Wednesday, November 12, 2025

Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

 

Pembalap binaan Yamaha Racing IndonesiaAldi Satya Mahendra, resmi dipastikan bertahan di WorldSSP 2026 dan akan membela skuad anyar Yamaha AS Racing. Hal ini diumumkan oleh Yamaha Motor Europe (YMR) pada Senin (10/11/2025).

Aldi menjalani debut di ajang dunia lewat WorldSSP300 2022 dengan fasilitas wildcard, sebelum mendapatkan kontrak penuh dari Team BrCorse Yamaha pada 2024. Pada akhir musim, ia sukses menjadi juara dunia. Prestasi ini membuatnya dapat promosi naik kelas ke WorldSSP 2025.

Aldi membela tim juara Yamaha BLU CRU Evan Bros Team, bertandem dengan Can Oncu. Sebagai debutan, Aldi konsisten bertarung di 10 besar, sebelum harus absen di empat seri terakhir akibat cedera pergelangan tangan. Ia mengakhiri musim ini di peringkat 17.

Pindah ke Tim Baru, Dapat Rekan Setim Baru Pula

Aldi pun mendapatkan kesempatan berlaga di WorldSSP setahun lagi pada 2026. Namun, ia takkan bertahan di tim yang sama. Sebab, Yamaha dan Evan Bros memutuskan untuk mengakhiri kerja sama musim depan. Yamaha pun menggaet mitra anyar, yakni AS Racing.

Meski baru bergabung ke Yamaha, AS Racing merupakan salah satu tim paling berpengalaman di kelas WorldSSP, sehingga Aldi akan tetap mendapatkan bimbingan dan pendampingan terbaik saat berlaga musim depan.

Sementara Oncu dipastikan membela Yamaha Ten Kate Racing untuk menggantikan Stefano Manzi, Aldi akan ditandemkan dengan juara dunia Moto3 2020, Albert Arenas. Saat ini, Arenas masih berlaga di Moto2 bersama Italjet Gresini.


Pernyataan Resmi Aldi Satya Mahendra

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan saya untuk kembali balapan tahun depan setelah cedera.

"Saya belajar banyak sepanjang musim 2025 dan akan berusaha memanfaatkan semua pengalaman itu tahun depan dengan bekerja sekeras mungkin untuk tampil lebih baik.

"Bergabung dengan tim baru juga menjadi hal yang sangat menarik, dan saya tidak sabar untuk memulai sesi tes musim dingin!"

Sumber: Yamaha Racing

Tuesday, November 11, 2025

Daftar Lengkap Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia U-17 2025

 

Daftar lengkap negara yang lolos ke babak 32 Besar Piala Dunia U-17 2025. Beberapa negara unggulan, termasuk juara bertahan Jerman, telah mengamankan satu tiket ke fase gugur Piala Dunia U-17 2025.

Cara Jerman lolos ke babak 32 Besar bisa dibilang sangat berliku. Jeremiah Mensah dan kolega bermain imbang pada dua laga awal, lawan Kolombia (1-1) dan Korea Utara (1-1). Namun, pada laga ketiga, Jerman menang 7-0 lawan El Salvador dan jadi juara Grup G.

Hanya ada empat negara yang meraih hasil sempurna di fase grup. Keempatnya adalah Argentina, Italia, Austria, dan Amerika Serikat. Catatan apik tersebut sudah pasti membuat mereka lebih diunggulkan pada fase gugur.

Hal lain yang menarik adalah lolosnya duo Korea, Korea Utara dan Korea Selatan, ke babak 32 Besar. Korea Utara sukses jadi peringkat ketiga terbaik. Sedangkan, Korea Selatan tampil sangat bagus dan mampu menjadi runner-up Grup F dengan catatan tujuh poin.


Garuda Muda Gagal ke Fase Gugur

Timnas Indonesia U-17 mengalami kesulitan di Grup H Piala Dunia U-17 2025. Mereka awalnya dikalahkan oleh Timnas Zambia U-17 dengan skor 3-1. Setelah itu, Indonesia kalah 0-4 dari Brasil.

Di pertandingan ketiga, Timnas Indonesia U-17 akhirnya bisa memetik kemenangan berharga. Mereka mengalahkan Timnas Honduras U-17 dengan skor 2-1. Ini adalah sejarah penting karena jadi kemenangan pertama Indonesia di Piala Dunia U-17.

