Thursday, July 10, 2025

Podium Ganda di Belanda Bikin Marco Bezzecchi Penasaran Jajal Aprilia di MotoGP Jerman 2025

 MotoGP: since Argentina, Marco Bezzecchi looks like a lot of riders, but  Loris Capirossi assures that it's especially him! - GP paddock

Pembalap Aprilia RacingMarco Bezzecchi, menyongsong MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring pada 11-13 Juli 2025 dengan perasaan riang. Bagaimana tidak? Ia baru saja meraih podium ganda di seri sebelumnya, yakni di Sirkuit Assen, Belanda.

Dalam pekan balap tersebut, Bezzecchi finis ketiga dalam balapan Sprint, dan finis kedua dalam balapan utama usai menempel ketat Marc Marquez sejak pertengahan balapan sampai finis. Dua podium ini pun menambah optimisme Aprilia usai 'Bez' menang di Silverstone, Inggris.

Berkat hasil-hasil mentereng ini, Aprilia dan Bezzecchi pun berharap bisa mengulang performa apik di Sachsenring akhir pekan nanti, meski Aprilia sama sekali belum pernah menang di trek yang menggelar Grand Prix Jerman sejak 1998 ini.

Penasaran Naik Aprilia di Sachsenring untuk Pertama Kali

Marco Bezzecchi, 2025 MotoGP Dutch TT. Credit: Gold and Goose.

Dalam rilis resmi tim pada Selasa (8/7/2025), Bezzecchi mengaku senang bisa balapan di Sachsenring, yang memiliki 10 tikungan ke kiri dan 3 tikungan ke kanan. Ia juga mengaku penasaran pada performa RS-GP, karena ini akan jadi momen perdana 'Bez' berkendara di Sachsenring dengan motor itu.

"Saya sangat senang bisa balapan di Sachsenring. Ini sirkuit yang unik, tapi selalu saya sukai dan selalu menyenangkan. Akan sangat menarik merasakannya dengan motor Aprilia. Kami sedang berada dalam tren positif, dan kami harus terus bekerja dengan cara ini dan terus berkembang," ujarnya.


Statistik Marco Bezzecchi Sachsenring

Bezzecchi, yang merupakan anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, tercatat belum pernah sama sekali di Sachsnring selama berkarier di Grand Prix. Namun, ia juga beberapa kali menjalani balapan yang apik di sini.

Rider Italia ini tercatat pernah naik podium dalam dua kali di trek tersebut, yakni saat finis kedua di kelas Moto3 pada 2018 dan finis ketiga di kelas Moto2 pada 2021. Musim lalu, bersama Ducati dan Pertamina Enduro VR46, ia finis kedelapan di balapan utama.

Sumber: Aprilia Racing



Wednesday, July 9, 2025

Cara Nonton Live Streaming Gratis R3 BLU CRU World Cup 2025, Jangan Lupa Dukung Arai Agaska!

 


Jadwal dan link live streaming gratis balapan R3 BLU CRU World Cup 2025. Salah satu kelas pendukung WorldSBK ini terdiri dari enam seri, yang masing-masing terdiri dari dua balapan. Indonesia pun diwakili pembalap muda, Arai Agaska Dibani Laksana.

R3 BLU CRU World Cup tadinya bernama Yamaha R3 bLU cRU European Cup, yang digelar mulai 2022 dan diselenggarakan berbarengan dengan beberapa seri WorldSBK. Musim ini, ajang ini berubah nama menjadi R3 BLU CRU World Cup, yang tentunya lebih bergengsi karena berubah dari level Eropa menjadi level dunia.

Pembalap Indonesia yang juga juara dunia WorldSSP300 2024, Aldi Satya Mahendra, merupakan salah satu lulusan dari ajang balap ini. Kini, Aldi berlaga di kelas WorldSSP, dan Arai yang merupakan salah satu binaan Yamaha Racing Indonesia, diharapkan bisa mengikuti jejaknya.

R3 BLU CRU World Cup 2025 diikuti oleh 18 pembalap dari 10 negara berbeda. Seiring berjalannya musim, ajang ini juga akan menghadirkan para pembalap wildcard. Juara ajang ini pun akan mendapatkan kesempatan naik kelas ke WorldSSP300 pada 2026.

