada 2023/24, ia mencetak 6,3 gol lebih banyak dari ekspektasi — tertinggi di Bundesliga.

Di musim berikutnya, angka itu menurun menjadi +2,7, namun masih menunjukkan kualitas penyelesaian yang di atas rata-rata. Dari 8,31 xG sepanjang musim, ia menghasilkan 13 gol non-penalti.

Tingkat konversinya dari dalam kotak penalti juga mengesankan, dengan overperformance +1,53. Angka ini menempatkannya di posisi ke-33 di Bundesliga, cukup menjanjikan untuk usianya.

Namun, data tersebut juga mengindikasikan satu hal penting: ia belum cukup sering berada di posisi terbaik. Untuk berkembang jadi mesin gol, aspek ini yang harus ditingkatkan.


Peluang di Manchester United


Di Old Trafford, Benjamin Sesko akan mendapat dukungan besar untuk berkembang. Ia kemungkinan besar akan bermain sebagai striker tunggal dalam formasi 3-4-2-1 milik Ruben Amorim.

Dibanding di Leipzig yang memakai dua penyerang, skema MU bisa memberinya ruang lebih untuk fokus menyerang. Itu bisa membantu memperbaiki frekuensi peluang yang ia terima.

Selain itu, MU telah merekrut dua penyerang sayap produktif, Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo. Keduanya terbukti efektif mencetak gol sekaligus aktif menciptakan ruang dan peluang.

Dengan dukungan lini serang seperti itu, tekanan untuk mencetak 20 gol di musim pertama bisa diminimalkan. MU memberi Sesko waktu untuk tumbuh jadi striker utama masa depan.


Catatan Inkonsistensi yang Wajar



Satu hal yang mencuat dari Sesko adalah inkonsistensi golnya. Di musim 2023/2024, ia mencetak tujuh gol dalam tujuh pertandingan berturut-turut, tetapi juga sempat mandul selama sepuluh laga.

Musim 2024/2025 pun serupa, dengan periode subur dan paceklik silih berganti. Ia mencetak lima gol dalam empat pertandingan dan tujuh dalam delapan laga, tapi juga melewati sebelas laga dengan hanya tiga gol.

Ini bukan hal aneh untuk pemain seusianya. Usia 22 tahun memang masa perkembangan, dan konsistensi biasanya datang seiring pengalaman.

Yang penting, ia telah menunjukkan potensi ledakan performa — dan itu jadi alasan utama MU tertarik berinvestasi padanya.

Friday, August 1, 2025

Hasil Latihan Kedua Formula 1 GP Hungaria 2025: Lando Norris Kembali Tercepat, Ungguli Oscar Piastri

 

Pembalap McLaren F1 TeamLando Norris, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan kedua Formula 1 GP Hungaria 2025 di Sirkuit Hungaroring, pada Jumat (1/8/2025).

Pembalap Inggris ini diikuti oleh sang tandem, Oscar Piastri, di posisi kedua, dan pembalap Scuderia Ferrari HP, Charles Leclerc, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh duet pembalap Aston Martin Aramco, Lance Stroll dan Fernando Alonso.

Berikut hasil sesi latihan kedua Formula 1 GP Hungaria 2025 di Sirkuit Hungaroring.

Hasil Latihan Kedua Formula 1 GP Hungaria 2025

  1. Lando Norris - McLaren F1 Team
  2. Oscar Piastri - McLaren F1 Team
  3. Charles Leclerc - Scuderia Ferrari HP
  4. Lance Stroll - Aston Martin Aramco
  5. Fernando Alonso - Aston Martin Aramco
  6. Lewis Hamilton - Scuderia Ferrari HP
  7. George Russell - Mercedes AMG Petronas
  8. Isack Hadjar - Visa Cash App Racing Bulls
  9. Yuki Tsunoda - Oracle Red Bull Racing
  10. Kimi Antonelli - Mercedes AMG Petronas
  11. Ollie Bearman - MoneyGram Haas F1 Team
  12. Nico Hulkenberg - Stake F1 Team Kick Sauber
  13. Esteban Ocon - MoneyGram Haas F1 Team
  14. Max Verstappen - Oracle Red Bull Racing
  15. Liam Lawson - Visa Cash App Racing Bulls
  16. Carlos Sainz jr - Atlassian Williams Racing
  17. Gabriel Bortoleto - Stake F1 Team Kick Sauber
  18. Alex Albon - Atlassian Williams Racing
  19. Pierre Gasly - BWT Alpine F1 Team
  20. Franco Colapinto - BWT Alpine F1 Team

Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Hungaria 2025

Jumat, 1 Agustus 2025

18:30-19:30 WIB: Practice 1

22:00-23:00 WIB: Practice 2

Sabtu, 2 Agustus 2025

17:30-18:30 WIB: Practice 3

21:00-22:00 WIB: Qualifying

Minggu, 3 Agustus 2025

20:00 WIB: Race (70 lap)

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...