Daftar Negara Lolos 32 Besar


Berikut adalah daftar lengkap negara yang lolos ke babak 32 Besar Piala Dunia U-17 2025:

  • Korea Utara
  • Mesir
  • Paraguay
  • Uganda
  • Maroko
  • Rep. Ceko
  • Tunisia
  • Meksiko
  • Argentina
  • Italia
  • Austria
  • Amerika Serikat
  • Brasil
  • Senegal
  • Venezuela
  • Swis
  • Rep. Irlandia
  • Jepang
  • Jerman
  • Prancis
  • Zambia
  • Kroasia
  • Korea Selatan
  • Portugal
  • Belgia
  • Inggris
  • Uzbekistan
  • Mali
  • Burkina Faso
  • Kolombia
  • Afrika Selatan
  • Kanada

Monday, November 10, 2025

Kagum, Yamaha Eropa Berharap Aldi Satya Mahendra Bisa Rebut Podium di WorldSSP 2026

 

Road Racing Sporting Manager Motorsport Division Yamaha Motor EuropeNiccolo Canepa, mengaku berharap Aldi Satya Mahendra bisa memperebutkan podium di WorldSSP 2026 bersama tim barunya, Yamaha AS Racing.

Aldi menjalani debut di WorldSSP300 2022 dengan fasilitas wildcard, sembari berlaga di ajang R3 BLU CRU World Cup, di di mana ia mengakhiri musim di peringkat runner up. Ia kemudian dapat kontrak penuh dari Team BrCorse Yamaha untuk berlaga di WorldSSP300 2024.

Pada akhir musim itu, rider asal Yogyakarta tersebut sukses menjadi juara dunia. Prestasi ini membuatnya dapat promosi naik kelas ke WorldSSP 2025 bersama Yamaha BLU CRU Evan Bros Team, bertandem dengan Can Oncu

Bangga Karena Aldi Satya Mahendra Selalu Bela Yamaha

Sebagai debutan, Aldi konsisten bertarung di 10 besar, sebelum harus absen di empat seri terakhir akibat cedera pergelangan tangan. Ia mengakhiri musim ini di peringkat 17. Aldi pun mendapatkan kesempatan berlaga di WorldSSP setahun lagi pada 2026.

Namun, ia takkan bertahan di tim yang sama. Sebab, Yamaha dan Evan Bros memutuskan untuk mengakhiri kerja sama musim depan. Yamaha pun menggaet mitra anyar, yakni AS Racing. Canepa pun berharap Aldi bisa memanfaatkan pengalamannya jelang musim baru.

"Aldi adalah pembalap yang membuat kami semua bangga. Ia telah bersama Yamaha sepanjang kariernya, dari R3 bLU cRU World Cup, naik ke WorldSSP300, lalu ke WorldSSP," ungkap eks rider MotoGP dan WorldSBK itu lewat rilis resmi Yamaha Racing, Senin (10/11/2025).

Pujian untuk Aldi Satya Mahendra

Canepa pun mengaku terkesan atas performa Aldi pada 2025, dan berharap hasilnya lebih baik lagi musim depan. "Ia tampil mengesankan di musim debutnya sebelum cedera. Dengan pengalaman setahun, kami yakin ia akan mampu bersaing konsisten di podium, membentuk line-up sangat kuat bersama tim AS Racing," tuturnya.

Team Principal Yamaha AS Racing Team, Andrea Quadranti, juga mengaku sangat bersemangat bekerja sama dengan Aldi, yang akan bertandem dengan juara dunia Moto3 2020, Albert Arenas.

"Untuk komposisi pembalap, menurut saya ini kombinasi sempurna. Aldi tampil luar biasa sebagai rookie di 2025, sementara Albert menunjukkan motivasi besar untuk memulai petualangan baru. Kami senang menyambut keduanya di tim kami pada 2026 dan tak sabar memulai proyek baru ini," pungkas Quadranti.

Sumber: Yamaha Racing


Saturday, November 8, 2025

Hasil Sprint Race Formula 1 GP Brasil 2025: Lando Norris Kalahkan Duet Mercedes

 

Pembalap McLaren F1 TeamLando Norris, sukses merebut kemenangan dalam Sprint race Formula 1 GP Brasil 2025 di Autodromo Jose Carlos Pace, Interlagos, pada Sabtu (8/11/2025).

Pembalap Inggris ini diikuti oleh duet pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli, di posisi kedua, dan George Russell di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, dan pembalap Scuderia Ferrari HP, Charles Leclerc.

Berikut hasil Sprint race Formula 1 GP Brasil 2025.