Nah, jangan lupa untuk dukung pembalap kebanggaan Indonesia, Arai Agaska, ya, Bolaneters! Berikut jadwal lengkap balapan R3 BLU CRU World Cup 2025 beserta cara nonton siaran langsungnya.


Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2025

Seri 1: Portimao, Portugal, 28-30 Maret 2025

Seri 2: Misano, Italia, 13-15 Juni 2025

Seri 3: Donington Park, Inggris, 11-13 Juli 2025

Seri 4: Balaton Park, Hungaria, 25-27 Juli 2025

Seri 5: MotorLand Aragon, Spanyol, 26-28 September 2025

Seri 6: Estoril, Portugal, 10-12 Oktober 2025

Tuesday, July 8, 2025

Max Verstappen Sebut Red Bull Bukan Tandingan McLaren, Merasa Tak Lagi Ikut Rebutan Gelar Formula 1 2025

 

Max Verstappen mengakui Oracle Red Bull Racing bukan lagi tandingan McLaren F1 Team di Formula 1 2025. Hal ini ia katakan usai finis kelima dalam balapan yang penuh drama akibat hujan di Silverstone, Inggris, Minggu (6/7/2025). Ia yakin balapan itu memang sulit ditaklukkan.

Setelah kesulitan di tiga sesi latihan, Verstappen secara mengejutkan menyabet pole di sesi kualifikasi, membuatnya menjadi salah satu pembalap yang dijagokan menang dalam balapan yang berdurasi 52 lap tersebut. Selepas start, empat kali juara dunia ini pun langsung memimpin.

Namun, ia segera mengalami kesulitan dengan bannya, sehingga tersalip oleh pembalap McLaren F1 Team, Oscar Piastri, pada Lap 8. Pada Lap 14, Safety Car pun keluar akibat hujan yang makin deras dan jarak pandang pembalap sangat pendek.


Tak Punya Kecepatan Optimal Sebelum dan Setelah Spin


Sayang, saat restart, Verstappen mengalami spin, membuatnya terjun bebas ke posisi 9 pada Lap 22. Sejak itu, ia harus kerja keras memperbaiki posisi. Pada akhirnya, ia hanya mampu finis kelima, selagi Lando Norris menang dan Piastri finis kedua, diikuti Nico Hulkenberg dan Lewis Hamilton di posisi ketiga dan keempat.

"Balapan yang sangat sulit bagi kami. Bahkan setelah spin, saya tetap tak punya kecepatan. Saya terjebak di kelompok itu dan sangat sulit untuk mengemudi. Kami sudah tahu sejak awal bahwa akan sulit dalam kondisi basah dengan sayap belakang yang kami gunakan," ujarnya via Formula 1.com.

"Saya rasa kami tetap kesulitan, bahkan di beberapa lap terakhir dengan ban kering pun mobil sangat sulit dikendalikan," lanjut Verstappen, yang belakangan ini sangat santer dirumorkan ingin memutus kontraknya dengan Red Bull demi pindah ke Mercedes AMG Petronas pada 2026.


Fokus Balapan demi Balapan Karena Tak Lagi Ambisius Bidik Gelar

Dalam 12 seri pertama musim ini, Verstappen baru lima kali naik podium, yang dua di antaranya merupakan kemenangan. "Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, kami memang tak sebanding dengan McLaren. Namun, saat mengalami hari yang sulit, kami tetap bisa mencoba meraih poin," ujarnya.

Terkait strategi untuk menjalani sisa musim, Verstappen mengaku ogah terlalu kepikiran. Menurutnya, ia dan Red Bull hanya harus fokus satu balapan demi satu balapan. Apalagi, dengan ketertinggalan 69 poin dari Piastri yang ada di puncak klasemen, ia merasa tak lagi terlibat dalam perebutan gelar dunia.

"Kami hanya harus fokus ke balapan berikutnya. Kami tidak punya apa pun untuk kehilangan, dan tak punya apa pun untuk diraih. Kami tidak sedang bertarung dalam perebutan gelar dunia. Jadi, kami hanya mencoba melihat setiap balapan sebagai satu kesempatan tersendiri dan memaksimalkannya," tutup Verstappen.

Sumber: Formula 1

Monday, July 7, 2025

Para Siswa SMK Binaan Yamaha Sukses Berprestasi di Yamaha Sunday Race 2025

 

Yamaha Indonesia konsisten melakukan pembinaan terhadap SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Binaan Yamaha, yang salah satunya melalui kompetisi balap motor. Tahun ini, mereka berkesempatan ambil bagian dalam Yamaha Sunday Race yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Juni 2025 lalu.

Mereka pun ikut serta baik sebagai pembalap maupun teknisi tim di kelas komunitas. Hasilnya, mereka berhasil mencapai kemenangan dan beberapa podium lainnya di sejumlah kelas komunitas, yang jadi pembuktian kualitas SMK Binaan Yamaha.

Tercatat ada 12 podium diraih oleh para siswa SMK Binaan Yamaha, termasuk kemenangan Cyrio Michael Putra (SMK Walang Jaya) dalam Race 1 dan Race 2 kelas R15 Comm A. Selain itu, Harlan juga memenangi Race 2 kelas R15 Comm B. Prestasi cemerlang ini diraih berkat kerja keras juga skill mereka.


Yamaha Semangati Siswa SMK Terus Berkarya di Bidang Motorsport


Persiapan sebelum tampil di Yamaha Sunday Race 2025 ini dilakukan para siswa dengan matang, mencakup fisik dan mental. Ditambah skill dan settingan motor yang sesuai, mereka memperlebar peluang kemenangan yang akhirnya diraih saat beradu di trek.

”Ajang Yamaha Sunday Race menjadi wadah pembinaan bagi SMK Binaan Yamaha. Para siswa sudah beberapa kali mengikuti Yamaha Sunday Race, baik sebagai pembalap maupun teknisi di kelas komunitas,” ungkap Johannes B.M.S, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Senin (7/7/2025).

"Dukungan Yamaha, dan juga support dari pihak SMK Binaan, mewujudkan hasil nyata dari pembinaan berupa pencapaian positif di lintasan. Kami akan terus berkomitmen memberikan kesempatan bagi para siswa SMK berkembang, dan event motorsport menjadi tempat untuk mereka maju dan berprestasi," lanjutnya.

SMK Binaan Yamaha akan terus bergabung mengikuti gelaran Yamaha Sunday Race. Penampilan mereka di salah satu ajang Yamaha One Make Race tersebut diharapkan akan mendongkrak kepercayaan diri serta menambah spirit mereka untuk berkarya di bidang motorsport.


Hasil Balapan SMK Binaan Yamaha di Yamaha Sunday Race 2025

Race 1 - Sabtu, 14 Juni 2025

Kelas R25 Comm Pro

  • Podium 2: Iqbal Arifuddin (SMK Walang Jaya)
  • Podium 4: Fariz Ibrahim (SMK Walang Jaya)

Kelas R15 Comm A

  • Podium 1: Cyrio Michael Putra (SMK Walang Jaya)
  • Podium 2: Fabio Fata Widana (SMK Mekanik Cibinong)

Kelas R15 Comm B

  • Podium 2: Terry Setiadi Limboro (SMK Bangun Nusantara Tangerang)

Kelas Aerox Community 155

  • Podium 5: Agus Miswanto (SMK Walang Jaya)

Race 2 - Minggu, 15 Juni 2025

Kelas R25 Comm Pro

  • Podium 2: Iqbal Arifuddin (SMK Walang Jaya)
  • Podium 3: Fariz Ibrahim (SMK Walang Jaya)

Kelas R15 Comm A

  • Podium 1: Cyrio Michael Putra (SMK Walang Jaya)
  • Podium 3: Fabio Fata Widana (SMK Mekanik Cibinong)

Kelas R15 Comm B

  • Podium 1: Harlan (SMK Walang Jaya)
  • Podium 4: Terry Setiadi Limboro (SMK Bangun Nusantara)

Sumber: Yamaha Indonesia


Saturday, July 5, 2025

Rapor Pemain Real Madrid vs Dortmund: Guler Man of the Match, Courtois Pahlawan Kemenangan Dramatis!


Real Madrid sukses melaju ke babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menumbangkan Borussia Dortmund, Minggu (6/7/2025) dini hari WIB. Pertandingan yang digelar di MetLife Stadium itu berakhir dengan skor dramatis 3-2 untuk kemenangan Los Blancos.