Hasil Sprint Race Formula 1 GP Brasil 2025

  1. Lando Norris - McLaren F1 Team - 53:25.928 (24 lap)
  2. Kimi Antonelli - Mercedes AMG Petronas +0.845s
  3. George Russell - Mercedes AMG Petronas +2.318s
  4. Max Verstappen - Oracle Red Bull Racing +4.423s
  5. Charles Leclerc - Scuderia Ferrari HP +16.483s
  6. Fernando Alonso - Aston Martin Aramco +18.306s
  7. Lewis Hamilton - Scuderia Ferrari HP +18.603s
  8. Pierre Gasly - BWT Alpine F1 Team +19.366s
  9. Lance Stroll - Aston Martin Aramco +23.933s
  10. Isack Hadjar - Visa Cash App Racing Bulls +29.548s
  11. Esteban Ocon - MoneyGram Haas F1 Team +31.000s
  12. Ollie Bearman - MoneyGram Haas F1 Team +31.334s
  13. Liam Lawson - Visa Cash App Racing Bulls +38.090s
  14. Yuki Tsunoda - Oracle Red Bull Racing +38.462s
  15. Carlos Sainz jr - Atlassian Williams Racing +38.951s
  16. Nico Hulkenberg - Stake F1 Team Kick Sauber +42.349s
  17. Alex Albon - Atlassian Williams Racing +55.456s

Gagal Finis:

  • Gabriel Bortoleto - Stake F1 Team Kick Sauber
  • Oscar Piastri - McLaren F1 Team
  • Franco Colapinto - BWT Alpine F1 Team

    Jadwal Pekan Balap Formula 1 GP Brasil 2025

    Jumat, 7 November 2025

    21:30 - 22:30 WIB: Practice

    Sabtu, 8 November 2025

    01:30 - 02:15 WIB: Sprint Qualifying

    21:00 - 22:00 WIB: Sprint

    Minggu, 9 November 2025

    01:00 - 02:00 WIB: Qualifying

    Senin, 10 November 2025

    00:00 WIB: Race (71 lap)

Friday, November 7, 2025

Hasil Latihan MotoGP Portugal 2025: Alex Marquez Kembali Terdepan, Dibuntuti Pecco Bagnaia

 

Pembalap BK8 Gresini RacingAlex Marquez, sukses mencatatkan waktu tercepat dalam sesi latihan (PR) MotoGP Portugal 2025 di Sirkuit AlgarvePortimao, pada Jumat (7/11/2025).

Pembalap Spanyol ini diikuti oleh pembalap Ducati Lenovo Team, Pecco Bagnaia, di posisi kedua, dan pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, di posisi ketiga.

Sementara itu, posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, dan pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir.

Berikut hasil latihan MotoGP Portugal 2025.


Hasil Latihan MotoGP Portugal 2025

Lolos ke Q2:

1. Alex Marquez - BK8 Gresini Racing - Ducati - 1'37.974
2. Pecco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati +0.030
3. Pedro Acosta - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.088
4. Marco Bezzecchi - Aprilia Racing - Aprilia +0.159
5. Joan Mir - Honda HRC Castrol - Honda +0.209
6. Johann Zarco - LCR Honda Castrol - Honda +0.258
7. Fabio di Giannantonio - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.328
8. Fermin Aldeguer - BK8 Gresini Racing - Ducati +0.408
9. Pol Espargaro - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +0.450
10. Ai Ogura - Trackhouse Racing - Aprilia +0.469

Lolos ke Q1:

11. Luca Marini - Honda HRC Castrol - Honda +0.577
12. Franco Morbidelli - Pertamina Enduro VR46 - Ducati +0.623
13. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha - Yamaha +0.624
14. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM +0.679
15. Raul Fernandez - Trackhouse Racing - Aprilia +0.788
16. Jack Miller - Prima Pramac Racing - Yamaha +0.900
17. Nicolo Bulega - Ducati Lenovo Team - Ducati +1.012
18. Alex Rins - Monster Energy Yamaha - Yamaha +1.096
19. Enea Bastianini - Red Bull KTM Tech 3 - KTM +1.156
20. Somkiat Chantra - LCR Honda Idemitsu - Honda +1.824
21. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia +1.884
22. Miguel Oliveira - Prima Pramac Racing - Yamaha +1.907


Jadwal Pekan Balap MotoGP Portugal 2025

Jumat, 7 November 2025

  • 15:30-15:45 WIB: MotoE - Free Practice
  • 16:00-16:35 WIB: Moto3 - Free Practice 1
  • 16:50-17:30 WIB: Moto2 - Free Practice 1
  • 17:45-18:30 WIB: MotoGP - Free Practice 1
  • 19:35-19:50 WIB: MotoE - Practice
  • 20:15-20:50 WIB: Moto3 - Practice
  • 21:05-21:45 WIB: Moto2 - Practice
  • 22:00-23:00 WIB: MotoGP - Practice

Sabtu, 8 November 2025

  • 00:00-00:10 WIB: MotoE - Qualifying 1
  • 00:20-00:30 WIB: MotoE - Qualifying 2
  • 15:40-16:10 WIB: Moto3 - Free Practice 2
  • 16:25-16:55 WIB: Moto2 - Free Practice 2
  • 17:10-17:40 WIB: MotoGP - Free Practice 2
  • 17:50-18:05 WIB: MotoGP - Qualifying 1
  • 18:15-18:30 WIB: MotoGP - Qualifying 2
  • 19:15 WIB: MotoE - Race 1 (7 lap)
  • 19:45-20:00 WIB: Moto3 - Qualifying 1
  • 20:10-20:25 WIB: Moto3 - Qualifying 2
  • 20:40-20:55 WIB: Moto2 - Qualifying 1
  • 21:05-21:20 WIB: Moto2 - Qualifying 2
  • 22:00 WIB: MotoGP - Tissot Sprint (12 lap)
  • 23:10 WIB: MotoE - Race 2 (7 lap)