Laga ini seolah menjadi ulangan final Liga Champions 2024, di mana kedua tim kembali bertemu dalam sebuah duel sengit. Manajer Xabi Alonso secara mengejutkan tetap mempertahankan susunan pemain yang sama, meski Kylian Mbappe telah kembali fit.

Keputusan berani Alonso terbukti jitu saat Real Madrid mampu unggul 2-0 di babak pertama. Gol-gol tersebut dicetak oleh Gonzalo Garcia dan Fran Garcia, yang membuat Madrid tampak nyaman mengendalikan permainan.

Namun, drama sesungguhnya terjadi di penghujung laga, tepatnya di masa injury time. Tiga gol tercipta, satu kartu merah dikeluarkan, dan sebuah penyelamatan heroik menjadi penentu akhir dari pertandingan yang menegangkan ini.


Thibaut Courtois - 8/10


Courtois tidak mendapatkan banyak ancaman berarti sepanjang waktu normal berkat pertahanan yang solid di depannya. Namun, kiper asal Belgia ini tetap waspada dan tampil kokoh saat menghadapi bola-bola mati dari Dortmund.

Meskipun minim aksi selama 90 menit, ia menjadi pahlawan kemenangan lewat sebuah penyelamatan kelas dunia di menit ke-99. Aksi heroiknya tersebut secara tunggal mengamankan tiket semifinal untuk Real Madrid.


Trent Alexander-Arnold - 7/10


Alexander-Arnold menunjukkan performa yang sangat seimbang di pertandingan ini. Ia tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan dari sisi kanan.

Kontribusi terbesarnya adalah sebuah asis cerdas untuk gol yang dicetak oleh Fran Garcia. Ini menjadi asis keduanya dalam dua penampilan terakhir, menandakan performanya yang kian menanjak.


Antonio Rudiger - 7.5/10


Rudiger tampil sebagai batu karang yang sulit ditembus di jantung pertahanan Real Madrid. Ia berhasil mematikan pergerakan striker Dortmund, Serhou Guirassy, dengan keunggulan fisiknya.

Kemampuannya dalam membaca permainan juga sangat baik, membuatnya selalu berada di posisi yang tepat untuk mementahkan serangan lawan.


Dean Huijsen - 6/10

Huijsen sebenarnya menunjukkan beberapa momen yang sangat baik, baik saat menguasai bola maupun dalam bertahan. Ia tercatat melakukan beberapa sapuan dan intersep krusial yang menjaga gawang Madrid tetap aman.

Sayangnya, performa apiknya sepanjang laga harus ternoda di menit akhir. Ia melakukan pelanggaran yang berbuah penalti sekaligus kartu merah untuk dirinya.


Fran Garcia - 8.5/10

Fran Garcia memulai pertandingan dengan energi yang luar biasa dan menjadi salah satu aktor utama keunggulan cepat Madrid. Ia sukses mencatatkan gol pertamanya di ajang ini.

Meskipun sangat aktif menyerang dengan kecepatan dan triknya, ia tidak melupakan tugasnya dalam bertahan. Garcia tetap disiplin dan fokus menjaga areanya dari gempuran pemain Dortmund.


Aurelien Tchouameni - 8/10

Tchouameni adalah sosok tembok kokoh di lini tengah Real Madrid. Ia tampil luar biasa dalam aspek defensif, dengan memenangkan banyak tekel penting dan duel-duel udara.

Selain itu, ia juga menunjukkan ketenangan saat menguasai bola. Perannya sangat vital dalam memutus alur serangan Dortmund sebelum memasuki area berbahaya.


Federico Valverde - 7.5/10

Seperti biasa, Valverde menyuguhkan energi yang melimpah di sektor tengah lapangan. Ia tidak kenal lelah dalam menjelajahi setiap jengkal lapangan untuk membantu tim.

Tak hanya itu, gelandang asal Uruguay ini juga memberikan kontribusi signifikan dalam proses membangun serangan-serangan berbahaya Real Madrid.