Minggu, 9 November 2025

  • 16:40-16:50 WIB: MotoGP - Warm Up
  • 18:15 WIB: Moto2 - Grand Prix Race (21 lap)
  • 20:00 WIB: MotoGP - Grand Prix Race (25 lap)
  • 21:30 WIB: Moto3 - Grand Prix Race (19 lap)

Thursday, November 6, 2025

Sambangi 'Rollercoaster', Akankah Ducati Tambah Koleksi Kemenangan MotoGP Portugal di Portimao?

 

 MotoGP 2025 akan memasuki Seri 21 yang digelar di Sirkuit AlgarvePortimao, Portugal, pada 7-9 November 2025. Ducati pun menjadi pabrikan dengan kemenangan terbanyak di trek ini, sehingga mereka menjadi unggulan akhir pekan ini.

Grand Prix Portugal pertama kali digelar pada 1987, dengan 'meminjam' Sirkuit Jarama yang sejatinya ada di Madrid, Spanyol. Portugal kemudian absen dari kalender Grand Prix, sampai akhirnya kembali pada 2020 lewat Sirkuit Estoril, yang jadi tuan rumah sampai 2012.

Sejak 2013, Portugal pun absen dari kalender MotoGP. Namun, pada 2020, tepatnya di tengah pandemi Covid-19, Portimao menawarkan diri menjadi salah satu penyelenggara MotoGP. Tadinya, sirkuit yang berjuluk 'rollercoaster' ini dikenal sebagai tuan rumah WorldSBK.


Miguel Oliveira Jadi Pemenang Pertama di Portimao


Pada 2021, Portimao pun menggelar dua seri MotoGP. Yang pertama pada 18 April dengan tajuk Grand Prix Portugal, dan yang kedua pada 7 November dengan tajuk Grand Prix Algarve.

Rider tuan rumah, Miguel Oliveira, sukses membuat fans lokal bangga karena berhasil memenangkan balapan MotoGP pertama di Portimao pada 2020. Kala itu, ia masih membela Red Bull KTM Tech 3.

Namun, Ducati menjadi penguasa trek ini, meraih tiga kemenangan, yakni dua lewat Pecco Bagnaia dan satu lewat Jorge Martin. Di belakang mereka, terdapat Fabio Quartararo, yang dua kali menang bersama Yamaha.

Nah, apakah Ducati akan menambah koleksi kemenangan di Portimao? Atau justru pabrikan mereka akan menjegal mereka akhir pekan ini?


Peraih Kemenangan MotoGP Terbanyak di Portimao

Pembalap dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Portimao:

  • Fabio Quartararo: 2 kemenangan (2021, 2022)
  • Pecco Bagnaia: 2 kemenangan (2021, 2023)
  • Miguel Oliveira: 1 kemenangan (2020)
  • Jorge Martin: 1 kemenangan (2024)

Pabrikan dengan kemenangan MotoGP terbanyak di Portimao:

  • Ducati: 3 kemenangan (2021, 2023, 2024)
  • Yamaha: 2 kemenangan (2021, 2022)
  • KTM: 1 kemenangan (2020)

    Daftar Pemenang MotoGP di Portimao dari Tahun ke Tahun

    2020: Miguel Oliveira - KTM

    2021: Fabio Quartararo - Yamaha

    2021: Pecco Bagnaia - Ducati (GP Algarve)

    2022: Fabio Quartararo - Yamaha

    2023: Pecco Bagnaia - Ducati (Sprint)

    2023: Pecco Bagnaia - Ducati

    2024: Maverick Vinales - Aprilia (Sprint)

    2024: Jorge Martin - Ducati

Wednesday, November 5, 2025

Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Chelsea dan Barcelona Nyaris Kalah, Tim Jose Mourinho 4 Kali Beruntun Selalu Tumbang

 

Matchday keempat fase liga Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung Kamis (6/11/2025) dini hari WIB menghadirkan sejumlah laga penuh drama dan kejutan.

Dari sembilan pertandingan yang digelar, Manchester City berpesta gol di kandang, sementara Barcelona dan Chelsea harus berjuang keras agar tidak pulang dengan tangan hampa.

Selain itu, runner up musim lalu, Inter Milan juga sempat dikejutkan oleh tim debutan, Kairat Almaty meski akhirnya sukses mengamankan poin penuh di kandang sendiri.