Arda Guler - 9/10

Guler adalah mesin kreativitas Real Madrid di laga ini, terutama di babak pertama. Gelandang asal Turki ini memberikan asis yang matang untuk gol pembuka Gonzalo Garcia.

Tidak hanya berguna di sepertiga akhir lapangan, ia juga rajin turun membantu pertahanan. Penampilan gemilangnya disempurnakan dengan asis kedua untuk gol spektakuler Kylian Mbappe.


Jude Bellingham - 7.5/10

Bellingham kembali menjadi ancaman besar bagi pertahanan lawan dengan pergerakan dan visi bermainnya. Ia secara konsisten menciptakan peluang dan merepotkan barisan belakang Dortmund.

Namun, penyelesaian akhirnya bisa sedikit lebih baik. Ia sempat menyia-nyiakan satu peluang emas di menit ke-27 yang seharusnya bisa menjadi gol.


Gonzalo Garcia - 8/10

Penyerang muda ini seolah tidak bisa berhenti mencetak gol di bawah asuhan Xabi Alonso. Meskipun tidak terlalu banyak terlibat dalam permainan, ia selalu muncul di saat yang tepat.

Ia menunjukkan insting tajamnya dengan penyelesaian akhir yang luar biasa untuk membawa Madrid unggul 1-0. Pergerakannya yang cerdas juga sukses membuat para bek Dortmund kelimpungan.


Vinicius Junior - 6/10

Ini adalah salah satu penampilan Vinicius yang paling senyap dalam balutan seragam Real Madrid. Bintang asal Brasil ini sebenarnya memulai laga dengan sangat hidup.

Akan tetapi, setelah 15 menit pertama, pengaruhnya dalam permainan seolah memudar. Ia tidak banyak memberikan kontribusi signifikan di sisa pertandingan.


Pemain Pengganti

Kylian Mbappe (8/10) menjadi pemain pengganti yang paling bersinar. Meski hanya bermain sekitar 25 menit, ia sukses mencetak gol lewat sebuah tendangan salto yang luar biasa.

Sementara itu, pemain pengganti lainnya seperti Daniel Ceballos, Luka Modric, Raul Asencio, dan Rodrygo tidak memiliki cukup waktu untuk memberikan dampak berarti dalam permainan.

Friday, July 4, 2025

Jose Mourinho Kenang Sosok Diogo Jota: Pria yang Baik, Seorang Pejuang

 

Pelatih legendaris asal Portugal, Jose Mourinho, menyampaikan penghormatan tulus atas meninggalnya Diogo Jota.

Diogo Jota, pemain Liverpool yang juga dikenal sebagai sosok hangat di dalam dan luar lapangan, meninggal dunia secara tragis bersama adiknya, Andre Silva.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Provinsi Zamora, Spanyol, saat mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami pecah ban. Kendaraan itu hilang kendali dan terbakar hebat, menewaskan keduanya di tempat kejadian.

Jenazah Diogo Jota dan Andre akan dibawa pulang ke kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal. Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu waktu setempat dengan kehadiran ribuan pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.


Penghormatan Mourinho Pada Jota


Di sela kunjungannya ke ajang Grand Prix Inggris di Silverstone, Jose Mourinho meluangkan waktu untuk mengenang Jota dengan penuh rasa kehilangan. Di tengah suasana gegap gempita balapan, ia menyampaikan pesan yang menyentuh dan mengharukan.

Ia mengaku mengenal Jota cukup dekat, terutama karena keterlibatan agen Jorge Mendes dalam perjalanan karier sang pemain. Menurut Mourinho, Jota adalah pribadi sangat baik, pekerja keras yang tidak pernah mengeluh dalam menghadapi rintangan hidup.

"Ketika orang meninggalkan dunia ini, biasanya kita semua berkata 'pria yang baik sekali'. Diogo benar-benar pria yang baik," ungkap Mourinho kepada Sky Sports.

"Ia pernah menjadi klien agen saya , jadi tentu saja saya tahu banyak tentangnya. Dan orang-orang di Liverpool tahu apa yang saya katakan itu benar,” serunya.

"Ia adalah seorang anak yang segalanya tidak pernah mudah baginya, ia harus berjuang untuk sampai ke tempatnya sekarang,” sambung Mourinho.