Berikut rangkuman lengkap hasil pertandingan semalam.


Qarabag 2-2 Chelsea


Chelsea harus puas membawa satu poin dari markas Qarabağ setelah laga berakhir imbang 2-2.

Estevao sempat membawa The Blues unggul lebih dulu, tapi Leandro Andrade dan Marko Janković membalikkan keadaan.

Alejandro Garnacho yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi penyelamat lewat gol indah hasil umpan Liam Delap di menit akhir.


Pafos 1-0 Villarreal

Klub debutan Pafos menorehkan kemenangan bersejarah di Liga Champions setelah menaklukkan Villarreal 1-0.

Gol tunggal Derrick Luckassen di awal babak kedua menjadi pembeda. Villarreal kini terpuruk dengan hanya satu poin dari empat laga.


Inter Milan 2-1 Kairat Almaty


Inter Milan melanjutkan tren positif mereka di Eropa usai menaklukkan Kairat Almaty 2-1 di Giuseppe Meazza.

Kiper Temirlan Anarbekov sempat tampil gemilang di babak pertama dengan serangkaian penyelamatan brilian. Namun, Lautaro Martínez akhirnya memecah kebuntuan jelang turun minum.

Kairat sempat menyamakan skor melalui sundulan Ofri Arad di menit ke-55, gol pertama yang bersarang ke gawang Inter musim ini. Namun, sepakan jarak jauh Carlos Augusto memastikan kemenangan sempurna bagi Nerazzurri.


Manchester City 4-1 Borussia Dortmund


Manchester City tampil menggila di Etihad Stadium dengan kemenangan 4-1 atas Borussia Dortmund.

Phil Foden menjadi pembuka pesta lewat dua gol indah, sementara Erling Haaland yang menghadapi mantan klubnya turut mencatatkan nama di papan skor dengan gol ke-27 musim ini.

Dortmund sempat memperkecil kedudukan lewat Waldemar Anton, tapi Rayan Cherki memastikan kemenangan telak lewat gol di masa injury time.


Club Brugge 3-3 Barcelona


Drama enam gol terjadi di Jan Breydel Stadium. Barcelona tiga kali tertinggal dan tiga kali pula berhasil menyamakan kedudukan dalam laga menegangkan kontra Club Brugge.

Nicolo Tresoldi dan Ferran Torres membuka laga dengan cepat, sebelum Carlos Forbs membawa Brugge unggul 2-1 di paruh pertama. Lamine Yamal mencetak gol spektakuler untuk membuat skor imbang, tapi Forbs kembali membawa tuan rumah memimpin.

Upaya Yamal yang mengenai tubuh Christos Tzolis kemudian menghasilkan gol bunuh diri yang menyelamatkan Barcelona. Blaugrana bahkan nyaris menang andai tembakan Fermin López, Koundé, dan Eric García tak mengenai tiang.


Ajax 0-3 Galatasaray

Galatasaray tampil superior di Amsterdam lewat performa sensasional Victor Osimhen.

Striker Nigeria itu membuka keunggulan lewat sundulan tajam hasil umpan Leroy Sané, kemudian menambah dua gol melalui eksekusi penalti beruntun.

Trigol ini menjadikan Osimhen pemain kedua Galatasaray yang mencetak hattrick di Liga Champions setelah Burak Yilmaz pada 2012.


Newcastle 2-0 Athletic Bilbao

Newcastle United kembali menunjukkan konsistensi dengan kemenangan 2-0 atas Athletic Bilbao di St. James’ Park.

Dan Burn dan Joelinton mencetak gol untuk memastikan tiga poin, sementara The Magpies memperpanjang catatan tak kebobolan dalam tiga laga beruntun.


Benfica 0-1 Bayer Leverkusen


Benfica masih belum juga meraih poin setelah tumbang 0-1 dari Bayer Leverkusen.

Patrik Schick menjadi penentu kemenangan lewat gol tunggal di babak kedua, memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah yang gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola.


Marseille 0-1 Atalanta


Atalanta mencuri tiga poin penting di markas Marseille lewat gol indah Lazar Samardzic pada menit-menit akhir pertandingan.

Tendangan melengkung gelandang asal Serbia itu menembus sudut atas gawang, menutup laga dengan kemenangan dramatis untuk tim tamu.

Hasil Liga Champions Tadi Malam

Kamis, 6 November 2025

  • 00:45 WIB - Pafos 1-0 Villarreal
  • 00:45 WIB - Qarabag 2-2 Chelsea
  • 03:00 WIB - Ajax Amsterdam 0-3 Galatasaray
  • 03:00 WIB - Benfica 0-1 Bayer Leverkusen
  • 03:00 WIB - Club Brugge 3-3 Barcelona
  • 03:00 WIB - Inter Milan 2-1 Kairat Almaty
  • 03:00 WIB - Manchester City 4-1 Borussia Dortmund
  • 03:00 WIB - Marseille 0-1 Atalanta
  • 03:00 WIB - Newcastle 2-0 Athletic Bilbao

Hasil Matchday 4 Liga Champions

Rabu, 5 November 2025

  • 00:45 WIB - Napoli 0-0 Eintracht Frankfurt
  • 00:45 WIB - Slavia Praha 0-3 Arsenal
  • 03:00 WIB - Atletico Madrid 3-1 Union SG
  • 03:00 WIB - Bodo/Glimt 0-1 Monaco
  • 03:00 WIB - Juventus 1-1 Sporting Lisbon
  • 03:00 WIB - Liverpool 1-0 Real Madrid
  • 03:00 WIB - Olympiakos 1-1 PSV Eindhoven
  • 03:00 WIB - PSG 1-2 Bayern Munchen
  • 03:00 WIB - Tottenham 4-0 FC Copenhagen


Tuesday, November 4, 2025

Rapor Pemain Real Madrid usai Tumbang di Anfield: Courtois Heroik, Mbappe dan Huijsen Mengecewakan!

 

Real Madrid harus menelan kekalahan kedua mereka musim ini setelah tumbang 0–1 dari Liverpool pada laga Liga Champions di Anfield, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.

Datang dengan status salah satu dari lima tim sempurna di fase grup, Los Blancos datang ke Merseyside dengan tekad untuk memperpanjang rekor apik mereka itu. Namun menghadapi sang juara bertahan Inggris, wakil Spanyol itu harus pulang dengan kekecewaan.

Gol sundulan Alexis Mac Allister di menit ke-61 menjadi pembeda sekaligus mengakhiri catatan enam kemenangan beruntun Madrid.

Trent Alexander-Arnold yang diharapkan menjalani malam emosional di Anfield justru hanya bisa menyaksikan dari bangku cadangan saat mantan klubnya merayakan kemenangan besar secara emosional.

Berikut rapor pemain Real Madrid di laga ini:

Kiper

Thibaut Courtois – 9

Meski timnya kalah, performa Courtois di laga pantas diberi nilai tinggi. Tanpa kehadiran sang kiper, Real Madrid bakal menanggung malu yang lebih besar di Anfield.

Ia tampil luar biasa sepanjang laga dengan sederet penyelamatan mustahil yang menjaga Madrid dari kekalahan telak. Delapan penyelamatan dibuat sang kiper di laga ini.

Bek

Federico Valverde – 7

Dipasang sebagai bek sayap kanan oleh Xabi Alonso dan ia menunjukkan etos kerja luar biasa sepanjang laga.

Berlari tanpa henti untuk membantu serangan, ia juga disiplin saat bertugas di area pertahanan. Sebagai kapten, ia terus memotivasi timnya untuk mengejar ketertinggalan dari tuan rumah.

Eder Militao – 7

Solid dan disiplin, kerap harus bekerja sendiri karena minim bantuan dari rekan di lini belakang. Tetap tangguh dalam duel satu lawan satu.

Dean Huijsen – 3

Salah satu penampilan terburuk Huijsen setelah bergabung dengan Real Madrid. Eks bek Bournemouth itu terlihat kehilangan arah di laga ini.

Ia terlihat kesulitan menghadapi tekanan Liverpool, kerap kehilangan bola di area berbahaya, dan membuat sejumlah keputusan ceroboh. 

Alvaro Carreras – 6

Diplot sebagai bek kiri, Carreras melakukan tugasnya dengan baik untuk mengawal Mohamed Salah sehingga mesin gol Liverpool itu terlihat kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya.

Namun performanya terlihat menurun di babak kedua saat mulai kelelahan dan area belakangnya sering terekspos.


Gelandang

Aurelien Tchouameni – 6

Diplot sebagai jangkar, Tchouameni tampil cukup apik di laga ini. Ia beberapa kali memutus aliran serangan Liverpool. 

Namun sebagai gelandang, ia gagal membantu mendikte tempo permainan. Beberapa umpannya tidak akurat dan membuat permainan Madrid tersendat.

Eduardo Camavinga – 5

Di laga ini, Xabi Alonso menaruh Camavinga di posisi gelandang kanan. Posisi ini bukan posisi ideal Camavinga dan itu terlihat jelas dalam laga tadi.

Camavinga gagal beradaptasi dengan peran barunya dan terlihat tidak nyaman saat bermain. Ia kesulitan mengalirkan bola dengan cepat.

Arda Guler – 5

Arda Guler kembali dipercaya Xabi Alonso untuk menjadi starter di laga ini. Namun bocah ajaib asal Turki itu kesulitan untuk mengeluarkan potensi terbaiknya di laga ini.

Ia mendapatkan tekanan yang besar dari para pemain Liverpool, sehingga ia kerap membuat umpan-umpan yang salah dan itu mengganggu ritme permainan Los Blancos.