Refleksi dan Rasa Kehilangan: Mungkin Kelak Kita Akan Memahami


Dalam wawancara emosional yang sama, Mourinho mengungkapkan betapa beratnya menerima kenyataan bahwa Jota pergi begitu cepat. Ia juga menyoroti betapa besar luka yang ditinggalkan tragedi ini bagi keluarga Jota.

Kepergian Jota tak hanya membuat orang tuanya kehilangan dua putra sekaligus, tetapi juga meninggalkan tiga anak tanpa ayah dan seorang wanita kehilangan sandaran hidupnya. Mourinho menyiratkan bahwa meski saat ini sulit dipahami, suatu saat semua orang mungkin bisa menerima kenyataan pahit tersebut.

"Tiga anak tanpa ayah, seorang wanita muda tanpa suaminya, orang tuanya kehilangan kedua putranya... itu gila,” serunya.

"Sulit untuk dipahami. Mungkin suatu hari nanti kita akan mengerti, tetapi tidak sekarang,” tutur Mourinho.


Hasil Piala Dunia Antarklub 2025: Bekuk Palmeiras, Chelsea Melaju ke Semifinal

 

Klub Premier LeagueChelsea sukses memetik kemenangan di babak perempat final Piala Dunia Antarklub 2025. Berhadapan dengan wakil Amerika Selatan, Palmeiras, The Blues menang dengan skor 2-1.

Chelsea unggul terlebih dahulu melalui gol Cole Palmer dan gol bunuh diri Augustin Giay. Sementara Palmeiras memperkecil kedudukan berkat gol Estevao Willian.

Berkat kemenangan ini, The Blues jadi tim kedua yang lolos ke babak semifinal. Di laga semifinal nanti, mereka akan berhadapan dengan tim asal Brasil, Fluminense.

Simak jalannya pertandingan di bawah ini.

Babak Pertama

Pertandingan yang digelar di Lincoln Financial Field ini berjalan sengit sejak menit awal. Chelsea langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola, memaksa Palmeiras bertahan di wilayah mereka sendiri.

Setelah beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Palmeiras, Chelsea akhirnya berhasil membuka keunggulan di menit ke-16. Cole Palmer, yang menerima umpan dari Trevoh Chalobah, menggiring bola masuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan datar yang tak bisa dihentikan Weverton. Skor 0-1 untuk The Blues!

Gol ini semakin memompa semangat Chelsea untuk terus menekan. Di sisi lain, Palmeiras mulai mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan, meski belum benar-benar membahayakan.

Meski terus mendominasi, Chelsea kesulitan menambah gol karena akurasi tembakan yang kurang maksimal. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1 untuk keunggulan sementara tim asuhan Enzo Maresca itu.


Babak Kedua

Tekad Palmeiras terlihat jelas di babak kedua. Mereka tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan hanya delapan menit setelah turun minum.

Estevao menjadi pahlawan dengan mencetak gol lewat tembakan sudut sempit yang tak bisa diantisipasi kiper Chelsea. Skor kembali sama kuat 1-1

Gol tersebut membuat laga semakin panas. Kedua tim saling menyerang, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Chelsea tetap mengandalkan penguasaan bola, sementara Palmeiras mengancam lewat serangan balik yang cepat.

Di menit ke-82, Chelsea akhirnya kembali memimpin. Tembakan Malo Gusto berubah arah setelah mengenai Agustin Giay dan masuk ke gawang Palmeiras. Skor berubah menjadi 1-2, membuat The Blues di depan untuk kedua kalinya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Chelsea sukses mempertahankan keunggulan dan memastikan tiket mereka ke semifinal kompetisi ini.


Susunan Pemain Kedua Tim

Palmeiras (4-2-3-1): Weverton; Vanderlan, Micael, Fuchs, Giay; Martinez, Rios; Torres, Estevao, Allan; Roque

Pelatih: Abel

Chelsea (4-2-3-1): Sanchez; Cucurella, Colwill, Chalobah, Gusto; Fernandez, Santos; Nkunku, Palmer, Neto; Delap

Pelatih: Enzo Maresca


Statistik Pertandingan

Palmeiras - Chelsea

Goals: 1-2
Total Shots: 7-19
Shots on Target: 2-6
Posession: 36%-64%
Fouls: 13-15

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...