Jude Bellingham – 7

Bellingham bisa dikatakan sebagai salah satu pemain terbaik Real Madrid di laga ini. Meski ia gagal menciptakan gol atau assist bagi Los Blancos.

Ia tampil dengan determinasi penuh, aktif membantu pertahanan dan juga tidak segan-segan maju ke depan untuk membantu serangan. Namun sayang ia gagal membuat kontribusi yang apik di laga ini.


Lini Depan

Vinícius Junior – 6

Di awal laga, Vinicius tampil menjanjikan di mana kecepatannya membuat lini pertahanan Liverpool kesulitan. Namun perlahan tapi pasti, winger asal Brasil ini mulai dijinakkan oleh Conor Bradley.

Setelah itu ia gagal membuat peluang berbahaya bagi Real Madrid dan terlihat tidak berdaya selama 90 menit laga tersebut.

Kylian Mbappe – 4

Di laga ini, Kylian Mbappe diharapkan menunjukkan magisnya sebagai mesin gol utama Real Madrid di musim ini. Namun apa daya, sang penyerang justru tampil mengecewakan.

Sepanjang laga ia minim menebar ancaman ke gawang Liverpool. Ia kesulitan untuk melewati barisan pertahanan The Reds yang tampil solid di laga ini.


Pemain Pengganti


Rodrygo Goes – 5

Masuk untuk memberi energi baru, tapi justru sering mempersulit situasi dengan keputusan terburu-buru dan operan yang tidak efektif.

Trent Alexander-Arnold – 5

Tampil sebagai cameo melawan mantan klubnya, namun tak mampu memberi pengaruh berarti. Hanya sempat melepaskan satu umpan silang yang gagal menemukan sasaran.

Brahim Díaz – N/A

Mendapatkan menit bermain yang terlalu minim, sehingga kami tidak bisa memberikan penilaian untuk performanya.






Sunday, November 2, 2025

5 Debutan Terbaik MotoGP yang Kemudian Jadi Juara Dunia, Fermin Aldeguer Kapan Menyusul?

 

Fermin Aldeguer tak pelak lagi menjadi salah satu rider muda yang performanya mencolok di MotoGP 2025. Dalam Seri Malaysia, rider BK8 Gresini Racing ini pun sukses mengunci gelar Rookie of The Year (ROTY) alias debutan terbaik musim ini.

Sampai Seri Malaysia pula, Aldeguer telah mengoleksi 3 podium Sprint, serta 3 podium Grand Prix, termasuk kemenangan sensasionalnya di Mandalika, Indonesia. Ia berhasil mengalahkan para rookie lainnya, yakni Ai Ogura (Trackhouse Racing) dan Somkiat Chantra (LCR Honda).

Performa dan catatan gemilang Aldeguer ini tak bisa dimungkiri memicu ekspektasi lebih tinggi. General Manager Director Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, bahkan menyebut rider berusia 20 tahun itu sebagai masa depan Ducati yang diharapkan bisa menyabet gelar dunia.

Sejak kelas MotoGP digulirkan pada 2002 sebagai pengganti kelas GP500, hanya ada lima rider peraih gelar ROTY yang mampu menjadi juara dunia kelas premier di kemudian hari. Nah, siapa saja sih mereka? Akankah Aldeguer mengikuti jejak mereka? Berikut ulasannya.


Nicky Hayden


Nicky Hayden menjalani debut MotoGP pada 2003 usai menyabet gelar juara AMA Superbike 2023. Di kelas para raja, rider asal Amerika Serikat ini membela Repsol Honda dan menjadi ROTY usai mengakhiri musim di peringkat kelima.

Hayden kemudian sukses menjadi juara dunia MotoGP 2006, mengalahkan Valentino Rossi. Ia menjadi rider pertama yang mematahkan rentetan gelar dunia 'The Doctor', yang sebelumnya menjuarai kelas tertinggi lima musim beruntun.


Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo menjalani debut MotoGP pada 2008 usai menyabet gelar dunia GP250 2006 dan 2007 bersama Aprilia. Ia digaet oleh Fiat Yamaha untuk dijadikan tandem Valentino Rossi. 'X-Fuera' pun menyabet gelar ROTY usai mengakhiri musim di peringkat keempat.

Lorenzo kemudian sukses menjadi juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya pada 2010, mengalahkan rival bebuyutannya sejak belia, Dani Pedrosa. Rider asal Spanyol ini kemudian meraih dua gelar tambahan di MotoGP, yakni pada 2012 dan 2015.


Marc Marquez


Marc Marquez menjalani debut MotoGP pada 2013 usai menjuarai GP125 2010 dan Moto2 2012. Rider asal Spanyol ini digaet oleh Repsol Honda untuk dijadikan pengganti Casey Stoner, yang pensiun dini dalam usia 27 tahun pada akhir 2012.

Marquez pun menyabet gelar ROTY usai keluar sebagai juara dunia. Dalam era modern MotoGP, Marquez masih jadi satu-satunya rookie yang mampu jadi juara pada musim yang sama. Kini, Marquez telah mengantongi tujuh gelar dunia MotoGP.


Fabio Quartararo


Fabio Quartararo menjalani debut MotoGP pada 2019 meski hasil balapnya di kelas Moto3 dan Moto2 tidak mentereng. Ia pun digaet oleh tim satelit Yamaha saat itu, Petronas Yamaha SRT.

'El Diablo' menyabet gelar ROTY MotoGP 2019 setelah mengakhiri musim di peringkat kelima. Dua tahun kemudian, ia pindah ke skuad pabrikan Monster Energy Yamaha dan sukses menjadi juara dunia.

Jorge Martin

Jorge Martin menjalani debut MotoGP pada 2021 usai menjuarai Moto3 2018 dan menjalani musim yang kuat di Moto2 2020. Ia digaet oleh Pramac Racing, yang saat itu masih berstatus tim satelit Ducati. Ia menjadi ROTY usai menduduki peringkat kesembilan pada akhir musim.

Pada 2023, Martin berjibaku dengan Pecco Bagnaia dalam perebutan gelar dunia, tetapi harus legawa menjadi runner up. Pada 2024, rider berjuluk 'Martinator' ini pun balas dendam dan sukses jadi juara dunia, sebelum pindah ke Aprilia Racing musim ini.



Arsenal Tidak Punya Titik Lemah?

 

Arsenal tampil luar biasa saat menaklukkan Burnley dengan skor 2-0 pada pekan ke-10 Premier League 2025/2026, Sabtu (1/11) malam WIB. Bermain di Turf Moor Stadium, pasukan Mikel Arteta memperlihatkan kedewasaan dan efisiensi yang membuat mereka tampak nyaris tanpa celah.

Dua gol dari Victor Gyokeres pada menit ke-14 dan Declan Rice pada menit ke-35 memastikan The Gunners pulang dengan tiga poin sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen dengan 25 poin. Lebih dari itu, Arsenal juga memperpanjang catatan impresif tanpa kebobolan dalam tujuh laga beruntun di semua kompetisi.

Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang karakter dan keseimbangan tim. Arsenal menunjukkan bagaimana tim besar seharusnya bermain, kuat di pertahanan, efektif di lini serang, dan berbahaya dalam setiap situasi bola mati.

Di bawah Arteta, The Gunners telah menjelma menjadi mesin kemenangan yang nyaris tanpa kelemahan. Bahkan, pandit sepak bola Inggris, Alan Shearer, tidak melihat Bukayo Saka dan kolega punya titik lemah.

Arsenal Unggul di Semua Aspek Permainan


Burnley, yang musim lalu dikenal tangguh di lini belakang dengan hanya kebobolan 16 gol dalam 46 laga Championship, sempat membuat Arsenal bekerja keras.

Namun, The Gunners tetap menemukan cara untuk menembus pertahanan disiplin itu melalui situasi bola mati. Gol pembuka Gyokeres lahir dari skema tendangan sudut, menjadi gol kedelapan Arsenal dari bola mati musim ini, jumlah terbanyak di Premier League dalam 10 laga pertama.

Secara total, 12 dari 18 gol Arsenal musim ini berasal dari situasi bola mati, menjadikan mereka tim paling efektif dalam memanfaatkan peluang jenis ini di seluruh divisi teratas Inggris.

Keunggulan ini menunjukkan bagaimana Arsenal berkembang bukan hanya dalam permainan terbuka, tapi juga dalam detail-detail kecil yang sering menentukan hasil pertandingan.

Dari Bola Mati ke Dominasi Total


Efektivitas Arsenal membuat banyak pandit sepak bola terkesima. Cara Arsenal memaksimalkan bola mati belum terbendung. Selain itu, bagaimana cara Arteta memainkan dua bek sayap juga mendapat catatan khusus.

“Saya tidak melihat kelemahan,” kata Alan Shearer, kepada BBC Sport.

“Mereka kembali mencetak gol dari bola mati, tetapi performa mereka jauh lebih baik dari itu. Saya suka cara mereka memanfaatkan Calafiori dan Timber di posisi yang lebih maju untuk menciptakan peluang dan memenangkan bola mati," tegas mantan bomber Timnas Inggris itu.


Resmi Bela Yamaha AS Racing di WorldSSP 2026, Aldi Satya Mahendra Janji Tampil Sebaik Mungkin

  Pembalap binaan  Yamaha Racing Indonesia ,  Aldi Satya Mahendra , resmi dipastikan bertahan di  WorldSSP  2026 dan akan membela skuad anya...